5 Tips dan Trik Meningkatkan Asupan Serat si Kecil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/06/2020 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Orangtua perlu cara untuk meningkatkan asupan serat pada anak yang agak susah makan sayur maupun buah. Mungkin saja tidak semua anak bisa mudah makan makanan berserat. Padahal, serat penting untuk mendukung kesehatan pencernaan mereka.

Agar kesehatan anak tetap terjaga, yuk ketahui bagaimana cara untuk meningkatkan asupan serat pada anak.

Cara meningkatkan asupan serat pada anak

Mengasuh anak usia 1-3 tahun jadi tantangan tersendiri bagi orangtua. Terutama dalam membujuk si kecil untuk makan sayur dan buah, yang mengandung tinggi serat.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi tahun 2019, berikut asupan serat yang perlu dipenuhi anak setiap harinya.

  • 1-3 tahun: 19 gram serat
  • 4-6 tahun: 20 gram serat
  • 7-9 tahun: 23 gram serat

Pemenuhan serat anak dapat meningkatkan kesehatan anak dalam jangka panjang. Mengutip laman KidsHealth, tinggi serat dapat memberikan manfaat sebagai berikut.

  • Mencegah maupun melegakan sembelit pada anak
  • Anak kenyang lebih lama, sehingga berat badannya terkontrol
  • Menurunkan kolesterol
  • Membantu mencegah gangguan jantung dan diabetes
  • Menurunkan risiko kanker di kemudian hari

Ketika kesehatan anak terjaga, maka ia akan lebih aktif dan bisa mengeksplorasi banyak hal. Maka itu, ibu perlu memenuhi kecukupan serat si kecil meskipun ia tidak suka makan sayur atau buah.

Ketahui tips dan trik meningkatkan asupan serat pada anak berikut ini, yuk:

1. Ikut makan serat bersama anak

serat untuk anak

Pada dasarnya, anak suka mengikuti apa yang orang dewasa lakukan. Ketika orangtua memberikan contoh yang menyenangkan saat makan serat, maka anak akan melihat dan juga akan menirukannya. Biarkan anak melihat bagaimana Anda menikmati makanan berserat seperti buah dan sayur.

Jika saatnya jadwal makan, ajak anak duduk di meja makan. Hidangkan pula beragam sayuran warna-warni. Anda bisa mengombinasikan pasta dengan banyak sayuran di dalamnya ataupun semangkuk salad.

Ajak ia makan sayuran dan menikmatinya bersama Anda. Cara ini bisa dilakukan untuk meningkatkan asupan serat pada anak.

2. Tetap berikan sayur pada anak

makanan tinggi serat

Wajar, kok, bila menerima reaksi anak yang tidak menyukai sayuran. Namun, bukan berarti orangtua harus memaksanya makan serat. Tetap perkenalkan sayur dan buah kepada anak.

Setiap anak membutuhkan waktu yang berbeda-beda sampai pada akhirnya mereka memutuskan suka serat. Salah satu yang bisa dilakukan untuk memperkenalkan sayur adalah dengan meminta anak mencicipi bayam yang dimasak. 

Anak mungkin membutuhkan waktu 10 menit atau lebih untuk memutuskan apakah ia akan menyukai bayam atau tidak. Ibu bisa menerapkan ini dengan memberinya beragam sayur.

Di samping sayuran, ibu bisa juga memberikan camilan buah-buahan agar ia tidak bosan mengonsumsi serat.

Percayalah, hingga pada waktunya ia akan bisa makan serat lebih mudah. Tetap perkenalkan dan berikan anak serat sebagai cara meningkatkan asupan serat pada anak.

3. Puji anak ketika ia makan serat 

makanan berserat bikin bayi sembelit

Anak juga membutuhkan apresiasi ketika ia berhasil makan menu tinggi serat. Pastinya, anak akan lebih semangat makan makanan berserat. Pujian sederhana ini bisa dilakukan untuk trik meningkatkan asupan serat si kecil.

Misalnya saja Anda bisa melontarkan pujian seperti ini, “Wah, anak Mama hebat banget suka makan brokoli dan bayam! Mama suka lihat kalau kamu semangat makan begini. Keren!”

Pendekatan komunikasi seperti ini menanamkan anak untuk membiasakan diri makan serat. 

4. Masak bersama anak

meningkatkan asupan serat pada anak

Jika beberapa kali anak ingin membantu ibu di dapur, jangan ragu untuk melibatkannya. Terutama, ketika Ibu sedang memasak menu tinggi serat. Saat ia dilibatkan dalam proses memasak, anak biasanya ingin mencicipi hasil ia memasak.

Pertama, rundingkan bersama anak soal menu makanan berserat untuk disantap hari ini. Kemudian, ajak ia untuk berbelanja dan memilih sayuran yang disukainya.

Sebelum memasak, ibu bisa meminta anak untuk mencuci sayuran ataupun mencampurkan bahan-bahan sayuran yang anak dimasak ke dalam panci.

Saat anak terlibat dalam proses memasak, ia akan lebih menghargai masakannya. Anda bisa rutin melakukan kegiatan ini sebagai cara meningkatkan asupan serat pada anak.

5. Memberikan susu kaya serat

susu organik dan susu sapi biasa anak minum

Sebagai tambahan cara meningkatkan asupan seratnya, Anda bisa memberikan susu kaya serat untuk si kecil. Pilih susu kaya serat untuk bantu melancarkan sistem pencernaannya.

Jangan lupa untuk membaca aturan pakai pada produk susu yang akan ibu berikan kepada si kecil, sehingga ia bisa mendapatkan manfaat susu secara optimal.

Ibu bisa melakukan lima tips di atas untuk meningkatkan asupan serat si kecil. Pastikan serat anak tercukupi dengan menyertakan makanan tinggi serat di dalam setiap menu makanannya, termasuk camilan. 

Dengan begitu, kesehatan sistem pencernaan anak pun terjaga dengan baik dan ia tetap bersemangat dalam menjalani aktivitas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Seberapa Banyak Serat yang Dibutuhkan Anak Setiap Harinya?

Kebutuhan serat anak yang harus dicukupi setiap hari tergantung dari usia dan jenis kelaminnya. Apa saja sumber makanan tinggi serat yang baik untuk anak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 11/12/2017 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

sumber serat

5 Sumber Serat Selain Buah dan Sayur untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . 4 menit baca
serat untuk bayi

Kenali Pentingnya Asupan Serat Bagi Bayi dan Kebutuhan Idealnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28/03/2020 . 7 menit baca
kebutuhan serat untuk balita

Kebutuhan Serat untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 28/02/2020 . 7 menit baca
makanan berserat untuk anak

Penuhi Kebutuhan Serat Anak dengan 6 Makanan Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28/09/2019 . 5 menit baca