ASI Langsung vs ASI Dalam Botol: Apakah Sama Manfaatnya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum.

Tidak ada sumber gizi lainnya untuk bayi yang lebih baik daripada ASI. Namun kadang, situasi dan kondisi tertentu membuat Anda harus menyimpan ASI dalam botol untuk diberikan di lain waktu. Apakah manfaat ASI akan tetap sama apabila bayi menyusu langsung dari payudara atau ASI botol?

Menyusu langsung dari payudara dan dari ASI botol, mana yang lebih baik?

Meski susunya berasal dari sumber yang sama, ternyata manfaat ASI tetap lebih unggul ketika diberikan langsung lewat payudara ketimbang harus memompa ASI dan menyimpannya di botol. Teori ini dibuktikan oleh sebuah penelitian terbaru asal Kanada yang diterbitkan tahun 2017 lalu.

Setelah mengamati hampir lebih dari 2,500 bayi, tim peneliti menyimpulkan bahwa menyusui langsung  terbukti lebih unggul dalam mencegah risiko asma pada anak dibandingkan dengan pemberian ASI botol. Risiko asma juga meningkat pada kelompok anak yang menyusu ASI kombinasi (langsung dan botol), ASI campur susu formula, dan yang paling besar pada kelompok bayi sufor.

Hasil penelitian ini juga menguatkan temuan sebuah studi terdahulu yang melaporkan bahwa pemberian ASI botol meningkatkan risiko serangan asma pada anak hingga 1,7 kali lipat dalam 12 bulan pertama kehidupannya.

Kenapa bisa demikian?

Belum diketahui pasti apa yang menyebabkan menyusu ASI lewat botol bisa meningkatkan risiko asma pada anak di kemudia hari. Namun, para ahli memiliki beberapa dugaan yang mungkin bisa menjelaskan kaitan antar keduanya.

Pertama, menyusu langsung lewat payudara memungkinkan terjadinya kontak kulit antara ibu dan anak. Kontak kulit ini dapat memindahkan bakteri baik yang tinggal dalam kulit ibu ke tubuh bayi, untuk memudian merangsang sistem imun bayi bekerja lebih cepat. Kontak kulit langsung juga diduga kuat dapat mengaktifkan enzim penguat imun yang ada pada air susu. Terlebih, refleks menyedot yang dilakukan bayi ketika menyusu di payudara dapat membantu memperbaiki aliran udara dan meningkatkan kapasitas paru-parunya.

Pemompaan ASI ke dalam botol telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kontaminasi bakteri dari lingkungan sekitar. Proses pembekuan dan penghangatan ASI juga telah terbukti mengurangi khasiat antioksidan, kadar vitamin, dan aktivitas imunoglobulin A. Susu ASI yang diolah dapat mengandung bahan kimia pemicu asma (termasuk phthalates, bisphenols, atau triclosan) yang biasanya digunakan dalam pembuatan atau pembersihan pompa payudara atau wadah penyimpanan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca