Penyebab Anak Terlambat Jalan dan Cara Melatihnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Anak terlambat jalan merupakan salah satu kekhawatiran yang umum dialami orangtua. Apalagi jika melihat anak-anak seusia buah hati Anda tampak sudah berjalan dengan lancar, bahkan hampir berlari. Hal yang harus dipahami, perkembangan setiap anak memang berbeda.

Berdasarkan grafik perkembangan anak Denver II, usia balita 12-14 bulan adalah masa anak sudah mampu berjalan lancar. Lalu, bagaimana bila di usia tersebut anak belum bisa jalan? Apakah bisa disebut anak terlambat jalan? Berikut ulasan lengkap tentang penyebab dan terapi anak terlambat jalan.

Penyebab anak terlambat jalan

Menuntun anak berjalan pada tahap tumbuh kembang bayi

Merujuk pada situs Healthline, studi menunjukkan bahwa balita terlambat berjalan bisa menjadi salah satu faktor risiko keterlambatan komunikasi, bahkan autisme, ketika anak dewasa nanti. 

Lalu, apa penyebab anak terlambat jalan? Melansir dari Patient, ada beberapa hal yang menjadi penyebab anak terlambat jalan, yaitu:

Pengaruh kemampuan motorik

Dalam beberapa kasus, anak terlambat jalan dipengaruhi kemampuan motorik dari faktor genetik. Jika anak terlambat jalan, kemungkinan ada anggota keluarga yang mengalami hal sama sebelumnya. Ini bukan berarti anak cacat atau ketinggalan. Semua kemampuan motorik berjalan baik dan normal, hanya saja terlambat dibanding teman lain dan ini tidak bahaya. 

Selain itu, anak terlambat jalan juga bisa disebabkan gangguan perkembangan. Bisa jadi anak tidak hanya terlmbat berjalan, tapi juga terlambat dalam perkembangan motorik kasar, halus, bahasa, dan kemampuan sosial. Patient menjelaskan bahwa kondisi ini bisa dipengaruhi oleh hipotonia (rendahnya  tonus otot yang membuat tubuh lebih lemas) dan dysmorphic (gangguan psikologis ketika seseorang cemas pada tampilan fisik dan merasa memiliki kelainan fisik). Ini dapat menyebabkan anak terlambat jalan.

Kelainan pada otot

Dalam situs US National Library of Medicine National Institute of Health (NCBI) dijelaskan, hypertonia adalah kondisi peningkatan tonus otot akibat lesi di otak maupun batang otak. Salah satu kondisi hypertonia ada pada penderita cerebral palsy. Kondisi anak terlambat jalan bisa menjadi tanda awal cerebral palsy dalam kondisi ringan.

Faktor lingkungan

Tidak hanya faktor medis yang bisa menyebabkan anak terlambat jalan, tapi lingkungan dan faktor kebiasaan. Beberapa di antaranya:

  • Infeksi (misalnya, meningitis, ensefalitis, sitomegalovirus).
  • Cedera kepala.
  • Malnutrisi atau gizi buruk.
  • Rakitis atau kelainan tulang yang disebabkan kekurangan vitamin D, kalsium dan fosfat.
  • Obesitas dan hip dysplasia belum terbukti menghambat perkembangan jalan anak
  • Baby walker sedikit berpengaruh pada perkembangan jalan anak.
  • Kebiasaan menaruh anak di boks bayi. Dalam kasus yang sangat ekstrem, kebiasaan atau tradisi menaruh anak di atas kasur atau boks bayi membuat kemampuan motorik kasar anak tidak terlatih. Meski hal ini jarang terjadi, tapi terlalu lama bermain di atas kasur bisa membuat kemampuan motorik halus dan kasar anak menurun dan tidak berkembang.

Riwayat kesehatan anak

Ketika anak terlambat jalan, faktor riwayat kesehatan anak juga bisa berpengaruh. Beberapa hal yang perlu menjadi catatan yaitu:

  • Masalah saat kehamilan.
  • Anak lahir prematur yang membuka kemungkinan terkena intrapartum asphyxia atau cerebral palsy.
  • Anak mengalami penyakit kuning.
  • Pemberian makan yang tidak tepat pada anak.
  • Rekam jejak orang tua saat berjalan pertama kali (apakah mengalami keterlambatan juga atau tidak).

Kapan harus khawatir dan membawa anak ke dokter?

dokter anak

Ketika anak usia 14 bulan belum bisa berjalan, tentu ada rasa khawatir apakah bisa dibilang anak terlambat jalan. Namun, merujuk pada situs Healthline, rentang anak belajar jalan di usia 12-17 bulan. Orang tua perlu waspada ketika anak usia 18 bulan belum bisa berjalan sama sekali. 

Untuk menentukan kemampuan anak berjalan, perhatikan keterampilan motorik anak. Sebagai contoh, anak usia 14 bulan belum bisa berjalan tapi ia sudah bisa berdiri sendiri, menarik mainan, atau melempar bola. Ini termasuk perkembangan motorik kasar yang baik dalam perkembangan anak. 

Hal penting lain yang perlu diingat adalah anak yang lahir prematur memiliki garis perkembangan berbeda dengan anak yang lahir di usia kehamilan yang sesuai. Pakai usia koreksi yang sesuai dengan tanggal lahir asli anak. Jadi, kalau usia anak 14 bulan tapi Anda melahirkan 3 bulan lebih awal, berarti usia anak yang sesuai dengan perkembangannya adalah 11 bulan. 

Bila usia anak sesuai dengan hari perkiraan lahir, Anda perlu mewaspadai beberapa hal di bawah ini sebagai tanda anak terlambat jalan.

  • Tidak bisa berdiri sendiri.
  • Tidak bisa menarik sesuatu, seperti tali, taplak meja, atau mainan.
  • Tidak bisa bangkit dari duduk.
  • Tidak bisa mendorong mainan sambil berdiri.
  • Anak usia 18 bulan belum bisa jalan sama sekali.
  • Anak berjalan dengan tumit.

Cara melatih atau terapi anak terlambat jalan di rumah

cara merangsang anak belajar jalan

Kemampuan berjalan setiap anak memang berbeda. Namun, bila Anda sudah berkonsultasi dengan dokter dan anak dinyatakan terlambat berjalan, perlu dilakukan terapi atau cara melatih anak agar perkembangan motorik kasar anak berjalan dengan baik. Berikut terapi anak terlambat jalan yang bisa dilakukan di rumah, melansir dari What To Expect:

Pancing dengan mainan

Bila si kecil terlihat tidak percaya diri atau ogah-ogahan saat belajar jalan, pancing dia untuk melangkah dengan menyimpan mainan di jarak yang tidak bisa dia jangkau. Ini cara yang sama ketika memancing anak merangkak dan salah satu terapi anak terlambat jalan.

Ketika ia berusaha untuk meraih mainan tersebut, beritahu arahnya. Apakah ke kanan atau ke kini. Selain sebagai terapi anak terlambat jalan, ini juga bermanfaat untuk melatih koordinasi antara tangan dan otak anak

Beri media sebagai bantuan

Anda bisa memakai push walker sebagai alat untuk memicu anak untuk percaya diri berjalan. Namun, alat itu tidak wajib, Anda bisa memakai perabotan yang ada di rumah untuk didorong si kecil, misalnya kursi, meja kecil, atau sofa kecil yang ringan. 

Bantu si kecil untuk menyeimbangkan tubuhnya ketika berpegangan pada alat bantu tersebut. Tetap bersiaga di belakang anak, untuk mencegahnya terjatuh ke belakang atau kepala terbentur ketika sedang berlatih. Cara murah ini bisa menjadi terapi anak terlambat jalan.

Ulurkan tangan ketika ia berjalan

Anak sering tidak percaya diri saat sedang belajar jalan. Beri si kecil semangat dengan berada di depannya lalu ulurkan tangan Anda agar ia meraihnya. Anda juga bisa meminta anak untuk mengikuti kemana pun Anda berjalan menelusuri ruangan lain. Ini salah satu terapi anak terlambat jalan.

Apresiasi anak saat mulai belajar jalan

Memaksa anak untuk belajar jalan tentu bukan cara yang baik. Meski gemas melihat langkah si kecil hanya sedikit, tetap beri apresiasi. Tersenyum saat ia berhasil berjalan, beri kalimat semangat tanpa membuatnya tertekan. Misalnya “hore, sudah tambah dua langkah. Besok kita coba lagi kalau kamu lelah, ya.”

Tidak lupa untuk menatapnya saat memberi apresiasi setelah apa yang dilakukannya. Ini membuat anak lebih semangat dalam mengikuti terapi anak terlambat jalan.

Beri rasa nyaman ketika anak jatuh

Jatuh adalah hal wajar ketika anak belajar jalan. Penting untuk Anda memberi rasa nyaman pada anak, meski ia terjatuh. Melansir dari Healthline, ini penting untuk memupuk rasa percaya diri dalam diri dan lingkungan. Sehingga anak merasa aman, meski terjatuh. Anda dapat menghibur ketika anak jatuh atau memberi alas atau bantalan yang empuk di sekitar anak, sehingga saat anak jatuh tidak terbentur benda keras.

Hindari pemakaian baby walker

American Academy of Pediatrics merekomendasikan untuk tidak menggunakan baby walker sebagai alat terapi anak terlambat jalan. Baby walker berbahaya untuk keselamatan anak karena pergerakan roda tidak bisa dikendalikan oleh anak. Beberapa kasus yang terjadi, anak terjatuh di tangga karena pemakaian baby walker yang kemudian menyebabkan kepala dan lehernya terluka. 

Jangan bandingkan kemampuan anak

Hal yang harus dipahami adalah kemampuan setiap anak berbeda. Ketika melakukan terapi anak terlambat jalan, Anda perlu menurunkan ekspektasi dan berhenti membandingkan keterampilan si kecil dengan anak lain. Kebiasaan ini bisa memberi efek negatif untuk perkembangan anak di kemudian hari.

Pada dasarnya, berjalan termasuk ke dalam keterampilan motorik kasar yang sangat penting dalam perkembangan anak. Kegiatan ini melibatkan otot kasar seperti lengan, kaki, dan betis.

Terapi anak terlambat jalan bisa dilakukan di rumah dengan membuat lintasan dengan barang-barang sederhana yang bisa memancing anak untuk berjalan. Tidak hanya penting untuk motorik kasar, berjalan dan aktivitas fisik lainnya melatih koordinasi antara tubuh bagian atas dan bawah.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

Cara melatih anak berjalan

5 Cara Efektif Melatih Agar Anak Cepat Berjalan Sendiri

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 Agustus 2017 . Waktu baca 8 menit