Tak Perlu Takut, Begini Cara Aman Membersihkan Wajah Bayi Saat Mandi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Meski terlihat sepele, memandikan bayi bisa menjadi momen yang menegangkan bagi para ibu. Terlebih bagi orangtua baru yang masih takut saat ingin mengusap dan membersihkan wajah bayi. Khawatir bila nantinya mata bayi akan terkena percikan air dan membuatnya rewel. Lantas, bagaimana cara membersihkan wajah bayi yang benar? Ikuti panduannya berikut ini.

Cara tepat membersihkan wajah bayi

Sebetulnya, Anda tidak perlu memandikan bayi setiap hari. Menurut American Academy of Pediatrics, memandikan bayi lebih dari 3 kali seminggu pada satu tahun pertamanya justru bisa membuat kulitnya menjadi kering.

Selain mengganti popok, Anda juga dianjurkan untuk membersihkan wajah bayi secara rutin supaya kulitnya tetap bersih dan sehat. Terlebih jika si kecil punya jerawat bayi, maka dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk lebih sering membersihkan wajah bayi.

Berikut ini panduan membersihkan wajah bayi saat mandi, yaitu:

1. Siapkan alat mandi

Sebelum mulai membersihkan wajah bayi, siapkan dulu alat-alat mandi si kecil. Cukup sediakan kapas lembut yang tidak banyak serat, waslap, dan alas empuk yang tahan air.

Siapkan juga air hangat dengan suhu kira-kira 37 derajat Celcius. Kalau Anda tidak punya termometer, celupkan siku atau bagian dalam pergelangan tangan Anda untuk menyesuaikan suhu air agar tidak terlalu panas maupun dingin untuk bayi.

memandikan bayi baru lahir

2. Mulai dari daerah mata

Baringkan bayi di atas alas empuk, tahan bagian belakang kepala dan lehernya dengan salah satu tangan Anda. Setelah itu, celupkan kapas ke dalam air hangat dan usapkan ke sekitar mata bayi.

Cara amannya begini, bersihkan mata bayi dari sudut dalam di dekat hidung hingga ke sudut luar. Setelah itu, buang kapas yang baru saja Anda gunakan, lalu usap bagian wajah secara keseluruhan menggunakan waslap yang sudah dicelupkan ke air hangat.

Usap bagian dahi, hidung, pipi, dan dagu si kecil dengan lembut. Angkat dagu si kecil pelan-pelan dan bersihkan area lehernya. Area ini sering kali menjadi tempat berkumpulnya sisa-sisa ASI atau air liur bayi yang dapat memicu pertumbuhan bakteri.

3. Bersihkan area telinga

Selesai membersihkan wajah bayi, jangan lupa bersihkan juga area telinganya. Masih dengan waslap yang sama, usap bagian luar dan belakang telinga bayi.

Ingat, jangan sesekali memasukkan jari Anda, kapas, cotton bud, atau benda apa pun ke dalam telinga bayi. Alih-alih membersihkan kotoran, cara ini justru dapat mendorong kotoran semakin dalam dan memicu infeksi telinga pada bayi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca