×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:

Daun Kelor Ternyata Bermanfaat untuk Memperlancar Produksi ASI

Oleh Data medis direview oleh dr. Tania Savitri.

Ada banyak sumber makanan yang dipercaya dapat memperlancar produksi ASI ibu menyusui. Salah satunya adalah daun kelor. Ya, meski tak sepopuler si primadona daun katuk, daun kelor terbukti berpotensi mendukung kelancaran produksi ASI. Lantas, bagaimana cara mengolah daun kelor untuk dikonsumsi ibu menyusui? Harus seberapa rutin mengonsumsinya untuk meraih manfaat yang satu ini? Simak ulasannya di bawah ini.

Manfaat daun kelor untuk ASI

Daun kelor berasal dari pohon kelor, yang punya nama latin moringa oleifera. Daun keloe didukung oleh rentetan nutrisi yang penting bagi tubuh, seperti vitamin A, B, dan C. Per 100 gram daun kelor juga mengandung 75 kalori, 60 gram protein, 13 gram karbohidrat, dan 353 mg kalsium. Selain itu, daun kelor mengandung zat besi yang bisa mencegah anemia. Total kandungan nutrisi dalam 200 mg daun kelor bahkan setara dengan 4 butir telur dan 2 gram susu.

Mengutip Mindbodygreen, sebuah studi yang dipimpin oleh Dr. Michelle A. Taup, MD., menemukan bahwa kelompok ibu menyusui yang rutin mengonsumsi kapsul daun kelor sebanyak dua kali sehari mengalami peningkatan produksi ASI yang cukup tinggi.

Bagi ibu menyusui yang harus mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi demi menjamin ketersediaan ASI untuk buah hati, daun kelor adalah salah pilihan yang tepat. Namun, konsumsi daun kelor tetap harus diimbangi dnegan dengan menu makanan sehat lainnya.

Apakah ada efek samping mengonsumsi daun kelor?

Setiap kali Anda ingin coba-coba makanan atau minuman baru selama masa hamil atau menyusui, Anda wajib bertanya dan konsultasi dengan dokter Anda lebih dulu. Pasalnya belum ada penelitian medis akurat yang menyarankan Anda mengonsumsi ekstrak daun kelor ketika hamil ataupun menyusui.

Terlebih lagi, tak semua suplemrn dan obat herbal aman dikonsumsi. Ada kemungkinan residu bahan kimia (misalnya, pestisida) tertinggal di dalam akar tanaman, kulit kayu, dan bunga daun kelor yang dapat memicu kontraksi rahim dini, yang membuat Anda berisiko mengalami komplikasi kehamilan. Baiknya, konsumsi daun kelor harus di bawah pantauan dokter jika Anda berniat menggunakannya saat hamil.

Bagaimana mengolah daun kelor untuk dikonsumsi?

Ada perbedaan penggunaan daun kelor di Indonesia dengan di negara-negara lain. Biasanya, di negara lain daun kelor diubah menjadi esktrak dalam bentuk kapsul siap minum.

Di Indonesia, daun kelor seringnya diolah menjadi jamu rebusan yang Anda minum airnya beberapa kali sehari, atau dilalap daunnya untuk teman lauk makan nasi. Tapi cara ini tidak disarankan. Pasalnya, merebus daun kelor dalam suhu panas terlalu lama ditakutkan dapat menghancurkan vitamin dan enzim penting yang terkandung

Mungkin, cara mengonsumsi daun kelor yang paling baik adalah dengan cara diangin-anginkan di bawah sinar matahati sampai kering, lalu digerus mrnjadi bubuk. Dengan begini, nutrisi yang ada dalam daun tetap utuh dan dapat dengan lebih mudah mengalir mengikuti aliran darah. Anda bisa menambahkan bubuk daun kelor ke dalam smoothies, jus, yogurt, atau bahkan ditaburkan pada makanan. 

Baca Juga:

Sumber
×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We’re excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca