Mengenal Fungsi Neutrofil dan Kadar Normalnya dalam Darah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Neutrofil merupakan salah satu jenis sel darah putih yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh Anda. Kadarnya dalam darah yang lebih rendah atau lebih tinggi dari normal bisa menandakan suatu kondisi dalam tubuh Anda. Apa artinya jika kadar neutrofil Anda tidak normal? Bagaimana cara mengembalikannya ke jumlah normal? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

Apa itu neutrofil?

Neutrofil adalah jenis sel darah putih yang paling banyak dan berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi. Jenis sel darah putih ini dianggap sebagai “garis pertahanan pertama” dalam sistem kekebalan tubuh. Neutrofil membantu melawan infeksi dengan cara menangkap dan menghancurkan mikroorganisme yang menyerang tubuh.

Seperti sel-sel darah lainnya, jenis sel darah putih yang satu ini juga terbentuk di sumsum tulang belakang. Setelah terbentuk di sumsum tulang belakang, jenis leukosit yang satu ini siap meluncur ke jaringan yang mengalami peradangan atau infeksi melalui pembuluh darah. 

Jenis sel darah putih ini akan terus berpatroli untuk mencari tanda-tanda infeksi mikroba. Ketika infeksi ditemukan, neutrofil dengan cepat akan menjebak dan membunuh benda asing yang menyerang tubuh.

Sel darah putih ini tidak bertahan lama dalam tubuh. Setiap neutrofil memiliki masa hidup kurang dari sehari, sehingga sumsum tulang Anda harus secara konstan membuat baru sebagai perlindungan terhadap infeksi.  

Bagaimana memeriksa kadar neutrofil dalam darah?

Kadar neutrofil dalam sel darah putih Anda dapat dideteksi melalui tes diferensial darah yang mencakup pemeriksaan kadar dari setiap jenis sel darah putih. Tes diferensial darah juga dapat menunjukkan sel abnormal dalam darah Anda. 

Pemeriksaan tersebut biasanya dilakukan untuk mendiagnosis infeksi, anemia, atau leukemia. Tes tersebut juga bisa digunakan untuk memantau apakah perawatan yang Anda jalani sudah berjalan dengan baik. 

Setiap infeksi atau stres akut dapat meningkatkan jumlah sel darah putih Anda dan membentuk kondisi yang disebut leukositosis. Jumlah sel darah putih yang tinggi mungkin disebabkan oleh peradangan, respons imun, atau penyakit darah seperti leukemia

Penting untuk diketahui bahwa peningkatan abnormal pada satu jenis sel darah putih dapat menyebabkan penurunan jumlah jenis sel darah putih lainnya. 

Berapa kadar normal neutrofil?

sel darah putih naik

Dalam sel darah putih, sekitar 40-60%-nya terdiri atas neutrofil. Jadi, jika jumlah sel darah putih (leukosit) dalam tubuh sebanyak 8.000, jumlah sel darah putih yang satu ini diperkirakan sebanyak 4.000/mcL. 

Dikutip dari American Cancer Society, angka yang menggambarkan kadar jenis sel darah putih ini disebut dengan absolute neutrophil count (ANC). Jumlah neutrofil normal berada pada rentang 2.500-6.000/mcL. 

Jika jumlahnya di bawah atau di atas kadar normal, Anda mungkin mengalami kondisi tertentu. Kadar yang rendah disebut dengan neutropenia, sedangkan kadar yang di atas kadar normal disebut dengan neutrofilia. Berikut penjelasannya. 

Neutropenia

Neutropenia merupakan kondisi ketika kadar neutrofil dalam darah kurang dari 1.000/mcL. Kondisi ini membuat Anda lebih berisiko terkena infeksi. 

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan neutropenia, seperti:

  • Kanker dan perawatannya
  • Obat-obatan
  • Infeksi virus
  • Infeksi bakteri parah
  • Penyakit autoimun
  • Kelainan sumsum tulang 
  • Anemia aplastik

Meskipun begitu, kadarnya yang rendah tidak selalu berarti Anda mengidap neutropenia. Kadar jenis sel darah putih ini dapat berbeda dari hari ke hari, sehingga Anda perlu menjalani pemeriksaan berulang kali untuk memastikan kondisi Anda.

Neutrofilia

Neutrofilia merupakan kondisi ketika neutrofil dalam darah meningkat hingga lebih dari 7.700 mcL dari total kurang dari 11.000 mcL sel darah putih pada orang dewasa. Kondisi ini dapat disebabkan oleh:

  • Percepatan pembentukan jenis sel darah putih ini
  • Pelepasan neutrofil yang dipercepat dari sumsum tulang ke dalam darah
  • Demarginasi neutrofil, yaitu pelepasan neutrofil di sepanjang pembuluh darah ke dalam aliran darah
  • Berkurangnya jalan keluar neutrofil dari darah ke jaringan tubuh

Umumnya, penyebab utama neutrofilia adalah infeksi bakteri. Selain itu, faktor gaya hidup, seperti olahraga berlebihan, stres, dan merokok juga dapat meningkatkan risiko neutrofilia. 

Pada bayi, peningkatan kadar sel darah putih ini dapat terjadi karena infeksi, pengobatan dengan kortikosteroid, Down syndrome, hingga pemisahan tali pusat yang terlambat.

Pengobatan untuk mengatasi neutrofilia biasanya akan tergantung pada penyakit atau kondisi yang menyebabkannya. Konsultasikanlah dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan pengobatannya dengan lebih pasti.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Basofil, Leukosit yang Berperan Penting dalam Sistem Kekebalan Tubuh

Basofil adalah salah satu jenis sel darah putih yang paling sedikit, tetapi punya fungsi yang penting sebagai sistem kekebalan tubuh.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 10 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Mencari Penyebab Leukosit Tinggi dalam Darah dan Cara Menanganinya

Leukositosis adalah kondisi saat sel darah putih atau leukosit tinggi. Kelebihan sel darah putih bisa jadi tanda keganasan ataupun infeksi biasa.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 9 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Eosinofil Rendah dan Cara Mengatasinya

Eosinofil adalah salah satu jenis sel darah putih yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Apa artinya jika kadar eosinofil rendah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 9 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Hasil Tes Menunjukkan Kadar Limfosit Rendah, Apa Artinya?

Limfosit rendah bisa jadi menandakan adanya infeksi dalam tubuh Anda. Selain itu, limfositopenia juga bisa disebabkan oleh kelainan genetik langka.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 9 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

agranulositosis adalah

Mengulik Agranulositosis, Defisiensi Sel Darah Putih yang Bisa Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
komponen darah tes darah

4 Macam Komponen Darah Manusia dan Fungsinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
limfosit tinggi

Apa yang Terjadi Bila Kadar Limfosit Tinggi?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 5 menit
eosinofil tinggi (eosinofilia)

Mencari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasi Eosinofil Tinggi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 6 menit