5 Pilihan Buah Agar Produksi ASI Baik dan Lancar Selama Menyusui

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/02/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Buah-buahan merupakan sumber serat, vitamin, serta mineral yang penting untuk menunjang kesehatan ibu dan bayinya selama masa menyusui. Bahkan, rajin makan aneka buah-buahan ternyata bisa bermanfaat baik bagi Anda yang sedang giat memperbanyak jumlah ASI. Lantas, apa saja jenis buah yang bisa membantu untuk memperlancar ASI bagi ibu menyusui?

Pilihan buah untuk memperlancar ASI

Sebenarnya, makan buah tidak hanya bertujuan untuk memudahkan kerja sistem pencernaan. Kandungan zat gizi yang ada di dalam beragam buah-buahan juga bisa membantu untuk memperlancar produksi ASI.

Nah maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa jenis buah-buahan berikut ini sebagai penambah ASI yang baik untuk ibu menyusui:

1. Pepaya hijau

Sumber: Organic Facts

Pepaya mungkin lebih umum dijumpai dengan daging buah yang berwarna jingga atau oranye. Pepaya yang daging buahnya berwarna oranye biasanya memiliki rasa yang manis saat dimakan.

Namun, buah pepaya untuk membantu memperlancar ASI bukan yang biasa ditemui dengan warna oranye,  melainkan memiliki daging buah berwarna hijau muda.

Ketimbang pepaya dengan daging buah berwarna oranye, pepaya yang daging buahnya berwarna hijau memiliki rasa yang tidak terlalu manis. Bahkan, pepaya ini sekilas mungkin bisa dianggap seperti belum matang.

Itulah mengapa jenis pepaya yang satu ini biasanya memiliki sebutan pepaya muda karena warnanya yang hijau.

Data Komposisi Pangan Indonesia menyebutkan bahwa dalam 100 gram (gr) pepaya hijau, memiliki 29 kalori energi, 2,1 gr protein, 0,1 gr lemak, 4,9 gr karbohidrat, dan 2,1 gr serat.

Bukan itu saja, kandungan vitamin dan mineral di dalam pepaya muda ini juga terbilang cukup banyak. Kandungan buah pepaya hijau untuk ibu menyusui meliputi 50 miligram (mg) kalsium, 0,4 mg zat besi, serta 211,2 mg kalium.

Di sisi lain, buah pepaya hijau juga mengandung 16 mg fosfor, 22 mg natrium, hingga 19 mg vitamin C untuk ibu menyusui.

Bagi para ibu menyusui, buah pepaya hijau juga bisa membantu untuk memperlancar produksi ASI karena mengandung galactagogue.

Galactagogue yang ada di dalam buah ini dipercaya bisa meningkatkan persediaan dan memperlancar ASI untuk ibu menyusui. Akan tetapi, karena ‘umurnya’ yang masih muda, tekstur pepaya hijau biasanya belum begitu empuk.

Jadi, usahakan untuk mengolah buah pepaya dengan baik lebih dulu guna memperlancar ASI sebelum dimakan agar tidak terlalu keras.

2. Aprikot

manfaat buah aprikot

Dibandingkan dengan pepaya muda, aprikot mungkin agak lebih sulit ditemui, kecuali jika Anda mencarinya di pasar swalayan besar.

Namun, buah ini disebut-sebut bisa membantu untuk memperlancar produksi ASI selama masa menyusui.

Pasalnya, buah dengan bentuk bulat dan berwarna kuning agak oranye ini dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin tubuh.

Prolaktin merupakan hormon yang mendukung kelancaran produksi ASI pada payudara. Belum berhenti sampai di situ, aprikot juga dikemas dalam sejumlah zat gizi yang baik bagi tubuh Anda dan bayi.

Hal ini terbukti dalam 70 gr buah aprikot menawarkan 34 kalori energi, 8 gr karbohidrat, 1 gr protein, 0,27 gr lemak, serta 1,5 gr serat untuk ibu menyusui.

Kandungan berbagai vitamin dan mineral di dalam buah aprikot juga tidak boleh diremehkan. Sama halnya seperti kebanyakan buah pada umumnya, aprikot juga kaya akan kandungan air di dalamnya.

Dengan begitu, aprikot bisa membantu menjaga tubuh Anda dan bayi terhidrasi dengan baik selain dari tetap rutin minum cairan.

Namun untuk konsumsinya, alangkah lebih baiknya untuk memakan buah aprikot segar sebagai penambah ASI atau yang sudah dikeringkan.

Sebaliknya, ibu menyusui sebaiknya menghindari makan buah aprikot yang dikemas dalam kaleng untuk memperlancar ASI.

Pasalnya, buah-buahan kalengan, termasuk aprikot, cenderung memiliki kandungan gula yang cukup tinggi karena telah dicampur bersama sirup atau perasa lainnya.

3. Kurma

resep kurma

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan buah kurma. Buah yang memiliki warna kecokelatan dan agak gelap ini juga dinilai bisa membantu meningkatkan produksi ASI.

Tidak jauh berbeda dengan buah aprikot, buah kurma juga dapat membantu meningkatkan kadar hormon prolaktin yang dibutuhkan untuk memperlancar ASI.

Sebuah penelitian dalam Journal of Pediatric Sciences di tahun 2014 juga mendukung hal ini. Namun, menurut penelitian tersebut buah kurma bisa lebih efektif untuk mengoptimalkan jumlah ASI bila dikonsumsi bersama herbal fenugreek.

Masih sejalan dengan penelitian tersebut, penelitian lain yang dilakukan di kota Semarang melaporkan manfaat baik jika ibu menyusui minum sari buah kurma untuk memperlancar ASI.

Selain sebagai penambah ASI, penelitian yang dimuat dalam HEARTY Jurnal Kesehatan Masyarakat ini menemukan bahwa sari kurma bisa menambah berat badan bayi.

Selain untuk bayi, sari buah kurma yang diminum ibu selama menyusui juga dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan energi dan protein harian.

Hal ini dikarenakan buah kurma dipenuhi oleh segudang zat gizi untuk ibu menyusui. Dalam 100 gr buah kurma mengandung 277 kalori energi, dan 75 gr karbohidrat untuk ibu menyusui.

Bahkan, masih ada 2 gr protein serta berbagai mineral dan vitamin yang baik untuk ibu menyusui pada buah aprikot.

4. Alpukat

alpukat untuk bayi

Alpukat adalah buah yang padat gizi untuk ibu menyusui. Keluhan umum ibu menyusui adalah bahwa mereka sering sangat lapar karena meningkatnya kebutuhan akan menyusui dan hanya memiliki sedikit waktu untuk persiapan dan makan.

Alpukat kaya akan asam lemak esensial seperti asam lemak omega-3, asam lemak omega-6, dan asam lemak omega-9. Kandungan yang ada di dalam buah alpukat ini bisa membantu ibu untuk merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, kandungan di dalam buah tersebut sangat penting untuk berbagai fungsi tubuh dan membantu ibu memproduksi ASI lebih banyak.

Buah alpukat juga dapat menjaga kadar gula darah dan kolesterol untuk ibu menyusui sekaligus memenuhi asupan vitamin B, vitamin K, folat, kalium, vitamin C, dan vitamin E.

5. Jeruk

khasiat jeruk

Jeruk adalah buah yang baik guna menambah tenaga sekaligus memperlancar ASI. Buah tinggi vitamin C ini sangat baik dikonsumsi saat menyusui karena Anda membutuhkan lebih banyak vitamin C ketimbang ibu hamil.

Vitamin C berfungsi dalam pembentukan tulang, gigi, dan otot yang sehat pada anak, termasuk bayi yang baru lahir. Selain itu, vitamin C termasuk di dalam buah jeruk juga membantu meningkatkan pertumbuhan dan perbaikan jaringan.

Ingat, semakin rutin menyusui semakin baik

ibu menyusui

Pada dasarnya, berbagai sumber makanan, minuman, jamu, susu, bahkan suplemen yang diyakini bisa membantu meningkatkan produksi ASI berperan sebagai pendukung saja.

Hal ini juga termasuk dengan aneka buah yang disebut-sebut bisa untuk memperlancar ASI.

Oleh karena itu, upaya untuk mengoptimalkan produksi ASI dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan dan minuman sebaiknya juga disertai dengan rutin menyusui bayi sesuai waktunya.

Pasalnya, semakin sering Anda menyusui si kecil, akan semakin banyak pula produksi ASI yang dikeluarkan. Persediaan ASI yang kosong di payudara akan merangsangnya untuk menghasilkan ASI yang lebih banyak lagi.

Kemudian proses ini akan terus berlanjut selama masa menyusui. Jadi, usahakan untuk selalu memberikan ASI kepada bayi kapan pun ia menginginkannya.

Jika bayi tampak sudah kenyang menyusu tapi payudara masih terasa penuh karena berisi ASI, Anda bisa memompa untuk membantu mengosongkannya.

Selain menjaga produksi ASI senantiasa lancar, memompa ASI juga membantu menjaga persediaan ASI untuk si kecil. Anda bisa menggunakan pompa ASI elektrik maupun manual untuk menyediakan stok ASI.

Jadi, selain dengan makan buah-buahan untuk memperlancar atau sebagai penambah ASI, ibu juga perlu rutin memberikan dan memompa ASI.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ibu Menyusui Boleh Minum Teh Hijau, Asalkan…

Minum minuman berkafein adalah pantangan yang perlu dihindari oleh ibu menyusui. Namun, amankah konsumsi teh hijau untuk ibu menyusui?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Menyusui 01/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Bolehkah Ibu Dengan Diabetes Menyusui Bayinya?

Diabetes merupakan penyakit yang bisa diwariskan dari orangtua kepada anaknya. Oleh karena itu, bolehkah ibu dengan diabetes menyusui bayinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diabetes, Health Centers 12/11/2019 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Dilakukan Suami saat Dampingi Istri Berikan ASI

Ayah ASI perlu tahu betapa pentingnya mendampingi ibu dalam proses menyusui. Pendampingan tersebut dapat dimulai dengan memberikan dukungan kepada ibu.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
ayah asi
Bayi, Parenting, Menyusui 31/10/2019 . Waktu baca 4 menit

4 Vitamin yang Penting untuk Dipenuhi oleh Ibu Menyusui

Dari beragam asupan zat gizi, vitamin masuk ke dalam salah satu daftar yang tidak boleh terlewatkan untuk ibu menyusui. Apa saja jenis vitamin itu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 15/10/2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu menyusui positif covid-19

Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 21/04/2020 . Waktu baca 6 menit
Konten Bersponsor
manfaat makan buah

5 Buah Kaya Manfaat yang Perlu Anda Makan Saat DBD Agar Cepat Pulih

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020 . Waktu baca 5 menit
puting menyusui

Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23/02/2020 . Waktu baca 4 menit
Cara menyusui bayi prematur

Ini Cara Menyusui Bayi Prematur Agar Pertumbuhannya Optimal

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 06/01/2020 . Waktu baca 7 menit