Dampak Gizi Buruk Pada Kesehatan Anak yang Harus Diwaspadai

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/05/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Untuk menunjang tumbuh kembangnya, anak-anak perlu mendapatkan makanan yang bergizi tinggi. Bila tidak terpenuhi dengan baik, bukan tidak mungkin sang buah hati mengalami gizi buruk. Tentu kondisi gizi buruk pada anak akan berdampak tidak baik bagi kesehatan dan tumbuh kembangnya. Lantas, apa saja yang bisa terjadi ketika seorang anak mengalami gizi buruk?

Dampak gizi buruk pada anak

Anak-anak yang tidak mendapatkan nutrisi yang cukup berpotensi mengalami komplikasi serta gangguan kesehatan jangka panjang, seperti:

1. Gangguan kesehatan mental dan emosional

Menurut Children’s Defense Fund, anak-anak yang kekurangan asupan nutrisi berisiko menderita gangguan psikologis, seperti rasa cemas berlebih maupun ketidakmampuan belajar, sehingga memerlukan konseling kesehatan mental. Gizi buruk juga membawa dampak yang buruk bagi perkembangan dan kemampuan adaptasi anak pada situasi tertentu.

Sebuah studi “India Journal of Psychiatry” tahun 2008 mencatat dampak dari gizi buruk pada anak, yaitu:

  • Kekurangan zat besi menyebabkan gangguan hiperaktif
  • Kekurangan yodium menghambat pertumbuhan
  • Kebiasaan melewatkan waktu makan atau kecenderungan pada makanan mengandung gula juga berkaitan dengan depresi pada anak.

2. Tingkat IQ yang rendah

Menurut data yang dilansir pada National Health and Nutrition Examination Survey, anak-anak dengan gizi buruk cenderung melewatkan pelajaran di kelas sehingga anak tidak naik kelas. Anak menjadi lemas, lesu, dan tidak dapat bergerak aktif karena kekurangan vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya.

Hal ini didukung oleh data World Bank yang juga mencatat hubungan antara gizi buruk dan tingkat IQ yang rendah. Anak-anak ini juga mungkin mengalami kesulitan mencari teman karena masalah perilaku mereka.

Gagalnya anak untuk mencapai aspek akademis dan sosial akibat gizi buruk tentu saja memiliki dampak negatif yang berkelanjutan sepanjang hidupnya apabila tidak segera disembuhkan.

3. Penyakit infeksi

Dampak gizi buruk lainnya yang kerap kali terjadi adalah risiko penyakit infeksi. Ya, anak dengan gizi yang kurang akan sangat rentan mengalami penyakit infeksi. Hal ini disebabkan oleh sistem kekebalan tubuhnya yang tak kuat akibat nutrisi tubuh yang tidak terpenuhi.

Ada banyak vitamin dan mineral yang sangat memengaruhi kerja sistem kekebalan tubuh, misalnya vitamin C, zat besi, dan zink. Bila kadar nutrisi tersebut tidak tercukupi maka sistem kekebalan tubuhnya juga buruk.

Belum lagi jika ia kekurangan zat gizi makro seperti karbohidrat dan protein yang merupakan sumber energi dan pembangun sel-sel tubuh. Kekurangan nutrisi tersebut akan membuat fungsi tubuhnya terganggu.

4. Anak pendek dan tidak tumbuh optimal

Pertumbuhan dan perkembangan si kecil terhambat adalah dampak gizi buruk pada anak. Ketika mengalami masa pertumbuhan, si kecil sangat memerlukan zat protein yang diandalkan untuk membangun sel-sel tubuh dan karbohidrat sebagai sumber energi utama tubuh.

Bila tidak ada protein dan zat nutrisi lainnya, maka bukan tidak mungkin pertumbuhan si kecil terhambat bahkan berhenti sebelum waktunya.

Maka itu penting bagi Anda untuk terus memantau kesehatan sang buah hati, apalagi jika ia masih dalam usia di bawah lima tahun. Dengan mengetahui status gizinya, Anda juga akan mengetahui apakah perkembangan si kecil normal atau itu. Untuk itu, sebaiknya selalu periksakan anak ke dokter dengan rutin.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Tak hanya efektif memangkas gelambir lemak perut, manfaat virgin coconut oil alias minyak kelapa dara sangat menakjubkan untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

Kelainan atau penyakit katup jantung bisa terjadi karena bawaan dari lahir dan bisa terdeteksi pada bayi. Apa penjelasannya dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 01/07/2020 . Waktu baca 7 menit

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan memang bukan tugas mudah. Jangan khawatir, simak panduannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 01/07/2020 . Waktu baca 10 menit

Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

Gagal jantung terbagi dua berdasarkan progresnya, yaitu gagal jantung akut dan gagal jantung kronik. Apa yang dimaksud gagal jantung akut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Gagal Jantung 01/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
diabetes insipidus adalah

Diabetes Insipidus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 12 menit
sering buang air kecil

8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
prostatitis

Prostatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 10 menit