Usia Bayi Tengkurap dan Cara Tepat Melatih Kemampuannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/03/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Bayi tengkurap atau tummy time merupakan salah satu proses tumbuh kembang si kecil yang penting. Tentu sayang rasanya jika Anda tidak ikut mendukung tumbuh kembang bayi yang satu ini. Namun, usia berapa biasanya bayi mulai tengkurap sendiri dan bagaimana cara melatihnya. Semua jawabannya bisa Anda dapatkan melalui ulasan berikut ini.

Usia berapa bayi mulai bisa tengkurap?

kemampuan motorik halus bayi

Berdasarkan tes skrining perkembangan anak Denver II, bayi secara alami akan mengangkat kepala sekitar 45 derajat untuk melihat apa yang ada di dekatnya, pada kisaran usia bayi 7 minggu atau 1 bulan 3 minggu. Tepat di usia bayi 12 minggu atau 3 bulan, si kecil baru akan benar-benar bisa mengangkat kepalanya sekitar 90 derajat.

Anda biasanya akan melihat bayi bisa tengkurap dengan lancar pada usia bayi 17 minggu atau 4 bulan 1 minggu. Namun, American Academy of Pediatrics (AAP) sudah memperbolehkan bayi tengkurap sejak hari pertama kepulangan dari rumah sakit.

Meski begitu, pada usia tersebut, bayi mungkin belum benar-benar bisa melakukannya dengan baik. Anda bisa memulainya dengan menelungkupkan bayi di dada atau paha Anda, sambil melakukan kontak kulit dengan si kecil untuk mempererat ikatan batin ibu dan anak.

Membiarkan bayi tengkurap saat tummy time sebaiknya dilakukan 2 sampai 3 kali sehari dan tiap sesinya berlangsung selama 3 sampai 5 menit saja, atau tergantung usia bayi. Setelah si kecil terbiasa, Anda bisa melakukannya lebih sering atau dengan waktu yang lebih lama, yaitu sekitar 20 sampai 30 menit sehari saat bayi mulai menginjak usia 3 sampai 4 bulan.

Namun ingat, terus awasi saat bayi tengkurap dan perhatikan gerak-gerik si kecil. Bila si kecil menunjukkan pergerakan yang tidak nyaman, segera kembalikan dari posisi bayi tengkurap menjadi telentang seperti semula.

Mengapa penting mengajarkan bayi tengkurap sendiri?

bintik merah pada kulit bayi

Menurut Lean Kridelbaugh, MD, seorang dokter anak di Children’s Medical Center of Dallas, bayi tengkurap saat tummy time adalah waktu yang tepat untuk bermain dan berinteraksi dengan bayi.

Bayi tengkurap saat tummy time mendorong si kecil belajar mengangkat kepalanya secara perlahan dan bertahap. Selain itu, sesi ini juga bermanfaat untuk memperkuat otot kepala, leher, dan bahunya, serta melatih keterampilan motorik si kecil. Semakin sering bayi tengkurap, maka perkembangan motoriknya pun akan lebih cepat.

Belajar tengkurap lama-kelamaan akan membiasakan bayi untuk berguling atau membolak-balikkan tubuhnya sendiri. Dari sini, bayi nantinya akan mulai belajar untuk bisa duduk, kemudian bayi belajar merangkak dan bayi belajar berjalan secara bertahap.

Membiasakan bayi tengkurap juga dapat mencegah kepala peyang pada bayi yang bisa diakibatkan oleh terlalu sering tidur telentang. Alasannya, jika kepala bayi dibiarkan berada dalam posisi yang sama untuk jangka waktu yang cukup lama, lempeng pada tulang tengkorak dapat menimbulkan titik datar.

Meski Anda disarankan untuk menidurkan bayi dalam posisi telentang guna mencegah risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS), tapi bayi tengkurap saat tummy time memberi kesempatan agar ia mendapatkan posisi yang berbeda. Dengan alasan tersebut membuat fase bayi tengkurap sebaiknya tidak dilewatkan.

Cara melatih bayi tengkurap yang aman dan nyaman

cara mengatasi kulit kering pada bayi

Waktu terbaik untuk melatih bayi tengkurap adalah setiap kali Anda selesai mengganti popoknya atau saat bayi bangun dari jam tidur bayi. Pastikan bayi tidak dalam keadaan mengantuk saat belajar tummy time. Sebelum melatih bayi tengkurap, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan terlebih dahulu.

Pertama, siapkan alas tidur atau selimut yang lembut dan bersih agar bayi tetap merasa nyaman. Lebarkan alas tidur atau selimut yang sudah Anda siapkan di atas lantai, lalu tengkurapkan bayi Anda selama 3-5 menit. Dianjurkan untuk mengajak si kecil berkomunikasi atau menunjukkan mainannya untuk melatih respons dan motoriknya.

Coba lakukan kegiatan ini sekitar 2-3 kali sehari, tergantung dari kondisi dan respons bayi. Bila bayi tampak sudah terbiasa dan nyaman dengan tummy time, Anda bisa lebih sering menempatkannya pada posisi ini dalam waktu yang lebih lama. Perlu diingat, jangan pernah meninggalkan bayi tengkurap sendirian.

Agar lebih memancing kemampuan motorik, termasuk tengkurap, Anda bisa meletakkan mainan yang aman untuk anak seusianya dan dalam jarak yang mudah dijangkau bayi. Cara ini akan membantu si kecil untuk mengangkat kepala, melihat wajah Anda, dan berkomunikasi dengan Anda.

Terlebih saat ada mainan di sekitarnya, ini akan memancing otot-otot tubuhnya untuk bergerak mengikuti arah stimulan yang diberikan. Dengan demikian, si kecil akan belajar untuk bergerak atau menggeser tubuhnya sedikit demi sedikit.

Bagaimana jika bayi susah dilatih tengkurap?

Melatih bayi tengkurap sekilas tampak mudah. Namun, ada beberapa bayi yang kurang menyukai posisi ini, sehingga menyulitkan Anda untuk melatihnya.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu bayi merasa nyaman berada dalam posisi tengkurap. Berikut cara yang bisa diupayakan:

1. Lakukan perlahan-lahan

Pada awal proses tummy time, tidak semua bayi senang berada dalam posisi tengkurap. Jika buah hati Anda termasuk yang hanya mampu melakukan tengkurap selama beberapa detik atau menit, itu normal dan tidak masalah.

Intinya, lakukan proses pembelajaran bayi tengkurap perlahan-lahan dan lihat bagaimana respons si kecil. Seiring berjalannya waktu, biasanya bayi akan semakin terbiasa dan nyaman berada dalam posisi ini.

2. Gunakan cermin

Meletakkan cermin di atas kepala bayi dapat meningkatkan rasa ingin tahunya. Cara ini kemudian akan membantu bayi mengangkat kepalanya guna melihat bayangan dirinya di cermin.

3. Letakkan bayi di atas perut atau dada Anda

Anda juga bisa membantu bayi belajar tengkurap dengan meletakkannya di atas perut atau dada Anda. Ketimbang belajar sendiri, menempatkan bayi berada di atas perut atau dada Anda, akan membuatnya menjadi lebih nyaman dan tenang.

Selain melatih bayi tengkurap, cara ini sekaligus membantu meningkatkan kontak antara Anda dan si kecil. Meletakkan bayi di atas dada atau perut Anda bisa dilakukan saat akan menidurkannya, bermain dengannya, maupun setelah bayi menyusui.

4. Ajarkan bayi tengkurap sambil melakukan kegiatan lain

Pancing bayi untuk belajar tengkurap sambil ia melakukan kegiatan lain. Sebagai contoh, saat mengganti popok bayi, mengeringkan tubuh bayi setelah mandi, hendak memakai baju, dan menggunakan perlengkapan perawatan bayi usai mandi.

Anda juga bisa memiringkan tubuh bayi terlebih dahulu, agar perlahan-lahan ia dapat mengubah posisi tubuh tengkurap dengan sendirinya.

5. Berikan bantuan tambahan

Untuk memudahkan bayi tengkurap sendiri, Anda dapat membantunya dengan memberikan dukungan tambahan. Anda dapat meletakkan guling atau bantal kecil miliknya di bawah dada bayi.

Kemudian biarkan kedua tangan si kecil direntangkan lurus ke samping kanan dan kiri. Dengan begitu, ia akan belajar dan berusaha untuk menahan tubuhnya pada posisi tengkurap.

Pastikan Anda memperhatikan agar posisi dagu, mulut, dan hidung bayi jauh dari guling atau bantal kecil yang digunakan sebagai bantuan. Selain itu, perlu dicatat, menggunakan cara apa saja yang Anda gunakan untuk mengajari bayi tengkurap, Anda harus terus mengawasinya.

Perhatikan respons yang diberikan saat bayi mulai ditengkurapkan, apakah si kecil merasa nyaman atau tidak. Bila si kecil mulai menunjukkan gelagat tidak nyaman, segera kembalikan posisi bayi menjadi telentang. Hal yang penting diperhatikan, Anda dan si kecil harus menikmati fase ini dengan baik tanpa harus memaksa.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Berbagai Masalah Perkembangan Bayi Sejak Dini

Penting bagi orangtua memerhatikan tanda masalah perkembangan bayi. Semakin cepat masalah ini ditemukan, semakin cepat pula perawatan bisa diberikan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 28/11/2019 . Waktu baca 13 menit

Memahami Tahap Perkembangan Kemampuan Bahasa Bayi

Kecepatan perkembangan kemampuan bahasa bayi tidak tidak selalu sama. Ketahui tahap-tahap perkembangan kemampuan bayi sesuai usia.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 26/11/2019 . Waktu baca 9 menit

Perkembangan Kecerdasan Emosional Bayi di Satu Tahun Pertamanya

Mengembangkan kecerdasan emosional bayi penting agar mampu mengelola emosi diri. Pola pengasuhan sejak dini turut andil menentukan perkembangannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 22/11/2019 . Waktu baca 9 menit

Perkembangan Kemampuan Sensorik Bayi dan Cara Mengasahnya

Kemampuan sensorik adalah keterampilan yang berkaitan dengan fungsi berbagai indra pada tubuh. Bagaimana tahap perkembangannya pada bayi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 21/11/2019 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

buah untuk bayi

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 9 menit
penyebab bayi kejang

Berbagai Hal yang Dapat Menyebabkan Bayi Kejang, Plus Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
bayi suka ditiru

Bayi 6 Bulan Ternyata Suka Saat Gerak-geriknya Ditiru Orang Dewasa

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 10/06/2020 . Waktu baca 4 menit