Timolol obat apa?

Oleh

Nama Generik: Timolol Merek: Isotic Adretor, Opthil, Tim-Opthal, Nyolol dan Ximex Opticom.

Penggunaan

Untuk apa Timolol?

Timolol adalah obat yang umumnya digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Menurunkan tekanan darah dapat membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal. Obat ini juga digunakan setelah serangan jantung untuk mencegah terjadinya serangan kembali.

Obat ini termasuk golongan beta blocker. Obat ini bekerja dengan memblok kerja bahan kimia tubuh tertentu seperti epinefrin pada jantung dan pembuluh darah. Efeknya menurunkan denyut jantung, tekanan darah dan ketegangan jantung.

Obat ini juga digunakan untuk mencegah sakit kepala sebelah.

PENGGUNAAN LAIN: Section ini berisi penggunaan obat yang tidak disebutkan di label yang disetujui profesional namun dapat diresepkan oleh dokter Anda. Gunakan obat ini pada kondisi yang disebutkan pada section ini hanya bila diresepkan oleh dokter Anda.

Obat ini juga dapat digunakan untuk mencegah nyeri dada (angina stabil kronis).

Bagaimana cara penggunaan Timolol?

Minumlah obat ini sesuai anjuran dokter, biasanya sekali atau dua kali sehari dengan atau tanpa makanan.

Dosis disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan respon Anda pada terapi.

Untuk terapi tekanan darah tinggi, jangan menggunakan obat lebih dari 60 mg  per hari. Untuk pencegahan migrain, jangan menggunakan obat lebih dari 30 mg per hari.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Untuk membantu Anda, gunakan setiap hari dalam waktu yang sama.

Untuk terapi tekanan darah tinggi, butuh waktu beberapa minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Tetap lanjutkan pengobatan walaupun Anda sudah merasa sehat. Kebanyakan orang dengan tekanan darah tinggi tidak merasa dirinya sakit.

Untuk mencegah nyeri dada atau sakit kepala sebelah, penting untuk menggunakan obat ini secara teratur sesuai yang diresepkan. Obat ini tidak boleh digunakan untuk mengobati nyeri dada atau migrain saat kejadian. Gunakan obat lain untuk meredakan serangan mendadak yang dianjurkan dokter (misalnya, tablet nitroglycerin digunakan di bawah lidah untuk nyeri dada, obat “triptan” seperti sumatriptan untuk migrain). Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk informasi lebih rinci.

Beritahukan dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau bahkan memburuk (misalnya tekanan darah Anda tetap tinggi atau meningkat, jika nyeri dada atau migrain Anda terjadi lebih sering).

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Timolol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Timolol untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa untuk Hipertensi:

Dosis awal: 10 mg secara oral dua kali sehari

Dosis rumatan: 10-20 mg secara oral dua kali sehari

Dosis Dewasa untuk Angina Pectoris:

Dosis awal: 10 mg secara oral dua kali sehari

Dosis rumatan: 10-20 mg secara oral dua kali sehari

Dosis Dewasa untuk Infark Miokard:

Dosis awal: 10 mg secara oral dua kali sehari

Dosis Dewasa untuk Profilaksis Migrain:

Dosis awal: 10 mg secara oral dua kali sehari

Dosis rumatan: 10-30 mg diberikan dalam 1-2 dosis terbagi

Bagaimana dosis Timolol untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah Timolol tersedia?

Timolol tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Tablet

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Timolol?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter jika Anda mengalami salah satu efek samping serius berikut ini:

  • Denyut jantung lambat atau tidak teraba
  • Terasa seperti melayang, pingsan
  • Sesak napas, bahkan dengan aktivitas ringan
  • Ankle atau kaki bengkak
  • Mual, nyeri perut, demam ringan, tidak napsu makan, urin gelap, BAB dempul, sakit kuning (kulit atau mata menguning)
  • Depresi
  • Tangan dan kaki terasa dingin

Efek samping yang lebih ringan lebih sering terjadi, seperti:

  • Berkurangnya napsu birahi, impotensi, atau sulit mencapai orgasme
  • Gangguan tidur (insomnia)
  • Lelah
  • Cemas, gugup

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Timolol?

Dalam menggunakan obat ini, risiko penggunaan obat harus dipertimbangkan dengan manfaat yang didapat. Keputusan dibuat oleh dokter dan Anda. Untuk obat ini, hal berikut harus dipertimbangkan:

Alergi

Beri tahukan dokter jika Anda pernah mengalami reaksi alergi pada obat ini atau obat lain. Dan juga beri tahukan jika Anda memiliki alergi pada hal lain, seperti makanan, pewarna, bahan pengawet, atau binatang. Untuk produk non resep, baca kandungan dalam kemasan dengan cermat.

Anak-anak

Penelitian belum menunjukkan hubungan usia terhadap efek timolol pada populasi anak-anak. Keamanan dan efikasinya belum diketahui.

Lansia

Penelitian belum menunjukkan masalah lansia yang spesifik, jadi manfaatnya masih terbatas pada lansia. Meski begitu, pasien lansia lebih mudah mengalami gangguan hati, ginjal atau jantung akibat usia, yang membutuhkan penyesuaian dosis pada pasien yang menerima timolol.

Apakah Timolol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,

·      N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Timolol?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walaupun obat tertentu tidak dapat digunakan bersamaan, pada kasus lain 2 obat berbeda dapat digunakan bersamaan walaupun dapat terjadi interaksi obat. Pada kasus ini, dokter dapat mengubah dosis, atau peringatan lain mungkin dibutuhkan. Beritahukan dokter jika Anda menggunakan obat resep atau nonresep lainnya.

Menggunakan obat ini dengan obat lain biasanya tidak dianjurkan, namun dapat dibutuhkan pada beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter Anda mungkin telah mengubah dosis atau frekuensi penggunaan satu atau kedua obat.

  • Albuterol
  • Arformoterol
  • Bambuterol
  • Clenbuterol
  • Colterol
  • Crizotinib
  • Dronedarone
  • Fenoldopam
  • Fenoterol
  • Fingolimod
  • Fluoxetine
  • Formoterol
  • Hexoprenaline
  • Indacaterol
  • Isoetharine
  • Lacosamide
  • Levalbuterol
  • Metaproterenol
  • Olodaterol
  • Pirbuterol
  • Procaterol
  • Reproterol
  • Ritodrine
  • Rivastigmine
  • Salmeterol
  • Terbutaline
  • Tretoquinol
  • Tulobuterol
  • Vilanterol

Interaksi obat dapat meningkatkan risiko efek samping yang serius, namun penggunaan kedua obat mungkin merupakan terapi terbaik bagi Anda. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter Anda mungkin telah mengubah dosis atau frekuensi penggunaan satu atau kedua obat.

  • Aceclofenac
  • Acemetacin
  • AmtolmetinGuacil
  • Aspirin
  • Bromfenac
  • Bufexamac
  • Celecoxib
  • Choline Salicylate
  • Clonixin
  • Dexibuprofen
  • Dexketoprofen
  • Diclofenac
  • Diflunisal
  • Dipyrone
  • Etodolac
  • Etofenamate
  • Etoricoxib
  • Felbinac
  • Fenoprofen
  • Fepradinol
  • Feprazone
  • Floctafenine
  • Flufenamic Acid
  • Flurbiprofen
  • Ibuprofen
  • Ibuprofen Lysine
  • Indomethacin
  • Ketoprofen
  • Ketorolac
  • Lornoxicam
  • Loxoprofen
  • Lumiracoxib
  • Meclofenamate
  • Mefenamic Acid
  • Meloxicam
  • Morniflumate
  • Nabumetone
  • Naproxen
  • Nepafenac
  • Niflumic Acid
  • Nimesulide
  • Oxaprozin
  • Oxyphenbutazone
  • Parecoxib
  • Phenylbutazone
  • Piketoprofen
  • Piroxicam
  • Pranoprofen
  • Proglumetacin
  • Propyphenazone
  • Proquazone
  • Rofecoxib
  • Salicylic Acid
  • Salsalate
  • Sodium Salicylate
  • St John’s Wort
  • Sulindac
  • Tenoxicam
  • Tiaprofenic Acid
  • Tolfenamic Acid
  • Tolmetin
  • Valdecoxib

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Timolol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Timolol?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Angina (nyeri dada berat)—dapat memicu nyeri dada jika dihentikan mendadak
  • Asma
  • Bradikardia (denyut jantung lambat)
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) berat
  • Sumbatan jantung atau
  • Gagal jantung—tidak boleh diberikan pada pasien dengan kondisi ini
  • Penyakit pembuluh darah (khususnya pembuluh darah otak)
  • Riwayat stroke—gunakan dengan hati-hati. Obat ini dapat memperburuk kondisi ini
  • Diabetes
  • Hipertiroid (tiroid overaktif)
  • Hipoglikemia (gula darah rendah)—dapat menutupi gejala penyakit ini, seperti denyut jantung cepat
  • Penyakit ginjal berat
  • Penyakit hati— Gunakan dengan hati-hati. Efek dapat meningkat akibat melambatnya pembuangan obat dari tubuh
  • Penyakit paru (misalnya bronkitis, emfisema)—dapat menyebabkan sulit bernapas pada pasien dengan kondisi ini
  • Myasthenia gravis—dapat memperburuk gejala kondisi ini, seperti lemah otot

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca