Perkembangan Bayi 26 Bulan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/01/2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 26 Bulan

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan?

Pada masa perkembangan bayi 25 bulan atau 2 tahun 1 bulan, umumnya si kecil sudah memiliki kemampuan dalam beberapa hal sebagaimana dilansir dari Babycenter, yaitu

  • Menyebutkan objek yang Anda tunjuk.
  • Mengenali orang yang sering ditemui.
  • Mengenali dan mampu menyebutkan anggota tubuh.
  • Merangkai 2-4 kata.
  • Mengikuti arahan sederhana (misalnya membuang sampah).
  • Mengulang kata yang dia dengar.
  • Memperurutkan benda sesuai warna atau bentuk.

Kemampuan motorik kasar

Perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan, dalam hal kemampuan motorik kasar sebagaimana grafik perkembangan anak Denver II sudah mampu melompat, berjalan mundur, melempar bola, menendang bola, dan menaiki anak tangga dengan bantuan orang lain.

Tidak hanya itu, perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan juga terlihat dengan kemampuan anak yang mulai belajar mengendarai sepeda roda tiga.

Melansir dari Kamoopschindrenstheraphy, anak Anda yang berusia 2 tahun 2 bulan bisa berdiri dengan kaki berjinjit, menangkap bola dengan posisi tangan lurus dan menekuknya ketika bola sudah tertangkap, dan melompat dari satu anak tangga.

Kemampuan motorik halus

Si kecil sedang sering menggambar garis? Itu adalah salah satu kemampuan motorik halus yang dimiliki anak dalam perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan. 

Kemampuan motorik halus anak juga sudah bisa melipat kertas menjadi dua, menggambar garis  meski tidak sempurna, membalikkan satu halaman buku, menyusun balok-balok kayu menjadi 8 tingkat.

Di perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan, anak akan cenderung memakai salah satu tangan lebih sering. Di saat seperti ini, Anda bisa mengetahui apakah anak Anda kidal atau tidak.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Anak Anda sedang sering bertanya dan bicara? Itu adalah salah satu tanda perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan dalam hal komunikasi dan bahasa, berjalan dengan baik. Dalam grafik Denver II ditunjukkan bahwa perkembangan bayi 2 tahun 2 bulan setidaknya sudah mampu mengombinasi dua kata menjadi satu kalimat, bahkan lebih.

Ia juga sudah bisa mengenali anggota tubuh, seperti mata, hidung, mulut, telinga, tangan, kaki, dan lainnya. Perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan memperlihatkan pelafalan anak sudah semakin jelas. 

Kemampuan sosial dan emosional

Di perkembangan 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan kemampuan sosial dan emosional anak sedang diasah, begitu juga dengan kesabaran Anda sebagai orang tua.

Anda bisa mengenalkan berbagai jenis emosi pada anak. Salah satu cara agar anak mengerti tentang emosi adalah dengan menjelaskan dengan bahasa yang mudah. 

Ketika Anda menangis, beri penjelasan sederhana bahwa Anda sedang merindukan seseorang dan menangis membuat Anda merasa lebih baik. Ini memberi pemahaman pada anak bahwa menangis bukan hal terlarang bagi anak dan bisa dilakukan sebagai luapan emosi. 

Bagaimana cara membantu perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan? 

Ada beberapa cara membantu perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan yang dapat Anda lakukan:

Beri time out bila anak melakukan kesalahan

Di perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan, anak sedang senang menjelajahi segala hal. Terkadang dia menendang sesuatu, menggigit teman, atau bahkan memukul. Tentu ini tidak bisa Anda biarkan dan diterima.

Anda perlu memberi penjelasan dengan tenang namun tetap tegas bahwa apa yang dilakukannya menyakiti orang lain. Kemudian, alihkan perhatian Anda pada anak yang dilukai agar si kecil bisa mengerti bahwa apa yang dilakukannya menyakiti teman.

Banyak dokter anak merasa di perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan adalah usia yang tepat untuk mulai menggunakan time out pada anak  sebagai alat untuk membantu anak disiplin.

Time out adalah “hukuman” bagi anak jika ia tidak berperilaku baik. Hukuman ini berupa duduk diam tanpa melakukan apa-apa selama beberapa menit. Kunci keberhasilan time out yaitu:

  • Berikan kesempatan pada anak Anda untuk menghentikan kegiatan nakalnya, lalu katakan, “Jika kamu tidak berhenti, kamu harus menjalani time-out”
  • Anda dapat membuat tempat khusus untuk menjalani time-out atau membiarkannya duduk pada tempatnya.
  • Jangan menceramahi anak selama time out.
  • Jelaskan bahwa yang Anda tidak suka adalah sikapnya, bukan anak Anda.
  • Umumnya time out berlaku 1 menit untuk usia per tahun. Sebagai contoh, anak usia 2 tahun berarti time out yang diberikan selama 2 menit. 
  • Jangan terus fokus pada kesalahan anak Anda. Jika waktu time out habis, alihkan ia pada kegiatan yang menyenangkan.

Kesehatan Bayi Usia 26 Bulan

Apa yang harus didiskusikan dengan dokter untuk perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan?

Dalam perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan, kosakata anak Anda akan berkembang hingga 300 kata, dan ia akan mengerti hingga 900 kata. Meski demikian, tidak semua anak mulai bicara kalimat sempurna dengan jelas pada usia 2 tahun.

Anda boleh khawatir dan berdiskusi dengan dokter bila si kecil mengalami hal ini: 

  • Hampir tidak bicara sama sekali.
  • Tidak meniru orang lain bicara.
  • Menghilangkan semua konsonan (“og” untuk “dog”).
  • Tidak menggunakan kalimat terdiri dari 2-4 kata saat usianya hampir 3 tahun.
  • Tidak pernah bertanya dan selalu terlihat stres saat tidak mengerti.

Apa yang harus diketahui untuk perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan?

Dalam perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan, akan tampak perbedaan untuk masing-masing anak dalam kecepatan mencapai kemampuan baru. Pada fase perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan harus mampu:

  • Menunjuk benda yang Anda sebut namanya.
  • Mengenal nama orang, benda, dan bagian tubuh.
  • Menggunakan frasa singkat dan kalimat dengan 2-4 kata.
  • Mengikuti instruksi sederhana.
  • Mengulang kata-kata yang ia dengar.
  • Menemukan benda walaupun Anda menyembunyikan di bawah 2-3 selimut.
  • Memilih benda dengan bentuk atau warna.
  • Bermain pura-pura/imajinasi.

Jika cemas anak Anda terlihat lambat dalam perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan, konsultasikan dengan dokter. Cara terbaik untuk mendiagnosis masalah yaitu melalui penilaian ahli dan observasi berkelanjutan. Berkonsultasi dengan dokter bisa membuat Anda mengetahui lebih lengkap dan detail. 

Hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang harus diperhatikan di perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan?

Seiring dengan perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan, beberapa hal seharusnya tidak luput dari perhatian orangtua, seperti:

Screen time untuk anak

Apakah penggunaan ponsel akan mengganggu perkembangan bayi 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan? Sebenarnya pada usia tersebut anak diperbolehkan menonton atau screen time untuk mendapatkan informasi baru.

Meski begitu, waktu pemakaiannya sangat dibatasi. American Academy of Pediatrics atau AAP menjelaskan bahwa saat menonton TV, tablet atau telepon seluler, anak harus dalam pengawasan orang tua. Anda tetap harus ikut menonton agar apa yang ditonton si kecil tetap terpantau dengan baik.

Car seat untuk anak

Anda sedang mempertimbangkan pemakaian car seat bayi atau kursi khusus di mobil? Sebenarnya ini cukup penting untuk menjaga keamanan anak. Mungkin terlihat lebih mudah jika Anda hanya memangku anak Anda dan tidak harus memasang car seat setiap mau bepergian. Namun, pikirkan baik-baik karena ini menyangkut keselamatan anak.

Car seat mengurangi risiko luka benturan serius, bahkan kematian. Semua orangtua harus memiliki car seat yang mudah digunakan, selalu gunakan setiap kali bepergian sehingga Anda menjadi terbiasa. Hal ini dapat menyelamatkan hidup anak Anda.

Kemudian, bagaimana perkembangan bayi 27 bulan?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit

3 Aktivitas Seru dan Menyenangkan untuk Si Kecil yang Gagap

Orangtua bisa mendorong kemampuan berbicara anak yang gagap lewat aktivitas menyenangkan. Apa saja aktivitas yang cocok untuk anak gagap? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting 07/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Mencegah Anak Shopaholic, Begini Caranya

Anak menjadi kecanduan belanja atau shopaholic memang merepotkan. Kita harus mencegahnya agar tidak terbiasa hingga dewasa. Berikut tips mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Parenting, Tips Parenting 27/03/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
penyebab stunting

Benarkah Cacingan Bisa Menyebabkan Stunting pada Anak?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 5 menit
ruam susu bayi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
akibat anak terlalu sering dibentak

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit