Bayi Baru Belajar Makan, Berapa Banyak Porsi yang Harus Diberikan?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memberi makanan pertama bayi tentu tidak semudah memberi makan orang dewasa, banyak aspek yang perlu diperhatikan. Mulai dari jadwal, jenis, porsi, tekstur makanan, hingga cara pemberiannya. Apalagi, tidak semua bayi memiliki nafsu makan yang sama. Bahkan, kadang nafsu makan bayi di antara waktu makannya dapat berubah-ubah.

Hal ini tentu memengaruhi banyaknya asupan makanan yang masuk ke tubuh bayi. Nah, sebenarnya berapa banyak makanan yang seharusnya diberikan saat bayi pertama kali makan?

Makanan pertama bayi baiknya diberikan mulai usia 6 bulan

WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merekomendasikan agar bayi diperkenalkan atau diberi makanan pendamping ASI pertamanya pada usia 6 bulan. Bukan tanpa alasan, pada usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan gizi bayi yang makin meningkat. Jadi, selain ASI, bayi harus diberikan makanan pendamping ASI.

Kebutuhan gizi bayi, khususnya zat besi dan zink meningkat pada usia 6 bulan dan ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Perlu diketahui, kandungan zat besi dalam ASI sangat rendah. Jika bayi usia lebih dari 6 bulan masih diberi ASI saja atau asupan makan bayi kurang, maka hal ini dapat mendorong bayi mengalami anemia gizi besi.

Makanan pertama bayi, harus diberikan berapa banyak?

Mengenalkan makanan pertama bayi tentu tidak semudah yang dibayangkan. Banyak masalah yang mungkin datang saat pertama kali memberi bayi makanan padat.

Mulai dari makanan apa yang bisa diterima bayi, bayi mempunyai alergi makanan tertentu atau tidak, bayi tidak nafsu makan, tekstur makanan apa yang cocok untuk bayi, sampai banyaknya makanan yang harus diberikan ke bayi. Penting, asupan makan bayi yang kurang tentu dapat memengaruhi kecukupan gizi serta perkembangan dan pertumbuhan bayi.

Saat pertama kali memberikan makanan ke bayi, Anda bisa memulainya dari 1-3 sendok makan pada setiap waktu makan (2-3 kali per hari). Misalnya, 3 sendok makan pure pisang pada pagi hari.

Selanjutnya, Anda bisa memberikan jumlah porsi yang lebih banyak, tentu saja harus bertahap, ya. Pada usia 6 bulan, lambung bayi masih kecil, sehingga bayi pun belum bisa menerima banyak makanan. Seiring dengan perkembangan bayi, lambung bayi makin bertambah besar, sehingga bisa menerima makanan lebih banyak lagi.

Pada usia 8-10 bulan, Anda bisa memberi makan bayi sebanyak ¾ sampai 1 mangkuk kecil bubur bayi yang bisa dicampur 3-4 sendok makan makanan sumber protein, sayuran, dan buah-buahan.

Makanan pertama yang baik diberikan pada bayi

Ketika memberikan makanan pertama pada bayi, Anda bisa memberinya buah (seperti pisang, alpukat, pepaya, jeruk, dan lainnya), sayuran (seperti wortel, labu, ubi, kentang, dan lainnya), ayam cincang, ikan, dan daging cincang yang dicampur dengan bubur bayi.

Nafsu makan anak akan bertambah jika Anda memberikan beragam makanan berbeda setiap hari. Seiring dengan perkembangannya, Anda juga bisa memberikan makan bayi dalam bentuk finger food atau makanan yang bisa digenggam bayi.

Apa tanda-tanda jika bayi kenyang?

Nafsu makan bayi berbeda-beda, dari bayi satu dengan lainnya, sampai dari makan pagi, makan siang, dan makan malam. Jadi, jumlah makanan yang dimakan bayi tentu berbeda-beda. Bayi yang tidak habis makannya belum tentu ia belum merasa kenyang. Untuk itu, Anda tentu perlu mengetahui tanda-tanda jika bayi sudah kenyang:

  • Bersandar di kursinya
  • Menjauhkan kepalanya dari tempat makan atau makanannya
  • Mulai memainkan sendoknya
  • Menolak untuk membuka mulutnya saat disuapi, padahal makanan di mulutnya sudah habis

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?
Sumber

Artikel dari ahli Arinda Veratamala, S.Gz

4 Manfaat Minyak Hati Ikan Kod Bagi Kesehatan Anak

Berbagai cara tentu dilakukan ibu untuk mendukung pertumbuhan anaknya. Salah satunya yaitu dengan memberikan minyak hati ikan kod. Apa manfaatnya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
minyak hati ikan kod

9 Penyakit Infeksi pada Anak yang Rentan Menyerang

Penyakit infeksi pada anak cukup mengkhawatirkan karena bisa mengganggu tumbuh kembang. Lantas, apa saja penyakit infeksi yang sering dialami anak?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
penyakit infeksi pada anak

Zat Besi Sangat Penting Bagi Bayi, Berapa Banyak yang Dibutuhkannya?

Saat bayi menginjak usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan zat besi bayi. Nah, jika terjadi kekurangan zat besi, apa sih dampaknya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
kebutuhan zat besi bayi
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 12 Juni 2019

Yang juga perlu Anda baca

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Buah-buahan selain kaya vitamin dan nutrisi, juga memiliki rasa yang lezat. Berikut beberapa buah untuk bayi yang bisa dijadikan makanan pendamping ASI.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 8 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

8 Macam Makanan untuk Mendukung Kecerdasan dan Perkembangan Otak Bayi

Otak bayi berkembang pesat sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Ini daftar nutrisi dari makanan untuk kecerdasan otak bayi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 7 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

8 Mitos Seputar Makanan Bayi yang Harus Ditinggalkan

Ada beragam mitos makanan bayi yang banyak beredar. Sudahkah Anda tahu apa saja mitos mengenai makanan bayi beserta kebenarannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 7 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Agar Tidak Keliru, Begini Cara Menyeimbangkan Pemberian ASI dan MPASI Bayi

Pemberian ASI dan MPASI dapat membantu mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. Namun, pastikan ASI dan MPASI yang didapat bayi sudah seimbang, ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 7 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sagu sebagai MPASI bayi

5 Manfaat Menggunakan Sagu sebagai MPASI untuk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
madu untuk bayi

Usia Berapa Bayi Mulai Boleh untuk Diberikan Madu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 November 2020 . Waktu baca 7 menit
vitamin untuk bayi

Kenali Kebutuhan Vitamin untuk Bayi dan Perannya Sebagai Penambah Nafsu Makan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
resep menu mpasi bayi 6 bulan

Panduan Merancang Menu MPASI Bayi 6 Sampai 11 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit