Perkembangan Anak Usia 11 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/05/2020
Bagikan sekarang

Memasuki usia 11 tahun, anak Anda sudah mulai beranjak remaja. Perkembangan yang dialami anak di usia 11 tahun biasanya lebih menantang, baik bagi orangtua, maupun bagi anak. Belum lagi perkembangan anak yang berkaitan dengan masa pubertas yang mulai dialami oleh sebagian anak di usia ini. Lalu, apa saja perkembangan yang akan dialami anak usia 11 tahun? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Berbagai aspek perkembangan anak usia 11 tahun

Pada usia 11 tahun, anak akan tetap mengalami pertumbuhan fisik, kognitif, psikologi, dan bahasa. Namun, tahapannya saja yang meningkat. Apa saja yang terjadi pada anak pada tahapan perkembangan ini? Berikut penjelasan lengkapnya.

Perkembangan fisik anak usia 11 tahun

Melansir C. S. Mott Children’s Hospital, pada usia 11 tahun, anak perempuan akan mengalami perkembangan fisik berupa tinggi badan dan berat badan yang meningkat lebih pesat daripada anak laki-laki. Jadi, jangan heran jika anak perempuan Anda terlihat lebih tinggi dan besar dibanding anak laki-laki seusianya.

Selain itu, perkembangan fisik yang dialami anak usia 11 tahun juga meliputi:

  • Pertumbuhan rambut di ketiak maupun di area genitalnya sebagai tanda awal pubertas.
  • Kulit dan rambut yang lebih berminyak akibat pembentukan hormon dalam tubuh.
  • Kecenderungan suara yang lebih berat.
  • Mulai memperhatikan citra tubuhnya dibanding sebelumnya.

Ya, sesuai dengan pertambahan usia, perubahan fisik yang cukup besar akan dialami anak usia ini. Perubahan fisik juga mulai tampak pada organ seksual.

Sebagai contoh, anak perempuan mulai mengalami pertumbuhan payudara. Bahkan, beberapa di antaranya mungkin sudah ada yang mengalami menstruasi untuk pertama kalinya. Sementara itu, pada anak laki-laki, pertumbuhan penis dan testis juga dimulai pada usia ini.

Mengingat anak sudah mulai puber pada masa ini, anak Anda akan lebih banyak makan dan tidur. Namun, tak jarang juga yang justru lebih jarang makan karena sudah mulai memperhatikan postur tubuhnya. Hal ini tidak hanya terjadi pada anak perempuan saja, tapi juga pada anak laki-laki.

Demi mendukung perkembangan fisiknya, Anda perlu mendukung anak Anda untuk semakin giat melakukan aktivitas fisik. Jangan melarang anak Anda untuk melakukan aktivitas fisik di luar rumah bersama dengan teman. Hal yang terpenting adalah anak tetap berada di bawah pengawasan Anda.

Di samping itu, pastikan Anda juga memerhatikan waktu tidurnya. Pada usia ini, anak Anda membutuhkan waktu 9-11 jam untuk tidur. Tetap batasi waktu menonton televisi dan bermain gadget. Tujuannya menghindari anak kecanduan gadget maupun melakukan aktivitas lain yang membuatnya menjadi malas bergerak.

Perkembangan kognitif anak usia 11 tahun

Jika pada perkembangan anak usia 10 tahun, ia sudah tahu bagaimana mendapatkan informasi yang diinginkannya, maka pada usia 11 tahun, anak sudah mampu melihat sebuah informasi dari beberapa sudut pandang yang berbeda. Bahkan, salah satu bentuk perkembangan kognitif yang dialami anak Anda, ia sudah mampu memahami bahwa segala hal di dunia ini tidak selamanya mutlak benar dan salah.

Selain itu, bentuk perkembangan kognitif lain yang dialami anak di usia 11 tahun berupa:

  • Sudah bisa memahami konsep abstrak.
  • Mampu berpikir ke depan, meski sering kali masih berpikir untuk jangka pendek.
  • Paham bahwa ada konsekuensi yang mungkin dialaminya di masa depan atas perbuatannya saat ini.
  • Kemungkinan lebih peduli terhadap dirinya sendiri dibandingkan terhadap orang lain.

Pada usia ini, anak juga akan mengalami tantangan yang lebih berat di sekolah, khususnya pada aspek akademik atau pendidikan. Tentu pelajaran yang diberikan guru juga semakin sulit. Namun, anak laki-laki pada usia 11 tahun justru cenderung lebih fokus dibanding sebelumnya. Bahkan, anak laki-laki bisa lebih berkonsentrasi dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Perkembangan kognitif yang dialami anak Anda juga bisa ditandai dengan anak lebih aktif bertanya kepada Anda mengenai banyak hal. Hal ini disebabkan anak Anda mungkin mulai memiliki ketertarikan pada banyak hal secara bergantian. Apalagi pada usia ini, tampak anak gemar membaca buku yang topiknya menarik dan spesifik. Jangan heran pula jika dari kebiasaan tersebut, anak juga jadi senang menulis.

Memasuki usia 11 tahun, perkembangan kognitif yang dialami anak perempuan juga ditandai dengan kecenderungan untuk menyelesaikan masalah yang dialami secara sistematis. Hal ini mendorong anak untuk lebih menghargai sudut pandang orang lain dibanding memaksakan sudut pandangnya.

Namun, tak jarang perubahan emosional yang sering dialaminya dari waktu ke waktu pada usia ini mungkin akan menghambat proses perkembangan kognitifnya.

Perkembangan psikologi (emosional dan sosial) anak usia 11 tahun

Perkembangan psikologi yang dialami anak usia 11 tahun meliputi perkembangan emosional dan sosial.

Perkembangan emosional

Pada usia 11 tahun, perkembangan emosional yang mungkin paling menonjol dibandingkan perkembangan lain pada anak Anda adalah perubahan suasana hati yang tak menentu. Hal ini erat kaitannya dengan pubertas yang mulai dialami oleh anak. Tak heran jika anak Anda bisa merasa senang lalu tak lama merasa sedih.

Namun, tak hanya itu, anak Anda juga akan mengalami perkembangan emosional seperti berikut:

  • Kemampuan membuat keputusan semakin terbentuk dengan baik.
  • Menolak sentuhan-sentuhan kasih sayang dari orangtua karena sudah merasa lebih dewasa.
  • Mulai menyadari bahwa orangtua memiliki ‘kuasa’ atas dirinya.

Seiring dengan perkembangan emosional yang dialami anak usia tersebut, tak heran jika anak Anda juga mulai memiliki rasa ingin membangkang dari orangtua. Namun, sebelum anak menjadi tak terkontrol, tak ada salahnya mengenalkan pada anak bahwa ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan karena memiliki dampak yang buruk.

Sebagai contoh, Anda mungkin bisa memberikan pendidikan seks pada anak yang beranjak remaja ini. Selain itu, Anda juga bisa memberi tahu kepada anak bahwa minum alkohol, menyakiti diri sendiri, merokok, dan menggunakan narkoba adalah hal yang buruk dan bagaimana dampaknya di masa depan.

Pada usia 11 tahun ini pula, anak Anda mungkin akan memiliki perasaan yang campur aduk terhadap perkembangan yang dialaminya. Hal ini dibuktikan dengan kemauan anak untuk memiliki tanggung jawab yang lebih besar, misalnya dengan melakukan pekerjaan rumah yang lebih banyak.

Namun, di sisi lain, anak Anda mungkin merasa takut dan ragu terhadap dirinya dan hal yang mungkin dicapainya. Bahkan, pada anak laki-laki, rasa takut dan ragu ini bisa menjadi penyebab anak kehilangan rasa percaya dirinya.

Perkembangan sosial

Pada usia ini, anak Anda juga mengalami perkembangan sosial sebagai salah satu perkembangan psikologi yang dialami anak usia 11 tahun.

Beberapa perkembangan sosial yang akan dialami pada usia ini adalah:

  • Mulai memisahkan diri dari orangtua dan menjadi lebih individual di tengah keluarga.
  • Semakin ‘lengket’ dengan teman dan memilih untuk lebih banyak menghabiskan waktu dengan mereka.
  • Pada saat-saat tertentu, anak akan lebih sering merasa bad mood atau suasana hati tidak baik.
  • Lebih mendengarkan saran dari teman dibanding saran orangtua.

Jika sebelumnya anak menjadi semakin dekat dengan teman, pada usia ini, kedekatannya dengan teman adalah segalanya. Bahkan, anak mulai mengklasifikasikan dirinya sebagai anggota dari grup pertemanan atau sebuah geng yang dibentuk dengan teman-teman sebayanya.

Hal ini bisa ditunjukkan dengan perilaku anak yang mulai sama dengan semua teman dalam satu grup pertemanan tersebut. Anak akan menyukai dan membenci hal yang sama dengan temannya, mulai memiliki pola pikir yang sama dengan temannya, dan masih banyak lagi. Hal ini paling sering terjadi pada anak perempuan.

Jika tidak melakukan hal yang sama dengan teman sebaya yang tergabung dalam grup tersebut, anak merasa bahwa dirinya tidak ‘pantas’ berada dalam golongan tersebut, sehingga menimbulkan tekanan yang dapat memicu anak  merasa stres.

Sementara itu, pada anak laki-laki di usia 11 tahun, perkembangan sosial yang dialaminya hanyalah anak menjadi lebih independen atau mandiri dan lebih suka menghabiskan waktu untuk bermain di luar rumah bersama teman.

Namun, Anda tetap perlu memberikan pengawasan terhadap anak Anda. Pasalnya, pada usia ini, anak laki-laki Anda mulai melakukan uji coba terhadap peraturan yang Anda berikan padanya. Artinya, batasan dan aturan yang diberikan padanya justru menjadi ajang pembuktian diri bahwa meski ia melanggar aturan dan batasan, tidak akan ada hal buruk yang terjadi padanya.

pertumbuhan anak perempuan

Perkembangan bahasa dan bicara anak usia 11 tahun

Perkembangan bahasa anak di usia 11 tahun ini seharusnya sudah tidak terlalu banyak. Justru, pada usia ini, saatnya bagi Anda untuk membantu anak memperbaiki masalah bicara atau berbahasa yang masih dialami oleh anak Anda. Jika anak masih memiliki kesulitan berbicara, misalnya cadel atau kesulitan melafalkan huruf “r” dengan baik, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mencari solusi terbaik.

Pada usia ini, anak Anda seharusnya sudah memiliki kosakata yang cukup kaya. Bahkan, saat berbicara, anak Anda sudah mulai lebih ekspresif dengan menggunakan bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Selain itu, anak Anda mungkin sudah tahu cara membedakan bicara formal dan informal.

Sebagai contoh, anak sudah bisa menggunakan bahasa formal saat berbicara dengan guru atau orang dewasa lainnya. Sementara itu, ia bisa lebih santai saat berbicara dengan saudara atau teman sebayanya.

Tips untuk orangtua dalam membantu perkembangan anak

Sebagai orangtua, sudah sepantasnya Anda memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan yang dialami anak. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar anak bisa mengalami tumbuh kembang yang baik, antara lain:

Pada dasarnya, tidak masalah jika anak Anda masih mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sedikit berbeda dengan teman sebayanya. Meski begitu, anak yang kurang bisa bersosialisasi dan kurang matang secara emosional, semakin tinggi risiko anak menjadi target bullying atau perudungan oleh teman sebayanya.

Maka itu, penting bagi orangtua untuk membantu anak agar bisa bertumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya, apalagi jika Anda menyadari bahwa anak Anda mengalami pertumbuhan yang lebih lambat. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mencari solusi terbaik mengenai masalah perkembangan yang mungkin dialami oleh anak usia 11 tahun.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ketahui Penyebab Anak Pendiam dan Cara Menghadapinya

Sebagai orangtua, Anda mungkin kebingungan saat anak menjadi pendiam. Apakah anak yang pendiam adalah hal wajar? Lalu bagaimana mengatasinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Perkembangan Anak Usia 9 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Perkembangan anak usia 9 tahun mencakup perkembangan fisik, kognitif, emosional, sosial, dan bahasa. Apa saja yang dialami anak pada usia ini?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Perkembangan Anak Usia 8 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Perkembangan yang dialami anak usia 8 tahun termasuk perkembangan fisik, kognitif, psikologi, dan bahasa. Baca informasi lengkapnya di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Perkembangan Anak Usia 7 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Pada usia 7 tahun, anak mengalami berbagai tahapan perkembangan, mulai dari perkembangan fisik, kognitif, psikologi, dan bahasa. Apa saja yang dialami anak?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Direkomendasikan untuk Anda

tahap perkembangan anak 6-12 tahun

Tahap-tahap Perkembangan Anak Usia 6-12 Tahun

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
perkembangan anak usia 12 tahun

Perkembangan Anak Usia 12 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020
mainan anak laki-laki / permainan anak laki-laki

Rekomendasi Pilihan Mainan Anak Laki-laki dan Manfaatnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020
cara mengajari anak menulis

Cara Mengajari Anak Menulis dengan Baik dan Rapi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020