4 Penyebab Leukosit Bayi Rendah yang Perlu Orangtua Ketahui

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 01/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mungkin Anda lebih sering mendengar masalah kelebihan sel darah putih pada bayi. Kenyataannya, sel darah putih yang rendah juga bisa terjadi pada mereka. Apa saja penyebab leukosit bayi menjadi rendah? Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya. 

Penyebab leukosit bayi rendah

Pemeriksaan darah biasanya dipakai untuk melihat apakah bayi Anda mengalami anemia atau kekurangan zat besi saat baru saja berganti ke susu formula. 

Namun, pada beberapa kasus, hasil dari pemeriksaan darah tersebut menunjukkan bahwa jumlah sel darah putih mereka, yaitu leukosit termasuk rendah, terutama neutrofil. 

Bagi orangtua yang bingung mengapa kondisi ini bisa terjadi, ada beberapa penyebab yang bisa membuat leukosit bayi menjadi rendah, seperti:

1. Gangguan pada sel darah dan sumsum tulang

bayi menangis tidak keluar air mata

Salah satu penyebab leukosit pada bayi menjadi rendah adalah gangguan pada sel darah dan sumsum tulang. Hal ini dikarenakan sel darah putih dibuat di sumsum tulang. 

Akibatnya, ketika suatu obat, penyakit, atau infeksi virus yang mengganggu sel darah dan sumsum tulang akan menurunkan jumlah sel darah putih. Bahkan, di bawah batas normal. 

Berikut ini beberapa gangguan pada sel darah dan sumsum tulang yang dapat mengganggu jumlah leukosit bayi Anda. 

  • Anemia aplastik
  • Myelofibrosis
  • Hipersplenisme
  • Pra-leukimia atau myelodysplastic syndrome

2. Kanker atau sedang menjalani pengobatan kanker

asfiksia pada bayi baru lahir

Selain adanya gangguan pada sel darah dan sumsum tulang, penyebab leukosit rendah lainnya pada bayi adalah kanker atau sedang menjalani pengobatannya. 

Seperti yang dilansir dari laman Mayo Clinic, kemoterapi adalah salah satu jenis pengobatan kanker yang dapat menurunkan jumlah leukosit di tubuh. Hal ini dikarenakan obat kemoterapi tertentu bisa merusak sumsum tulang yang memproduksi sel darah putih. 

Akibatnya, kemoterapi membunuh sel di sumsum tulang dan mengganggu jumlah normal leukosit pada bayi Anda. Namun, seiring dengan berjalannya waktu sel tersebut akan pulih kembali. 

Selain kemoterapi, pengobatan kanker yang dilakukan menggunakan terapi radiasi pun bisa menyebabkan kondisi yang serupa. Jika bayi menerima terapi radiasi di daerah sumsum tulang yang paling banyak, seperti panggul, kaki, dan dada, kemungkinan besar jumlah sel darah putih mereka akan menurun. 

Bagi bayi yang menderita kanker yang dapat menyebar ke seluruh tubuh, masalah yang sama mungkin bisa terjadi. Sel kanker yang pecah dari tumor bisa menyebar ke bagian lain dari tubuh Anda, termasuk sumsum tulang. 

Jika hal tersebut terjadi, sel kanker memindahkan sel lain di sumsum tulang, sehingga mengganggu produksi sel darah yang dibutuhkan oleh tubuh Anda, seperti leukosit. 

3. Terinfeksi penyakit tertentu

bayi mandi saat demam

Penyebab lain jumlah leukosit pada bayi bisa menjadi rendah umumnya terjadi karena terinfeksi oleh penyakit tertentu. 

Selama infeksi virus penyakit tersebut berlangsung, produksi sel darah putih akan berkurang, terutama neutrofil. Jika bayi Anda sudah terbebas dari infeksi, kemungkinan besar jumlah sel darah putih mereka akan kembali normal. 

Ini dia beberapa virus yang dapat mengganggu jumlah sel darah putih pada bayi Anda: 

4. Kurang gizi

bayi kurang gizi

Sebenarnya, tidak hanya penyakit dan kandungan obat tertentu yang dapat menjadi penyebab leukosit pada bayi rendah, melainkan juga kekurangan gizi. 

Biasanya, bayi yang mengalami kondisi ini kebutuhan akan nutrisi dan vitamin tertentu tidak terpenuhi. Misalnya, kekurangan vitamin B12 dan folat ternyata dapat memengaruhi jumlah sel darah putih pada tubuh bayi Anda. 

Hal tersebut dikarenakan vitamin B12 dan folat memiliki peranan yang cukup penting dalam pembentukan leukosit. Akan tetapi, kekurangan vitamin ini biasanya muncul lebih cepat pada anak-anak dan bayi karena tubuh mereka belum membutuhkan vitamin sebanyak orang dewasa.

Selain vitamin B12 dan folate, kekurangan tembaga dan seng juga bisa menyebabkan jumlah sel darah putih menurun. 

Penyebab leukosit bayi bisa menjadi rendah sebenarnya bisa dikurangi risikonya dengan menjaga asupan makan dan kesehatan mereka. Namun, tidak ada salahnya pula untuk melakukan pemeriksaan darah dan berkonsultasi ke dokter untuk mencari tahu bagaimana cara mengatasinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyakit Kelainan Darah yang Paling Umum, Selain Anemia

Darah Anda tersusun dari empat komponen utama. Jika salah satu komponen tersebut mengalami gangguan, maka dapat menyebabkan penyakit kelainan darah.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 16/12/2018 . Waktu baca 6 menit

Mengulik Lika-Liku Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem peredaran darah pada manusia memiliki tiga komponen penting, yang setiap komponennya saling berkaitan satu sama lain. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/11/2018 . Waktu baca 6 menit

Apa yang Terjadi Bila Kadar Limfosit Tinggi?

Kadar limfosit yang tinggi bisa menjadi tanda bahwa Anda terkena penyakit tertentu, lho. Apa saja penyakit yang bisa sebabkan kadar limfosit melonjak?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/11/2018 . Waktu baca 7 menit

Ketahui Fungsi dan Hasil Tes Darah Eosinofil

Eosinofil adalah sakah satau jenis sel darah putih. Sel darah ini punya fungsi penting untuk emnajga kesehatan tubuh. Apa fungsi pentingnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/11/2018 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pemberian susu formula pada bayi

7 Kondisi yang Membuat Bayi Perlu Diberikan Susu Formula

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 09/01/2020 . Waktu baca 4 menit
Mengenal PLI, Terapi untuk Istri yang Tolak Sperma Suami (ASA/antibodi antisperma)

Mengenal PLI, Terapi Suntik Leukosit untuk Tubuh Ibu yang “Menolak” Sperma

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. William
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2019 . Waktu baca 4 menit
flebotomi adalah

Memahami Prosedur Flebotomi, yang Dapat Membantu Mengatasi Kondisi Kelainan Darah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/01/2019 . Waktu baca 5 menit
tes darah fungsi leukosit adalah

Mengenal Lebih Jauh Fungsi Leukosit, Sel Darah Putih Penghasil Kekebalan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16/01/2019 . Waktu baca 6 menit