5 Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Si Kecil Agar Tak Mudah Sakit Saat Liburan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 18/12/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Libur panjang menjadi waktu yang tepat bagi anak untuk mengasah kemampuannya dengan berbagai kegiatan selain belajar di sekolah. Itulah sebabnya, sebagian anak tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan meski tidak sekolah. Supaya anak tidak sakit selama liburan panjang, yuk cari tahu cara mencegahnya.

Kenapa liburan panjang membuat anak rentan sakit?

aktivitas anak

Selama liburan, rutinitas yang dilakukan anak mengalami perubahan.

Contohnya, ia yang biasanya belajar di sekolah sampai siang hari, digantikan dengan mengikuti kegiatan lain di luar rumah atau mungkin di rumah saja.

Berkegiatan di rumah membuat anak bergerak lebih aktif sehingga butuh perlindungan ekstra agar tubuhnya tidak mudah kelelahan.

Jika anak dibiarkan kelelahan, sistem kekebalan tubuhnya akan menurun dan memberikan peluang bagi kuman dan virus untuk menginfeksi tubuh.

Apalagi, si kecil sangat mudah terpapar patogen (bibit penyakit) selama mengikuti kegiatan di luar rumah.

Selain kelelahan, liburan panjang juga bisa membuat anak stres, contohnya bosan karena tidak melakukan kegiatan lain yang menarik.

Adanya kelelahan, stres, dan paparan patogen inilah yang membuat si kecil rentan sakit.

Tips mencegah anak jatuh sakit selama liburan panjang

Anda tentu ingin si kecil selalu sehat setiap waktu, bukan?

Agar si kecil bebas dari penyakit selama liburan, berikut ini ada beberapa tips yang dikutip dari laman Kids Health, di antaranya:

1. Ajari dan biasakan anak untuk cuci tangan

Anak laki-laki cuci tangan pakai sabun

Bermain di taman, mengunjungi sanak saudara, atau pergi ke tempat wisata tertentu memberikan peluang anak untuk terpapar bakteri dan virus.

Kedua bibit penyakit sangat mudah berpindah dan menempel, terutama pada tangan.

Agar tidak masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan anak sakit selama liburan panjang, si kecil perlu mencuci tangannya.

Cuci tangan tidak hanya dilakukan sebelum makan saja, tapi setelah menggunakan toilet atau ketika tangan kotor.

Ajari si kecil untuk cuci tangan dengan benar, yakni menggunakan sabun dan air yang mengalir.

Kemudian, biasakan hal ini sedini dan sesering mungkin di rumah agar ia juga menerapkan kebiasaan sehat ini ketika berada di luar rumah.

2. Pastikan ia minum cukup air

anak minum air berapa banyak

Selain cuci tangan, mencegah anak jatuh sakit selama liburan panjang bisa Anda lakukan dengan memastikan anak cukup minum air.

Saat berada di luar rumah, entah itu bermain atau bercengkrama dengan saudaranya, sering membuat anak lupa minum air.

Kondisi ini bisa membuat anak haus, mudah lelah, bahkan dehidrasi. Untuk mengakalinya, selalu siapkan botol air untuk dibawa anak. Bila di aktivitas dilakukan di rumah, ingatkan si kecil untuk minum.

3. Pastikan ia makan dengan baik

pola makan sehat anak berat badan ideal anak

Tips selanjutnya agar anak tidak sakit selama liburan panjang adalah memastikan ia makan dengan baik.

Makanan menjadi sumber energi yang mendukung anak untuk melakukan berbagai aktivitas.

Selain itu, kandungan vitamin dan mineral pada makanan juga mendukung sistem kekebalan tubuh tetap kuat melawan penyakit.

Akan tetapi, memastikan anak makan dengan baik tidak hanya dilihat dari pilihan makanan saja. Anda juga perlu memastikan si kecil tidak menunda jam makan, porsinya tercukupi, dan tidak terburu-buru saat makan.

4. Istirahat yang cukup

anak perlu tidur siang

Sistem imun sangat berkaitan erat dengan kualitas tidur. Jadi, untuk membangun sistem imun yang kuat agar anak tidak sakit saat liburan panjang, pastikan ia cukup tidur.

Meskipun libur sekolah, jangan biarkan anak tidur larut malam karena ini bisa membuat jam tidurnya berantakan.

Jadi, si kecil harus tetap tidur dan bangun di jam yang sama seperti biasanya, serta beristirahat jika memang sudah lelah.

5. Buat si kecil tidak merasa stres

orangtua bohong pada anak

Stres selama liburan panjang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga anak jadi mudah sakit. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan bagaimana ia menghadapi liburannya.

Jika ia menghabiskan liburan di rumah, ajak si kecil keluar bersama Anda untuk menikmati hari, misalnya jalan-jalan ke taman.

Meski Anda sibuk, selalu luangkan waktu untuk Anda habiskan bersama dengan si kecil. Selain mempererat hubungan Anda dengan anak, hal ini juga bisa membantu anak menghadapi stresnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ortu Wajib Tahu, Ini Pilihan Obat Flu untuk Anak yang Aman dan Manjur

Terkadang gejala flu bisa membuat anak rewel tidak karuan. Untungnya, ada obat flu yang aman buat anak dan banyak dijual di apotek.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 15/06/2019 . Waktu baca 8 menit

Tips Agar Anak Dapat Main Hujan-hujanan dengan Aman

Main hujan-hujanan sering kali membuat anak sakit atau jatuh terpelesat. Untuk mencegahnya, ikuti beberapa tipsnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting 16/05/2019 . Waktu baca 4 menit

5 Cara Mudah Agar Anak Terhindar dari Kuman Penyakit

Anda tidak boleh menyepelekan kuman yang ada di sekitar Anda. Anak lebih rentan sakit karena kuman penyakit. Bagaimana mencegah anak sakit? Lakukan hal ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Parenting, Tips Parenting 23/04/2019 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Si Kecil Sering Sakit dan Demam? (Plus Tips Cepat Mengatasinya)

Pernahkah Anda berpikir kenapa, sih, anak-anak sering sakit? apa saja yang bisa dilakukan para ortu agar anak tak mudah sakit? Berikut informasi lengkapnya.

Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Anak, Parenting 21/04/2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

anak sakit saat pandemi

Kapan Anak Harus Dibawa ke Rumah Sakit Saat Pandemi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
Prediksi berakhirnya COVID-19

Apa Efek Coronavirus pada Anak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/01/2020 . Waktu baca 3 menit
tidak mandi saat liburan

Bolehkah Tidak Mandi Sama Sekali Selama Liburan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26/12/2019 . Waktu baca 3 menit
ketika anak sakit parah

5 Langkah yang Harus Anda Lakukan Ketika Anak Didiagnosis Sakit Parah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 04/07/2019 . Waktu baca 4 menit