Tandem Nursing, Ketika Ibu Menyusui Dua Anak yang Beda Usia

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Hamil anak kedua saat si calon kakak masih menyusui mungkin akan terasa berbeda. Belum lagi ketika si adik lahir namun si kakak masih membutuhkan ASI. Masalah ini sering kali membuat ibu jadi kebingungan. Tak mengherankan jika banyak dari Anda yang mungkin memutuskan untuk menyapih si kakak. Padahal, banyak manfaat tandem nursing yang bisa si adik dan kakak dapatkan. Penasaran apa itu tandem nursing dan manfaatnya? Cari tahu di artikel ini.

Si kakak harus tetap mendapatkan manfaat menyusui dua tahun

Tandem nursing adalah istilah yang digunakan ketika Anda menyusui dua anak sekaligus dengan usia yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Meskipun aktivitas menyusui si kecil biasanya terasa menyenangkan, akan berbeda cerita jika Anda memiliki dua anak yang harus diberikan ASI.

Tandem nursing atau menyusui tandem ini bisa menjadi pilihan ketika Anda berada dalam kondisi berikut:

  • Anda hamil lagi segera setelah melahirkan anak yang lebih tua dan anak yang lebih tua berumur kurang dari setahun
  • Anda merasa belum saatnya untuk menyapih anak yang lebih tua
  • Anda percaya bahwa child-led weaning lebih baik
  • Anda ingin memberikan batita Anda manfaat emosional dan psikologis yang diberikan lewat proses menyusui

Jangan Anda pikirkan rasa lelahnya, banyak manfaat yang bisa Anda berikan pada si kecil ketika Anda memutuskan untuk melakukan tandem nursing. Salah satunya adalah si kakak bisa mendapatkan manfaat menyusui dua tahun.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merekomendasikan Anda untuk tetap menyusui hingga usia anak mencapai dua tahun. Setelah pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan, ibu disarankan tetap menyusui anak hingga dua tahun.

Menurut American Academy of Pediatrics, anak yang diberi ASI memiliki 50 hingga 95 persen perlindungan lebih tinggi terhadap infeksi dibandingkan bayi yang tidak diberi ASI. Penelitian terbaru yang dilakukan terhadap 3.500 bayi di Brasil kembali menegaskan  tentang hubungan antara ASI dengan kecerdasan intelektual anak.

Menurut para peneliti, yang hasil penelitiannya dipublikasikan dalam The Lancet Global Health, bayi yang diberi ASI lebih lama, memiliki skor tes kecerdasan intelektual yang lebih tinggi saat dewasa. Mereka juga cenderung menghasilkan pendapatan lebih besar dan menyelesaikan jenjang pendidikan lebih tinggi.

Menurut dr. Bernardo Lessa Horta dari Federal University of Pelotas, Brasil, ASI menyediakan sumber asam lemak yang penting bagi perkembangan otak. Jika Anda menginginkan masa depan “cerah” untuk si kakak atau kedua anak Anda, pertimbangkanlah untuk memberikan ASI hingga usia dua tahun.

Pedoman melakukan tandem nursing

Sampaikan kepada anak Anda yang lebih tua bahwa ia akan memiliki adik dan adiknya pun memerlukan ASI. Jelaskan juga bahwa adik barunya ini hanya bisa mengonsumsi ASI, dan tidak dapat makan makanan lainnya seperti dirinya. Bahkan karena itu, sang adik akan perlu ASI yang lebih banyak dibandingkan dirinya sehingga ia harus berbagi dengan adiknya.

Namun pastikan juga bahwa bayi Anda yang baru lahir ini diutamakan dalam memberikan ASI. ASI sangat penting untuk memenuhi nutrisi dan meningkatkan daya tahun tubuh bayi, jadi penting bagi Anda untuk menyusui si bayi terlebih dahulu.

Anda perlu tahu juga, di masa awal menyusui ketika bayi baru lahir, Anda akan memproduksi kolostrum dalam ASI Anda yang penting bagi bayi. Kolostrum ini akan mengubah rasa ASI sehingga anak Anda yang lebih tua mungkin akan tidak berselera dalam menyusui. Namun seiring berjalannya waktu, ASI akan berubah menjadi ASI yang sudah matur dan rasanya akan kembali sama seperti yang anak Anda ingat.

Menyusui dua anak sekaligus akan melelahkan, jadi jangan lupa untuk mendapatkan istirahat yang cukup. Sampaikan juga ke dokter anak Anda bahwa Anda melakukan tandem nursing. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memastikan apakah bayi Anda tetap mendapatkan nutrisi yang cukup selama proses tandem nursing ini. Konsultasikan juga dengan dokter anak Anda bila terjadi masalah atau bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca