Ingin Sukses Menidurkan Bayi? Perhatikan Aturan Berikut Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat bayi tidur adalah waktu yang Anda tunggu-tunggu. Sayangnya, membuat bayi tertidur pulas tidak semudah yang Anda bayangkan. Jam tidur bayi yang berbeda dengan orang dewasa sering kali membuat Anda kebingungan untuk menyesuaikan waktu tidur mereka. Sehingga, ketika bayi Anda berhasil tertidur, Anda berupaya untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang bisa membangunkan bayi Anda dari tidur pulasnya.

Selain itu, tahukah Anda jika ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan saat bayi Anda tidur? Berikut adalah beberapa hal yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan saat bayi Anda tidur.

Yang perlu dilakukan saat bayi tidur

1. Perhatikan tingkah bayi Anda

Ketika bayi menguap, Anda akan berpikir jika bayi Anda ingin tidur. Menguap memang menjadi salah satu tanda bayi mengantuk, namun, ada tanda lain yang bisa menjadi tanda bahwa bayi Anda ingin tidur (terutama pada bayi yang baru lahir), yaitu mengusap mata, menangis,  atau rewel.

2. Segera letakkan bayi Anda di tempat tidurnya setiap ia mengantuk

Ketika bayi Anda sudah menunjukkan tanda-tanda ingin tidur (mengantuk), segera letakkan bayi Anda di tempat tidurnya. Hal ini akan membiasakan bayi untuk jatuh tertidur setiap ditempatkan di tempat tidurnya. Dengan melakukan ini, Anda juga membantu bayi Anda untuk menganggap tempat tidur sebagai tempat untuk tidur.

3. Perhatikan keamanan bayi Anda

Jika bayi tidur di tempat tidur Anda, sofa, atau lantai, segera pindahkan bayi Anda ke tempat tidurnya atau tempat yang lebih aman. Upayakan posisi tidur bayi Anda telentang untuk menghindari Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

Pindahkan selimut, bantal, boneka, dan barang lembut lainnya dari boks atau keranjang bayi. Jangan satukan bayi Anda yang sedang tidur dengan hewan piaraan, bahkan boneka maupun bantal.

4. Menyusui sebelum bayi Anda tidur

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang mendapat ASI, lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena SIDS dibandingkan bayi yang tidak mendapatkan ASI.

Jangan lakukan hal-hal ini saat bayi tidur

1. Membangunkan bayi ketika memindahkannya

Sering kali, bayi Anda akan tertidur di tempat selain tempat tidurnya, misalnya mobil, ayunan, atau tempat lainnya. Biarkan si kecil menyelesaikan tidur siangnya di kursi mobil, dan pastikan bayi Anda aman atau tidak terjepit. Tidur sebentar di tempat tersebut bukanlah masalah, asalkan Anda tidak membiarkan bayi Anda tidur semalaman di tempat tersebut.

2. Membiasakan bayi Anda tidur di kereta dorong

Untuk memudahkan bayi tidur, mungkin Anda akan mengajak si kecil berkeliling rumah dengan kereta dorong alias stroller. Hal tersebut boleh saja dilakukan sesekali. Namun, jangan terlalu sering karena bayi yang terbiasa harus ditidurkan dengan “gerakan”, akan lebih sulit tidur di tempat yang tidak bergerak seperti boks atau tempat tidur bayi.

3. Menggendong bayi yang terbangun menangis di tengah tidur

Secara naluriah, tentu Anda akan menggendong si kecil yang tiba-tiba menangis saat tidur untuk memastikan apakah bayi Anda lapar, haus, sakit, atau lainnya. Namun, Anda perlu membiarkan bayi Anda menangis beberapa menit dulu untuk melihat apakah bayi Anda akan kembali tenang dengan sendirinya.

Jika bayi Anda masih menangis dalam waktu yang lama (lebih dari lima menit), kembalilah padanya dan yakinkan bahwa bayi Anda baik-baik saja; karena sebenarnya, menangis adalah bagian dari bagaimana bayi belajar untuk menenangkan diri, dan bukan berarti Anda mengabaikannya.

4. Menggunakan empeng

Penggunaan empeng secara terus-menerus akan membuat bayi Anda lebih sulit tidur atau rewel saat tidak menggunakan empeng tersebut.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Aturan Memberikan Hadiah ke Anak Agar Tak Berdampak Negatif

Memberikan hadiah ke anak merupakan cara baik untuk meningkatkan motivasi anak. Namun, hati-hati dalam memberikannya karena ini juga bisa berdampak buruk.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Waktu Memandikan Bayi, Sebaiknya Pagi atau Sore Hari?

Ada yang bilang sebaiknya memandikan bayi di pagi hari, tapi ada juga yang bilang sore lebih pas. Yang benar yang mana? Simak jawabannya di sini, ya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 16 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Cara Mengatasi Kebiasaan Anak Mengemut Makanan

Kebiasaan anak mengemut makanan dalam waktu lama tanpa menelan, tentu sangat mengganggu. Anda perlu mencoba cara berikut ini untuk mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 16 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Bebaskan Si Kecil Berjalan “Nyeker” untuk Memperkuat Tulang Kakinya

Melihat si kecil yang sibuk kesana kemari berjalan tanpa alas kaki sering membuat orangtua khawatir. Padahal, jalan nyeker bagus untuk kesehatan anak, lho!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 11 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
kulit bayi mengelupas

Kulit Bayi Mengelupas di Minggu Pertamanya, Apakah Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
bayi pakai empeng isap jempol

Empeng Versus Isap Jempol, Mana yang Lebih Baik untuk Si Kecil?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit