home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Camilan Pelancar ASI yang Bisa Ibu Coba Sebagai ASI Booster

8 Camilan Pelancar ASI yang Bisa Ibu Coba Sebagai ASI Booster

Nutrisi ibu menyusui bisa didapatkan dari berbagai jenis makanan, termasuk camilan. Pasalnya, ibu perlu mengonsumsi banyak kalori untuk disalurkan kepada si kecil lewat ASI. Berikut daftar camilan pelancar ASI yang bisa bertindak sebagai ASI booster.

Camilan pelancar ASI

Ibu menyusui perlu mengonsumsi berbagai jenis makanan agar rasa ASI bervariasi.

Pasalnya, mengutip dari situs Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), rasa ASI bisa berubah sesuai dengan makanan yang ibu konsumsi.

Rasa yang berubah ini menjadi stimulasi bagi indera pengecapan bayi dan membuat si kecil mengenal berbagai rasa.

Makanan-makanan yang ibu konsumsi juga bisa meningkatkan produksi ASI. Berikut daftar camilan pelancar ASI yang bisa ibu konsumsi saat ASI seret.

1.Produk olahan susu

Selama kehamilan dan menyusui, ibu perlu mencukupi kebutuhan kalsium untuk kekuatan tulang dan gigi.

Kalsium juga berperan dalam mengurangi risiko osteoporosis atau pengapuran tulang.

Camilan pelancar ASI yang bisa ibu menyusui coba adalah berbagai produk olahan susu seperti susu, yoghurt, dan keju.

Yogurt juga termasuk makanan yang mengandung probiotik dan protein yang bermanfaat untuk pencernaan.

Mengutip dari National Academy of Sciences, kebutuhan kalsium untuk ibu menyusui adalah 1000 miligram per hari. Untuk itu, ibu perlu asupan makanan, camilan, sampai suplemen tambahan.

2. Kacang-kacangan

Sambil menyusui si kecil, ibu bisa makan kacang-kacangan sebagai camilan. Kacang-kacangan menjadi sumber protein, zat besi, dan serat yang baik untuk produksi ASI.

Camilan pelancar ASI yang satu ini juga mengandung banyak mineral dan fitokimia atau fitonutrien alami. Fitokimia ini bermanfaat untuk:

  • meningkatkan kekebalan tubuh,
  • mengurangi peradangan,
  • mencegah kerusakan DNA, dan
  • mengatur hormon.

Tidak ada jenis kacang tertentu, ibu bisa mengonsumsi berbagai jenis kacang-kacangan sebagai camilan pelancar ASI. Mulai dari kacang polong, almond, bahkan saus kacang sebagai bumbu salad juga bisa.

3. Teh susu jahe

Rempah-rempah yang satu ini tidak hanya bisa ibu pakai untuk masakan atau jamu, tetapi juga camilan untuk pelancar ASI.

Berdasarkan penelitian dari Breastfeeding Medicine, jahe bisa membantu produksi ASI saat sedang seret atau tidak lancar.

Peneliti melakukan penelitian pada 63 ibu menyusui, 30 ibu mengonsumsi jahe dalam bentuk kapsul dan 36 lainnya placebo (obat palsu yang dibuat mirip asli).

Hasilnya, ibu yang yang mengonsumsi jahe memiliki produksi ASI yang lebih banyak. Ini karena hormon prolaktin dalam tubuh ibu meningkat ketika mengonsumsi jahe.

Tentu ibu tidak perlu mengonsumsi jahe dalam jumlah banyak. Cukup menambahkannya dalam berbagai makanan dan minuman.

Ambil contoh, teh susu jahe yang cocok menjadi camilan pelancar ASI saat ibu sedang bersantai.

4. Telur rebus

Ingin camilan pelancar ASI yang mengenyangkan? Ibu bisa mencoba telur rebus. Makanan yang satu ini tentu mudah ibu buat dan temukan.

Mengutip dari Stanford Health, telur tinggi kandungan protein, kolin, lutein, vitamin B12, vitamin D, riboflavin, dan asam folat.

Kandungan tersebut berperan dalam peningkatan hormon prolaktin yang penting untuk produksi ASI.

Ibu bisa mengonsumsi telur rebus di pagi hari untuk menu sarapan atau camilan bersama sayuran lain sebagai pelancar ASI.

5. Kurma

Buah yang satu ini bisa ibu menyusui konsumsi sebagai camilan dengan berbagai cara.

Sebagai contoh, langsung ibu makan atau mencampurkannya dengan susu UHT sehingga menjadi susu kurma.

Kurma mengandung gula alami yang bisa meningkatkan energi ibu selama menyusui bayi.

Selain itu, kandungan kalsium dan serat dalam kurma bermanfaat untuk kekuatan tulang serta pencernaan ibu.

6. Ubi

Jenis tanaman umbi-umbian yang satu ini bisa ibu konsumsi sebagai camilan pelancar ASI karena tinggi vitamin A.

Vitamin A berperan dalam penglihatan, pertumbuhan tulang, dan kekebalan tubuh. Ubi memiliki rasa yang manis, sehingga bisa menjadi pengenalan pada lidah bayi saat menyusui.

Ibu bisa mengolah ubi dengan cara kukus atau bakar, sesuaikan dengan selera.

7. Popcorn

Ibu bisa makan popcorn tidak hanya saat menonton film, tetapi juga bisa saat menyusui si kecil.

Popcorn bisa berperan sebagai pelancar ASI karena bahan utama jagung yang memiliki serat tinggi.

Camilan yang satu ini juga mengandung serat tinggi yang membantu ibu terhindar dari susah BAB setelah melahirkan.

Kalau ibu khawatir dengan kalorinya, tidak perlu menambahkan bahan lain seperti gula, karamel, atau perasa lainnya.

Nantinya malah membuat terlalu manis dan mengurangi manfaat baik dari jagung letup ini.

8. Dark chocolate

Kalau ibu suka cokelat hitam dan ingin meningkatkan produksi ASI, tentu akan dengan senang hati memakannya.

Chemistry Central Journal menerbitkan penelitian bahwa cokelat hitam atau dark chocolate mengandung tinggi antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas.

Bahkan kandungan antioksidan dalam cokelat lebih tinggi daripada kelompok buah beri, seperti bluberi dan acai beri.

Cokelat juga baik untuk kesehatan kardiovaskular, membuat tidur lebih nyenyak.

Tidak perlu khawatir dengan anggapan ibu menyusui makan banyak sehingga tubuh semakin melar.

Pasalnya, kebutuhan kalori ibu menyusui meningkat dari 2000 kalori menjadi 2500 kalori per hari.

Meski begitu, tetap konsumsi camilan sehat agar terhindar dari obesitas dan penyakit lainnya.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Pregnancy, Breastfeeding and Bone Health | NIH Osteoporosis and Related Bone Diseases National Resource Center. (2018). Retrieved 20 April 2021, from https://www.bones.nih.gov/health-info/bone/bone-health/pregnancy

Mothers on… easy to grab snacks while breastfeeding – La Leche League GB. (2018). Retrieved 20 April 2021, from https://www.laleche.org.uk/mothers-on-easy-to-grab-snacks-while-breastfeeding/

Best Foods and Snacks for Breastfeeding. (2021). Retrieved 20 April 2021, from https://www.lamaze.org/Giving-Birth-with-Confidence/GBWC-Post/best-foods-and-snacks-for-breastfeeding

IDAI | Cairan Hidup ASI, Bagaimana Mengoptimalkan produksinya?. (2021). Retrieved 20 April 2021, from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/cairan-hidup-asi-bagaimana-mengoptimalkan-produksinya

The Effect of Ginger on Breast Milk Volume in the Early Postpartum Period: A Randomized, Double-Blind Controlled Trial. (2021). Breastfeeding Medicine. Retrieved from https://www.liebertpub.com/doi/10.1089/bfm.2016.0073

Ikhlasiah, M., Winarni, L., Poddar, S., & Bhaumik, A. (2020). The effects of papaya leaf juice for breastfeeding and working mothers on increasing prolactin hormone levels and infant’s weight in Tangerang. Enfermería Clínica, 30, 202-205. doi: 10.1016/j.enfcli.2019.11.054

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 24/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x