Demam Scarlet

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Definisi

Apa itu demam scarlet?

Eritema yang juga dikenal sebagai demam scarlet, adalah penyakit karena berkembangnya bakteri pada beberapa orang yang memiliki angina. Bakteri ini mengeluarkan toksin dan menghasilkan reaksi dalam tubuh yang menyebabkan ruam merah. Penyebab demam scarlet menyebabkan bintil merah di seluruh tubuh dan biasanya disertai dengan sakit tenggorokan dan demam tinggi. Tidak semua orang yang terinfeksi tenggorokan menderita demam scarlet.

Jika penyakit ini tidak diobati, ruam dapat menyebabkan kondisi yang lebih berbahaya yang dapat mempengaruhi jantung, ginjal, dan bagian tubuh lainnya.

Seberapa umumkah demam scarlet?

Kondisi ini biasanya terjadi pada anak-anak berusia dari 5-15 tahun. Penyakit ini dapat dicegah dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala demam scarlet?

Gejala pertama dari demam scarlet biasanya sakit tenggorokan, demam (di atas 38°C), pembengkakan kelenjar di leher, batuk, sakit kepala, dan kehilangan nafsu makan. Munculnya amandel dan bagian belakang tenggorokan dapat memiliki lapisan putih atau merah yang bengkak.

Ruam merah adalah gejala yang paling menonjol. Ruam biasanya mulai muncul setelah anak mengalami sakit tenggorokan selama beberapa hari. Ruam pertama muncul pada wajah dan leher dan kemudian akan muncul di dada dan punggung. Lidah berubah menjadi merah (strawberry atau raspberry). Ketika ruam ditekan, menjadi putih. Pada hari keenam, ruam mulai memudar dan kulit mulai mengelupas. Pengelupasan mungkin membutuhkan waktu 1 hingga 2 minggu sebelum pulih.

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari gejala berikut:

  • Memiliki demam lebih dari 38,9 derajat Celcius
  • Peradangan pada leher
  • Ruam merah

Jika Anda memiliki tanda-­tanda atau gejala-­gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing­-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab demam scarlet?

Bakteri yang disebut Streptococcus (strep) adalah penyebab utama munculnya ruam. Bakteri menyebar melalui kontak langsung kemudian penderita mulai sakit tenggorokan sampai 24-48 jam setelah mengonsumsi antibiotik. Bakteri dapat menyebar ketika orang yang terinfeksi bersin atau batuk. Masa inkubasi dapat berlangsung dari 2-4 hari.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk demam scarlet?

Anak-anak berusia 5 sampai 15 tahun lebih rentan untuk mengalami penyakit ini daripada kelompok usia lainnya. Kuman yang menyebabkan penyakit menyebar dengan mudah di antara orang-orang yang memiliki kontak dekat dengan anak-anak, seperti anggota keluarga atau teman sekelas.

Tidak ada faktor risiko bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan sakit. Tanda-tanda ini hanya untuk referensi saja. Anda harus konsultasi ke dokter spesialis untuk lebih jelasnya.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk demam scarlet?

Anak-anak akan diresepkan antibiotik erythematosus, seperti penisilin atau eritromisin. Anak Anda harus diisolasi untuk mencegah penyebaran penyakit. Tidak perlu membatasi jenis makanan dan anak-anak harus minum banyak air. Gunakan semprotan dingin atau bilas mulut dengan air garam hangat dapat membantu mengurangi sakit tenggorokan pada anak-anak.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk demam scarlet?

Dokter mendiagnosis berdasarkan kondisi dan pemeriksaan klinis. Dokter akan mengambil swab tenggorokan untuk menentukan jenis bakteri dalam tenggorokan anak.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi demam scarlet?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi demam scarlet:

Gunakan obat yang telah diresepkan.

  • Jagalah anak agar tetap nyaman. Berilah makanan cair yang lembut dan berilah anak-anak air minum yang banyak. Gunakan humidifier untuk menghasilkan udara dingin.
  • Jauhkan anak dari anggota keluarga lain dan dari anak-anak lain, sejak mengalami sakit tenggorokan untuk 2 hari setelah minum antibiotik. Anak-anak dapat kembali ke sekolah setelah 2 minggu.
  • Gunakan cangkir dan peralatan makan secara terpisah, cuci dengan air panas dan sabun.
  • Cuci tangan Anda sesering mungkin.
  • Potonglah kuku anak-anak Anda untuk mencegah mereka menggaruk ruam yang gatal.
  • Beritahu dokter jika demam (lebih dari 38 derajat C) asmbuh kembali setelah beberapa hari pemulihan atau adanya tanda-tanda infeksi kulit yang mengelupas.
  • Beritahu dokter jika Anda mengalami mual atau muntah, sakit kepala berat, sakit telinga, nyeri dada atau batuk berdahak kental

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Jika Radang Amandel Tidak Diobati

Jika tidak diobati dengan baik, infek radang amandel bisa makin memburuk dan menyebar sehingga menyebabkan beragam komplikasi berikut.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Sariawan di Tenggorokan: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sariawan yang muncul di tenggorokan membuat Anda malas bicara, minum, dan menelan akan terasa sakit. Lantas, apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Babesiosis

Babesiosis adalah penyakit yang disebabkan oleh kutu. Cari tahu obat diare, penyebab, gejala, cara mengatasi, dan makanan untuk babesiosis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Gegar Otak

Gegar otak adalah kondisi yang bisa menyebabkan seseorang hilang ingatan. Penasaran dengan kondisi ini? Yuk, baca selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati sakit kepala

5 Jenis Minyak Esensial untuk Meringankan Sakit Kepala dan Migrain

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
lendir tenggorokan penyebab

Dahak di Tenggorokan Tidak Hilang-Hilang? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
sakit kepala belakang

Sakit Kepala Belakang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 16 menit