Kenapa Si Kecil Suka Sekali Mencubit dan Menarik Rambut?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang punya bayi atau balita, mungkin sering jadi korban. Ya, hampir semua bayi sering kali mencubit bahkan menarik rambut, entah itu saat digendong, ketika ditidurkan, atau saat bermain. Bukannya gemas pada Anda, ternyata ada alasan lain mengapa sang buah hati suka melakukannya.

Alih-alih gemas, ini alasan bayi suka mencubit dan menarik rambut

bayi merangkak

Bukannya kesal atau merasa gemas dengan Anda, si kecil sebenarnya mencubit atau menarik rambut karena ingin mengenal lingkungannya. Ya, ini adalah cara bayi untuk mengetahui dan mengenal lingkungan sekitar.

Bayi yang berusia 6-12 bulan, biasanya melakukan hal ini karena rasa ingin tahunya yang besar. Misalnya, saat bayi menarik rambut Anda, pada dasarnya ia ingin tahu respon Anda terhadap apa yang ia lakukan.

Bila Anda tertawa, ia mungkin akan melakukannya lagi dan melihat apakah reaksi Anda akan sama atau tidak. Sebaliknya, jika Anda marah, si kecil akan berusaha untuk mengenali respon tersebut. Selain itu, menarik dan mencubit adalah salah satu caranya untuk melatih otot-otot tangan mereka.

Berbeda dengan anak yang sudah beranjak ke usia 2 tahun lebih, mencubit dan menarik rambut biasanya dilakukan untuk menunjukkan rasa emosi yang dimilikinya. Entah itu marah, kesal, atau sedih.

Bagaimana cara merespon kebiasaan anak ini?

perkembangan balita

Meskipun mencubit dan menarik-narik rambut adalah hal yang sepele, tetapi cara Anda merespon ini bisa menentukan perilaku anak di masa depan. Tentunya, cara menanggapi kebiasaan ini akan berbeda-beda tergantung dengan usia anak.

Cara merespon bayi yang mencubit dan menarik rambut

Bayi pada dasarnya melakukan ini untuk melihat respon dan mempelajarinya. Maka itu, untuk membuat ini tidak jadi perilaku yang akan dilakukannya lagi dan lagi, sebaiknya Anda beri penjelasan secara verbal dan jelas ke anak.

Misalnya, Anda bisa mengatakan “tidak” sambil menggelengkan kepala. Selanjutnya, angkat tangan Anda misalnya yang sedang menarik rambut, dan jelaskan lagi bahwa Anda tidak menyukainya, dengan mengatakan “tidak boleh”.

Jika bayi melakukan hal ini lagi, berikan terus respon yang sama.

Selanjutnya ketika bayi sudah mengubah tindakannya, berilah pujian, senyuman, atau pelukan. Contohnya, ketika si kecil sudah tak lagi menarik rambut tapi mengelus Anda dengan lembut. Nah, itu tandanya si kecil sudah mengerti dan berikan respon positif padanya.

Cara merespon balita yang suka mencubit dan menarik rambut

Jika anak masih suka melakukan kebiasaan mencubit dan menarik rambut, pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencari tahu kenapa anak melakukan hal itu. Dari sinilah Anda bisa menentukan respon apa yang tepat.

Misalnya, kalau anak mencubit karena dia tidak dapat mengeluarkan kata-kata untuk menjelaskan perasaannya, sebaiknya coba untuk mengatasinya dengan tenang, jangan langsung terbawa emosi.

Bilang pada anak apa yang terjadi, dan mencubit atau menarik rambut tidak akan membuatnya lebih lega. Ketenangan saat menghadapi anak ini akan mengajarkan anak Anda tentang bagaimana menghadapi situasi yang membuat kesal.

Contoh lainnya, jika anak mencari perhatian Anda dengan mencubit atau menarik rambut, tetap tenang dan alihkan perhatian Anda.

Anda juga bisa mengajari kata-kata mengenai perasaan kepada anak ketika dia merasa tidak suka dan mencubit orang lain. Contohnya, “kamu merasa kesal ya nak? Ini dapat membantu anak menambah kosa katanya. Anak jadi paham kalau situasi seperti ini, artinya saya sedang kesal.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Produk Skincare yang Ampuh untuk Merawat Kulit Remaja

Saat memasuki masa puber, Anda perlu memerhatikan kesehatan kulit anak. Agar terawat dengan baik, apa saja skincare untuk remaja yang ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Remaja, Kesehatan Remaja, Parenting 2 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Kapan Waktu yang Tepat Minum Obat Cacing?

Cara terbaik untuk mencegah dan mengobati cacingan ini adalah dengan minum obat cacing. Namun, kapan tahu waktu yang tepat minum obat cacing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 29 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tahapan Perkembangan Remaja Mulai dari Usia 10-18 Tahun

Mengetahui tahap perkembangan remaja menjadi panduan dalam memantau tumbuh kembangnya. Berikut berbagai aspek yang terjadi dalam tumbuh kembang remaja.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Remaja, Tumbuh Kembang Remaja, Parenting 27 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Kapan Bayi Bisa Melihat Sekitarnya dengan Baik dan Jelas?

Apa yang bisa dilihat bayi baru lahir berbeda dengan yang dilihat oleh anak-anak maupun orang dewasa. Lalu, kapan bayi bisa melihat dengan jelas?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 14 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kms

Kartu Menuju Sehat (KMS), Manfaat dan Cara Membacanya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
depresi pada remaja

Ciri Depresi Pada Remaja dan Hal yang Perlu Orangtua Lakukan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
manfaat baca buku untuk anak

Penting! Ini 5 Manfaat Baca Buku untuk Tumbuh Kembang Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Konten Bersponsor
cara meningkatkan daya ingat anak

5 Cara Efektif Meningkatkan Daya Ingat Anak Sejak Dini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Nadhila Erin
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit