Kenapa Bayi Tidak Boleh Minum Air Putih?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin sering dengar bahwa bayi yang masih ASI eksklusif tidak boleh diberi air putih. Anda mungkin juga pernah bertanya mengapa seperti itu padahal air putih justru wajib diminum orang dewasa. ASI pun mengandung air, namun pemberian air putih saja pada bayi ASI eksklusif dapat membuat bayi dikatakan tidak ASI eksklusif lagi. Ya, pemberian air putih untuk bayi ASI eksklusif tidak diperbolehkan. Mengapa?

Mengapa bayi tidak boleh minum air putih?

Mungkin hal ini sepele bagi Anda. Hanya air, tapi mengapa bayi di bawah usia 6 bulan tidak boleh mendapatkannya? Ternyata, pemberian air putih pada bayi dapat menyebabkan masalah kesehatan. Ya, bayi yang mendapatkan air putih di usianya yang masih dini dapat mengakibatkan bayi mengalami diare dan malnutrisi. Terkesan hal kecil, namun dampaknya bisa besar bagi kesehatan bayi.

Diare

Air putih yang diberikan ke bayi mungkin tidak bersih dan bisa saja mengandung bakteri yang menyebabkan bayi terkena infeksi. Tubuh bayi di bawah usia 6 bulan belum mempunyai sistem kekebalan tubuh yang kuat untuk melawan infeksi, sehingga bayi lebih mudah mengalami penyakit infeksi, seperti diare.

BACA JUGA: Penyebab Sembelit dan Diare Pada Bayi yang Baru Lahir

Malnutrisi

Memberikan air putih pada bayi usia kurang dari 6 bulan dapat mengganggu kemampuan tubuh bayi dalam menyerap nutrisi dari ASI. Pemberian air kepada bayi juga dapat membuat bayi kenyang, sehingga ia tidak ingin menyusu lagi. Hal ini membuat bayi ASI eksklusif akan lebih sedikit menerima ASI atau bahkan bisa membuat bayi berhenti menyusu. Inilah sebabnya bayi yang diberi air putih bisa mengalami malnutrisi.

Jika bayi jarang menyusu dan lebih sering diberikan air putih, tentu produksi ASI ibu juga bisa menjadi lebih sedikit. Seberapa sering bayi menyusu sangat berkaitan dengan seberapa banyak tubuh ibu bisa memproduksi ASI. Hal ini seperti siklus yang saling memengaruhi.

Keracunan air

Ini mungkin kasus yang jarang terjadi, namun terlalu banyak air yang masuk ke tubuh bayi dapat menyebabkan bayi mengalami keracunan air, yang kemudian dapat menyebabkan kejang dan bahkan koma. Keracunan air terjadi ketika air yang terlalu banyak dalam tubuh bayi membuat konsentrasi natrium dalam tubuh berkurang. Hal ini menyebabkan terganggunya keseimbangan elektrolit dalam tubuh dan dapat menyebabkan jaringan dalam tubuh membengkak.

Bayi di bawah usia 6 bulan sebenarnya juga belum membutuhkan air. Jangan khawatir bayi akan mengalami dehidrasi jika tidak diberikan air putih. ASI yang bayi terima sebenarnya sudah mengandung air lebih dari 80%. Sehingga, dengan menyusu ASI, bayi sudah cukup mendapatkan cairan. Menyusu ASI dapat memuaskan dahaga bayi, juga melindungi bayi dari infeksi karena ASI mengandung antibodi yang diperlukan bayi. Selain itu, tentunya ASI mengandung banyak nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Hal ini juga menjadi alasan mengapa WHO merekomendasikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi.

BACA JUGA: Fakta Seputar ASI Eksklusif

Kapan bayi boleh mulai minum air putih?

Saat usia bayi sudah agak besar, kira-kira pada usia 4-6 bulan dan Anda sudah mulai mengenalkannya dengan makanan padat, Anda bisa memberikan beberapa sendok air putih beberapa kali dalam sehari. Sebaiknya, tidak lebih dari 60 ml atau kira-kira 4 sendok makan dalam sehari.

Beberapa bayi mungkin juga membutuhkan air putih pada usia ini untuk mencegah atau mengobati sembelit. Tapi, juga jangan terlalu banyak ya, usahakan hanya 60 ml dalam sehari dan terus susui bayi dengan ASI. Menyusui bayi juga dapat membantu mencegah atau mengobati sembelit karena ASI juga mengandung cairan.

Untuk bayi yang lebih besar, sudah mencapai usia 1 tahun, Anda bisa memberikannya minum air putih dengan teratur. Bayi juga membutuhkan minum air putih setelah ia makan makanan padat. Berikan air putih kepada bayi setelah makan menggunakan cangkir atau gelas kecil, Anda tidak perlu memberikannya dengan botol. Anda juga bisa terus menyusui bayi pada saat ini karena bayi masih membutuhkan nutrisi dan antibodi yang terkandung dalam ASI. Lanjutkan untuk menyusui bayi dan tawarkan bayi air putih secukupnya. Biarkan bayi memilih untuk minum air putih sekarang atau nanti. Pada usia yang lebih tua, bayi sudah bisa memilih apa yang ia perlukan.

BACA JUGA: Makanan Pertama yang Sebaiknya Diberikan pada Bayi Usia 6 Bulan

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Sistiserkosis

    Sistiserkosis adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta cara mengontrol dan mencegahnya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Mengenal Penyebab Hingga Cara Mengatasi Diare pada Anak

    Infeksi bisa memengaruhi pencernaan anak sehingga terjadi diare. Apakah ini normal atau bisa berbahaya? Simak penjelasan diare pada anak di artikel ni!

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Gangguan Pencernaan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 31 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit

    Ambeien (Wasir)

    Ambeien (wasir) adalah membengkaknya pembuluh vena di anus yang menyebabkan rasa tidak nyaman dan BAB berdarah. Bagaimana mengobati ambeien?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Kesehatan Pencernaan, Ambeien 30 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

    Salmonellosis

    Salmonellosis adalah penyakit akibat infeksi bakteri Salmonella yang menyerang usus. Bagaimana mengatasi penyakit ini? Simak selengkapnya.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 22 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyakit pada sistem pencernaan

    11 Penyakit yang Paling Sering Terjadi pada Sistem Pencernaan

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
    amenore

    Amenore

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
    keracunan makanan

    Keracunan Makanan

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
    Infeksi Bakteri E Coli

    Infeksi Bakteri E. coli

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit