Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Keringat Dingin pada Bayi, Apakah Tanda Penyakit Serius?

Keringat Dingin pada Bayi, Apakah Tanda Penyakit Serius?

Keringat dingin juga bisa terjadi pada bayi, sama seperti orang dewasa umumnya. Walaupun munculnya keringat adalah proses kondisi tubuh yang normal, sebenarnya apa yang memicu si kecil mengalami keringat dingin? Apakah keringat dingin apda bayi ini berbahaya? Berikut adalah penjelasan lengkap yang wajib orangtua ketahui.

Apa itu keringat dingin pada bayi?

memakai popok terlalu lama

Pada beberapa minggu pertama, sebagian besar bayi baru lahir belum bisa mengeluarkan keringat dari tubuhnya karena kelenjar keringat belum berfungsi sepenuhmya.

Namun, setelah kelenjar keringat berfungsi, tak heran Anda sudah bisa merasakan bajunya basah karena keringat saat cuaca panas.

Ada kalanya, orangtua pun merasakan keringat dingin pada si kecil. Ini adalah kondisi yang terjadi tiba-tiba sehingga tubuh si kecil terasa dingin dari biasanya.

Mengutip dari Medline Plus, sindrom keringat dingin adalah kondisi yang tandanya dengan masalah pada suhu tubuh.

Sebenarnya, keringat juga berfungsi untuk mengontrol suhu tubuh. Saat air dalam keringat menguap, hal ini pula yang membuat permukaan kulit menjadi dingin.

Walaupun normal terjadi, orangtua juga perlu tetap waspada karena bayi yang mengalami keringat dingin juga bisa menjadi suatu tanda masalah kesehatan lainnya.

Gejala keringat dingin pada bayi

Belum ada gejala atau tanda pasti saat bayi mengalami keringat dingin. Umumnya, keringat dingin adalah bagian dari gejala ketika si kecil mengalami kondisi kesehatan tertentu.

Jadi, ada kemungkinan si kecil mengalami keringat dingin biasa atau tanda dari suatu penyakit.

Sebagai contoh, ketika kondisi keringat dingin pada si kecil disertai dengan gejala lainnya, seperti:

  • napas yang berat,
  • perubahan warna kulit,
  • demam tinggi,
  • menggigil, hingga
  • muntah.

Segera bawa si kecil ke dokter ketika Anda melihat kondisi yang tidak biasa pada si kecil agar segara mendapatkan penanganan.

Penyebab keringat dingin pada bayi

bayi menangis saat tidur

Kondisi keringat dingin dapat terjadi pada suhu panas maupun dingin. Selama si kecil tidak mengalami masalah apa pun, orangtua perlu mengetahui bahwa ini adalah kondisi normal.

Akan tetapi, ada pula berbagai kondisi kesehatan lainnya yang bisa membuat si kecil mengalami keringat dingin, di antaranya adalah berikut.

1. Sepsis

Sepsis adalah infeksi yang memengaruhi sistem seluruh tubuh. Penyebab dari kondisi ini biasanya adalah bakteri, kuman, hingga cairan ketuban yang juga terinfeksi.

Saat mengalami sepsis, kemungkinan gejalanya adalah demam, bernapas dengan cepat, perubahan suhu tubuh, hingga keringat dingin pada bayi.

2. Infeksi lainnya

Selain sepsis, penyebab keringat dingin pada si kecil juga bisa terjadi karena penyakit infeksi lainnya.

Hal ini karena pada perkembangan bayi, ia tergolong rentan mengalami penyakit tertentu.

Sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang dengan baik untuk melawan bakteri, virus, serta parasit.

3. Kadar gula rendah

Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula dalam darah terlalu rendah. Padahal, glukosa adalah salah satu sumber energi untuk otak dan tubuh.

Oleh karena itu, saat mengalami kondisi ini, tak menutup kemungkinan terjadi keringat dingin pada si kecil, kulit menjadi biru, gemetar, hingga mengalami masalah pernapasan.

4. Syok

Ini adalah reaksi tubuh yang juga bisa si kecil alami karena cedera atau situasi tertentu sehingga mengakibatkan keringat dingin.

Ketika mengalami syok, organ tidak mendapatkan oksigen atau darah yang cukup sehingga tubuh tidak bisa bekerja secara maksimal.

5. Gangguan pernapasan

Ada cukup banyak penyebab gangguan pernapasan pada anak-anak dan juga bayi sehingga mengakibatkan ia mengalami keringat dingin.

Umumnya, ini terjadi karena adanya infeksi, penyakit kronis, hingga saluran udara yang tersumbat. Artinya, si kecil tidak mendapatkan cukup oksigen ke paru-paru.

6. Penyakit jantung bawaan

Keringat dingin pada bayi juga bisa terjadi karena penyakit jantung bawaan.

Apalagi, dalam kondisi ini ia bisa mengalami berkeringat hampir sepanjang waktu karena tubuh bekerja lebih keras memompa darah.

Lalu, si kecil juga kemungkinan bisa mengalami kondisi lainnya seperti warna kulit menjadi biru hingga bernapas lebih cepat tetapi pendek.

Cara diagnosis keringat dingin pada bayi

Sama halnya seperti gejala keringat dingin pada bayi, dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk melihat apa penyebab dari kondisi ini.

Setelah melakukan serangkaian tes, dokter baru bisa mendiagnosis penyebab si kecil mengalami keringat dingin yang berkaitan dengan penyakit tertentu.

Pengobatan keringat dingin pada bayi

Pengobatan serta perawatan si kecil yang mengalami keringat dingin juga bergantung pada penyebab.

Namun, orangtua juga bisa melakukan pertolongan pertama saat merasakan kondisi ini pada si kecil.

  • Periksa terlebih dahulu suhuh tubuh si kecil.
  • Coba ganti pakaian sesuai dengan suhu tubuhnya serta untuk menghindari biang keringat.
  • Berikan susu atau ASI agar cairan dalam tubuhnya tetap terpenuhi sehingga terhindar dari dehidrasi.

Jika dalam beberapa jam suhu tubuh anak tetap normal dan tidak terasa adanya keringat dingin pada bayi, Anda bisa merasa lega.

Sebaliknya, saat anak mengalami hejala atau tanda lainnya sebaiknya segera bawa ia ke dokter.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Night sweats. (2017). Retrieved 10 June 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/night-sweats/

Conditions, G. (2020). Cold-induced sweating syndrome: MedlinePlus Genetics. Retrieved 10 June 2021, from https://medlineplus.gov/genetics/condition/cold-induced-sweating-syndrome/

Sweat – Better Health Channel. (2021). Retrieved 10 June 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/sweat

What’s Sweat? (for Kids) – Nemours KidsHealth. (2021). Retrieved 10 June 2021, from https://kidshealth.org/en/kids/sweat.html

default – Stanford Children’s Health. (2021). Retrieved 10 June 2021, from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=sepsis-90-P02410

Neonatal Infections. (2021). Retrieved 10 June 2021, from https://www.hopkinsallchildrens.org/Patients-Families/Health-Library/HealthDocNew/Neonatal-Infections

default – Stanford Children’s Health. (2021). Retrieved 10 June 2021, from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=hypoglycemia-in-the-newborn-90-P01961

Respiratory Distress: Symptoms, What to Do and When to See a Doctor. (2021). Retrieved 10 June 2021, from https://www.nationwidechildrens.org/conditions/respiratory-distress

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 4 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita