Perkembangan Bayi 11 Bulan atau 44 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/06/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 11 Bulan

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 11 bulan?

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver IIperkembangan bayi 44 minggu atau 11 bulan antara lain:

  • Bayi berdiri sendiri tanpa berpegangan pada apa pun tapi belum untuk waktu yang lama.
  • Tengkurap dengan lengan tangan menyangga berat tubuh, dan kepala terangkat.
  • Berubah posisi dari tiduran ke duduk, dari berdiri ke duduk, dan dari duduk ke berdiri.
  • Bayi duduk sendiri tanpa bantuan.
  • Menggulingkan tubuhnya saat dalam posisi tiduran.
  • Mengucapkan “mama” dan “dada” lebih jelas.
  • Meniru suatu bunyi dan mengoceh.
  • Membentuk suara yang sudah lebih jelas.
  • Menyebut suku kata tunggal.
  • Menyebut gabungan suku kata.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Bayi tertawa dan memekik kencang.
  • Meraih dan memegang mainan.
  • Menyatukan kedua tangannya.
  • Mengambil benda yang berukuran kecil.
  • Masing-masing tangan memegang benda, kemudian saling memukul-mukulnya.
  • Mengambil benda menggunakan bantuan ibu jari atau jari jempolnya.
  • Bayi tersenyum tiba-tiba atau saat berkomunikasi dengan orang lain.
  • Makan sendiri meski masih berantakan.
  • Melambaikan tangan saat akan berpisah.

Kemampuan motorik kasar

Pada perkembangan motorik bayi usia 44 minggu atau 11 bulan ini, si kecil tentu sudah mampu tengkurap sembari menopang berat tubuhnya dengan kedua lengan tangannya.

Kemudian ia sudah lancar duduk sendiri, berubah posisi dari tiduran ke duduk, duduk ke berdiri, dan berdiri ke duduk kembali.

Anda juga akan menyaksikan si kecil telah mampu berdiri sendiri tanpa berpegangan pada walaupun beberapa detik. Tidak hanya itu saja, ada kemungkinan beberapa bayi sudah mulai mencoba berdiri hanya dengan satu kaki juga mencoba memanjat.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Dilihat dari perkembangan bayi usia 3 bulan ketika ia hanya bisa menangis saat minta perhatian, pada perkembangan bayi usia 11 bulan ini, si kecil biasanya lebih mampu dalam menunjukkan berbagai hal yang ia sukai.

Bisa dikatakan, ia pun juga belajar serta mencari cara untuk memperlihatkan ketika sedang tidak suka dengan sesuatu.

Ketika berhasil mengucapkan satu kata dengan baik, buah hati Anda mungkin akan lebih sering mengulanginya tanpa henti di usia ini.

Jika sebelumnya ia bisa mengucapkan “mama” dan “dada” tapi tidak begitu jelas, kini ucapannya tersebut sudah mulai tampak lebih spesifik.

Ocehannya masih akan terus Anda dengar, termasuk mengucapkan “ooh” atau “aah” ketika menginginkan atau menunjuk sesuatu. Selebihnya, ia akan tetap banyak tertawa dan memekik kencang pada perkembangan bahasa bayi di usia 11 bulan ini.

Kemampuan motorik halus

Peningkatan kemampuan motorik halus pada perkembangan bayi usia 44 minggu atau 11 bulan, termasuk meraih benda di sekitarnya atau menggenggam benda.

Dikutip dari Pregnancy Birth & Baby, hal ini juga karena sudah semakin berkembangnya indra penglihatan sehingga sudah bisa melihat benda di dekatnya maupun jauh.

Pada masa perkembangan ini pun, si kecil juga sudah mulai mampu mengambil dua benda sekaligus. Ia akan memegang dua benda pada masing-masing telapak tangan, kemudian memukul-mukulnya.

Berbeda saat bayi baru lahir, di usia ini pula koordinasi antara mata dan tangan juga semakin berkembang sehingga dapat fokus pada objek bergerak.

Kemampuan sosial dan emosional

Buah hati Anda pada perkembangan bayi usia 44 minggu atau 11 bulan, sudah bisa makan sendiri meski masih agak berantakan, tersenyum sendiri, dan tersenyum dengan orang lain. Selain itu, ia juga semakin handal dalam melambaikan tangan pada orang lain.

Hanya saja, ia masih perlu waktu untuk belajar menyampaikan apa yang diingankannya dengan cara yang tepat. Namun, seharusnya ia pun sudah mulai mengerti ketika Anda bilang sesuatu dengan kata-kata yang biasa digunakan.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi 11 bulan?

Perkembangan kognitif bayi di fase ini yang mungkin akan terlihat jelas yakni ia mulai mengerti instruksi sederhana. Meski begitu, sesekali si kecil akan tampak tidak acuh dengan ucapan “tidak” yang Anda lontarkan.

Jadi, usahakan hanya ucapkan kata larangan tersebut saat dibutuhkan selama masa perkembangan bayi di usia 44 minggu atau 11 bulan. Jangan lupa, ajarkan juga mana perilaku yang benar dan salah, serta mana yang aman dan berbahaya pada bayi.

Jika si kecil melihat kucing di hadapannya dan dengan refleks menarik ekornya, maka segera jauhkan tangan si kecil dari kucing tersebut.

Untuk menghadapi hal semacam ini pada usia 11 bulan, Anda dapat menatap matanya, sembari katakan dengan lembut, “Jangan ditarik ya, kak, nanti kucingnya kaget.” Kemudian ajarkan ia bagaimana caranya mengelus dan menyayangi binatang.

Kesehatan Bayi Usia 11 Bulan

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter di usia 11 bulan?

Jika pada perkembangan bayi usia 44 minggu atau 11 bulan memang tidak mengalami kondisi medis serius, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan kesehatan padanya.

Akan tetapi, jangan ragu untuk mengkonsultasikannya dengan dokter apabila ada masalah pada pertumbuhan bayi usia 11 bulan yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi di usia 11 bulan?

Beberapa hal perlu Anda perhatikan saat menjaga kesehatan dan perkembangan usia 11 bulan:

  • Pastikan bayi cukup beristirahat. Jika bayi terlalu aktif, biasanya lebih rentan merasa lelah daripada bayi yang sering beristirahat
  • Jangan kekang bayi dengan terlalu banyak aturan. Apabila semua hal dilarang, bayi akan merasa frustrasi dan bingung mengenai apa yang boleh dilakukannya.
  • Cobalah tenangkan bayi sebelum histeris, misalnya memanfaatkan musik, mainan, atau pengalih lainnya. Meski demikian sebaiknya jangan menenangkan bayi dengan makanan, karena menciptakan kebiasaan buruk.
  • Redakan ketegangan pada bayi, Anda sendiri, dan orang lain di sekitar bayi.

Bila bayi memiliki kebiasaan sering menahan napas, atau Anda merasa cemas karena alasan lain pada masa perkembangan 11 bulan, diskusikanlah dengan dokter secepatnya.

1. Memilih sepatu bayi yang tepat

Sepasang sepatu bayi yang nyaman tidak hanya membantu bayi bergerak lebih mudah melainkan juga melindungi kaki bayi. Pilih sepatu bayi yang terbaik pada masa perkembangan 44 minggu atau 11 bulan dengan kriteria berikut:

  • Sol sepatu yang fleksibel
  • Berpotongan rendah
  • Bagian bawah sepatu datar dan antigores tanpa hak
  • Kulit sepatu yang kuat
  • Tidak terlalu sempit
  • Bentuk yang standar

2. Melakukan perawatan rambut secara teratur

Perawatan rambut akan menjaga bayi tetap bersih dan mencegah penyakit kulit kepala. Beberapa tips berikut ini bisa Anda lakukan untuk merawat rambut dalam perkembangan bayi usia 44 minggu atau 11 bulan:

  • Rapikan rambut bayi yang kusut terlebih dahulu sebelum mulai memberikan sampo, agar rambut tidak bertambah kusut.
  • Cobalah menggunakan kombinasi sampo dan kondisioner, atau penyemprot rambut anti kusut yang tidak perlu dibilas kembali.
  • Gunakan sisir bergigi jarang atau sikat rambut berbulu lembut dengan lapisan plastik untuk menyisir rambut yang basah.
  • Rapikan rambut kusut dari ujung, pegang dengan satu tangan di akarnya saat sedang merapikan. Tujuannya agar tidak terlalu menarik kulit kepala dan mengurangi rasa sakit karenanya.
  • Jangan menggunakan pengering rambut pada rambut bayi.
  • Jangan mengepang atau menguncir rambut bayi karena model ini bisa meningkatkan risiko kebotakan atau penipisan rambut
  • Jangan menggunakan penjepit rambut yang terlalu kecil (atau yang memiliki bagian kecil) yang dapat membuat bayi tersedak
  • Lepaskan ikat rambut dan penjepit rambut sebelum menidurkan bayi.
  • Gunting rambut bayi di rumah atau di salon khusus anak-anak setiap beberapa bulan sekali, untuk pertumbuhan yang lebih sehat.
  • Cari waktu potong rambut bayi saat dia tidak sedang lelah, lapar, atau marah. Lebih baik memberi mainan sebelum memulainya.
  • Taruh bayi di depan cermin sehingga dia bisa melihat Anda mengatur rambutnya. Pada akhirnya dia mungkin belajar menghargai hasilnya.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 11 bulan?

Pada perkembangan bayi usia 44 minggu atau 11 bulan, Anda kemungkinan cemas dengan beberapa hal, seperti:

1. Temperamen yang semakin jelas

Temperamen adalah bagaimana cara bayi berpikir dan bereaksi dengan lingkungannya, yang bisa terbentuk juga pada perkembangan di usia 44 minggu atau 11 bulan.

Beberapa hal yang mempengaruhi termasuk pola tidur, pola makan, kemampuan bersosialisasi, keramahan, respons terhadap hiburan, dan faktor lainnya.

Pada usia 11 bulan akan tampak beberapa bayi bersifat lembut, sementara yang lainnya bersifat sensitif dan dingin terhadap situasi baru. Ada juga bayi yang bersikap teguh dan energik.

Hal ini karena temperamen adalah pembawaan sejak lahir, bukan hasil dari faktor dan pengaruh eksternal. Sebenarnya Anda mulai mengetahui gambaran temperamen bayi sebelum usia 11 bulan.

Ada kemungkinan bisa terlihat saat ia berada di perkembangan 3 bulan atau perkembangan di usia 4 bulan. Kemudian, pada perkembangan bayi usia 10 bulan, sifatnya mungkin menjadi lebih jelas.

Amati pola secara keseluruhan, bukan hanya pada satu kebiasaan khusus. Jika ada temperamen bayi yang dicemaskan atau yang ingin Anda bantu untuk atasi, seperti sifat anak pemalu, penting untuk bisa mengerti dan tidak mengkritiknya.

Pada perkembangan bayi usia 11 bulan ini, coba hindari memberikan komentar negatif tentang sifatnya, atau membuat bayi berpikir bahwa dia anak yang nakal.

Lebih baik bersimpati dan mendorong bayi untuk melakukan kebiasaan yang lebih sehat. Pada kecerdasan emosional bayi 11 bulan, penting untuk mengetahui bahwa Anda tidak bisa benar-benar mengubah kecenderungan alami bayi.

Walaupun Anda bisa mendukung kebiasaan tertentu dan membantunya tumbuh sesuai dengan temperamennya.

2. Lebih memahami sikap adil

Jika Anda mempunyai anak lebih dari satu, pastikan bisa bersikap adil pada bayi dan saudara-saudaranya. Dengan kata lain, bayi perlu melihat bahwa Anda tidak condong ke salah satunya saja.

Usahakan untuk tidak membandingkan anak-anak Anda satu sama lain, khususnya saat mereka sedang bertengkar.

3. Anak terlihat condong ke salah satu orangtua

Dalam beberapa momen di perkembangan bayi usia 44 minggu atau 11 bulan, bayi mungkin akan lebih tertarik untuk mendatangi Anda saat dirinya sedang sedih.

Hanya saja, pada saat merasa bahagia atau ingin bermain,  ia justru akan menghampiri pasangan Anda saat sedang merasa bahagia dan ingin bermain. Ini merupakan fase normal dan akan berlalu dengan sendirinya.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 45 minggu?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

Cara Potong Poni Sendiri di Rumah Tanpa Takut Gagal

Potong rambut sebaiknya dilakukan oleh orang lain agar lebih rapi. Namun beda dengan potong poni. Ini cara potong poni sendiri di rumah tanpa takut gagal.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hidup Sehat, Kecantikan 12/05/2020 . 3 menit baca

9 Trik Mudah Merawat Rambut Bagi Wanita Berhijab

Berhijab bukan alasan untuk mangkir merawat rambut bagi wanita. Justru, rambut Anda perlu perhatian ekstra. Bagaimana cara merawatnya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 30/04/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca