Lapatinib obat apa?

Oleh

Nama Generik: Lapatinib Merek: Tykerb.

Penggunaan

Untuk apa lapatinib?

Lapatinib digunakan bersama dengan obat lain (capecitabine) untuk mengobati kanker payudara jenis tertentu (HER2-positive) yang belum merespon pada pengobatan standar. Lapatinib juga dapat digunakan bersama dengan obat lain (letrozole) untuk mengobati kanker payudara HER2-positive pada wanita setelah menopause. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Bagaimana cara penggunaan lapatinib?

Gunakan obat ini dengan cara diminum satu jam sebelum atau setelah makan, biasanya sekali sehari atau sebagaimana dianjurkan dokter Anda. Penting untuk diingat jangan menggunakan obat ini lebih dari sekali sehari.

Dosis berdasarkan kondisi medis Anda, respons pada pengobatan, dan beberapa obat lain yang mungkin Anda gunakan. Jangan meningkatkan dosis atau menggunakan obat ini lebih banyak dari yang diresepkan. Kondisi Anda tidak akan cepat membaik namun. risiko efek-efek samping serius mungkin meningkat.

Hindari mengonsumsi grapefruit atau jus grapefruit saat menjalani pengobatan dengan obat ini kecuali dokter menginstruksikan sebaliknya. Grapefruit dapat meningkatkan jumlah obat-obat tertentu di dalam aliran darah Anda. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut. Karena obat ini dapat diserap melalui kulit dan paru-paru, wanita hamil atau yang merencanakan kehamilan tidak boleh menyentuh obat ini atau menghirup remahan tablet. Ikuti instruksi dokter Anda untuk mengetahui bagaimana cara menggunakan capecitabine atau letrozole dengan lapanitib dengan benar.

Bagaimana cara penyimpanan lapatinib?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis lapatinib untuk orang dewasa?

Dosis untuk kanker payudara pada orang dewasa. Kanker payudara metastatik HER2 positif:

Dosis awal: 1250 mg (5 tablet) oral sekali sehari dari hari 1 hingga 21 secara berkelanjutan dikombinasikan dengan capecitabine

Bagaimana dosis Lapatinib untuk anak-anak?

Dosis untuk anak-anak belum ditentukan. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Dalam bentuk dosis apakah lapatinib tersedia?

Tablet, oral: 250 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena lapatinib?

Segera cari pertolongan gawat darurat apabila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: ruam, kesulitan bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter segera apabila Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • detak jantung yang cepat dan berdegup
  • pusing yang ekstrem dan merasa lelah
  • merasa ingin pingsan
  • diare berat
  • batuk kering, kesulitan bernapas
  • luka di dalam mulut atau pada bibir
  • mimisan
  • mual, sakit perut bagian atas, gatal, kehilangan nafsu makan, urin berwarna gelap, feses berwarna pucat, kekuningan pada kulit dan mata

Efek samping yang kurang serius termasuk:

  • diare ringan, sakit perut
  • rasa sakit atau kemerahan pada telapak tangan atau kaki
  • kulit kering, ruam ringan
  • kerontokan yang tidak biasa
  • masalah dengan kuku jari tangan atau kuku jari kaki

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan lapatinib?

Sebelum menggunakan Lapatinib, beri tahu dokter apabila Anda memiliki alergi terhadap lapatinib, obat-obatan lain, atau komposisi apapun dalam produk lapatinib yang diresepkan. Tanyakan daftar komposisi pada apoteker Anda. Beri tahu dokter dan apoteker apa obat-obatan resep dan resep, vitamin, siplemen, dan produk herbal yang Anda konsumsi atau berencana untuk mengonsumsi. Pastikan Anda menyebutkan obat-obatan berikut: antibiotik tertentu seperti clarithromycin (Biaxin, dalam Prevpac), erythromycin (E.E.S., E-Mycin, Erythrocin), moxifloxacin (Avelox), rifabutin (Mycobutin), rifampin (Rifadin, dalam Rifamate, dalam Rifater, Rimactane), rifapentine (Priftin), sparfloxacin (Zagam), dan telithromycin (Ketek) antifungals seperti itraconazole (Sporanox), ketoconazole (Nizoral), dan voriconazole (Vfend) calcium channel blocker seperti amlodipine (Norvasc, dalam Caduet dan Lotrel), diltiazem (Cardizem, Dilacor, Tiazac, lainnya), felodipine (Plendil, dalam Lexxel), nifedipine (Adalat, Nifedical XL, Procardia, lainnya), nisoldipine (Sular), dan verapamil (Calan, Isoptin, Verelan, lainnya) cisapride (Propulsid), dexamethasone (Decadron, Dexpak) obat-obatan depresi tertentu seperti nefazodone obat kemoterapi tertentu termasuk daunorubicin (Cerubidine, DaunoXome), doxorubicin (Adriamycin, Doxil, Rubex), epirubicin (Ellence), idarubicin (Idamycin), tamoxifen (Nolvadex), valrubicin (Valstar), vinblastine, dan vincristine obat-obatan tertentu untuk human immunodeficiency virus (HIV) atau acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) termasuk atazanavir (Reyataz), indinavir (Crixivan), nelfinavir (Viracept), ritonavir (Norvir, dalam Kaletra), dan saquinavir (Invirase) obat untuk denyut jantung yang tidak teratur including amiodarone (Cordarone), disopyramide (Norpace), dofetilide (Tikosyn), procainamide (Procanbid), quinidine, dan sotalol (Betapace, Betapace AF, Sorine) obat-obatan tertentu untuk kejang seperti carbamazepine (Carbatrol, Epitol, Tegretol), phenobarbital (Luminal), dan phenytoin (Dilantin, Phenytek) pimozide (Orap) dan thioridazine. Dokter Anda mungkin perlu mengganti dosis obat-obatan atau mengawasi Anda untuk efek-efek samping. Banyak obat lain juga berinteraksi dengan lapatinib, jadi pastikan Anda memberi tahu dokter mengenai obat-obatan yang Anda gunakan, meskipun tidak ada pada daftar ini.

Beri tahu dokter mengenai produk herbal yang Anda gunakan, khususnya St. john’s wort. Beli tahu dokter apabila Anda memiliki atau pernah memiliki denyut jantung yang lambat, cepat, atau tidak teratur Prolonged QT interval (masalah jantung yang jarang terjadi yang dapat mengakibatkan detak jantung yang tidak teratur, pingsan, atau kematian mendadak) tingkat magnesium atau potassium yang rendah dalam darah atau penyakit jantung dan paru-paru.

Beri tahu dokter apabila Anda hamil, merencanakan kehamilan, menyusui. Bicarakan pada dokter mengenai metode kb yang dapat dijalani saat menggunakan lapanitib. Apabila Anda hamil saat menggunakan lapatinib, hubungi dokter. Lapanitib dapat membahayakan janin.

Penting untuk diketahui bahwa lapanitib sering menyebabkan diare, yang dapat memburuk. Beri tahu dokter apabila Anda mengalami diare saat menggunakan lapanitib. Dokter mungkin akan menginstruksikan untuk minum banyak cairan, membuat perubahan pada pola makan Anda, menggunakan obat untuk mengontrol diare dan mencegah dehidrasi (kehilangan terlalu banyak air dari tubuh Anda). Beri tahu dokter segera apabila Anda mengalami gejala dehidrasi berikut: kehausan ekstrim, mulut dan atau kulit kering, kurangnya buang air kecil, mata yang turun, atau jantung yang berdetak dengan cepat.

Apakah lapatinib aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

belum diketahui apabila lapatinib dapat keluar melalui ASI dan dapat membahayakan bayi menyusui. Jangan menyusui saat menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan lapatinib?

Interaksi obat dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko Anda untuk terkena efek samping serius. Dokumen ini tidak menyertakan semua interaksi obat yang dapat terjadi. Simpan daftar produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan beri tahu dokter dan apoteker Anda. Jangan memulai, menghentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa sepengetahuan dokter Anda.

Obat-obatan yang dapat berinteraksi dengan Lapatinib adalah:

  • bosentan (Tracleer)
  • conivaptan (Vaprisol)
  • dexamethasone (Decadron, Hexadrol)
  • digoxin (Lanoxin, Lanoxicaps)
  • imatinib (Gleevec)
  • isoniazid (for treating tuberculosis)
  • midazolam (Versed)
  • sirolimus (Rapamune) atau tacrolimus (Prograf)
  • St. John’s wort
  • rifabutin (Mycobutin), rifampin (Rifadin, Rifater, Rifamate), atau rifapentine (Priftin)
  • antibiotik seperti clarithromycin (Biaxin), erythromycin (E.E.S., EryPed, Ery-Tab, Erythrocin), levofloxacin (Levaquin), pentamidine (NebuPent, Pentam), dan lainnya
  • antidepresan seperti nefazodone, amitriptylline (Elavil, Vanatrip), citalopram (Celexa), desipramine (Norpramin), fluoxetine (Prozac, Sarafem), dan lainnya
  • antifungal seperti itraconazole (Sporanox) atau ketoconazole (Nizoral)
  • barbiturat seperti phenobarbital (Solfoton)
  • obat jantung atau tekanan darah seperti diltiazem (Cartia, Cardizem), felodipine (Plendil), nifedipine (Nifedical, Procardia), atau verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan)
  • obat ritme jantung seperti amiodarone (Cordarone, Pacerone), disopyramide (Norpace), propafenone (Rythmol), quinidine (Quin-G), sotalol (Betapace), dan lainnya
  • obat-obatan HIV atau AIDS
  • obat-obatan untuk mencegah dan mengobati mual dan muntah seperti dolasetron (Anzemet) atau ondansetron (Zofran)
  • obat-obatan untuk mengobati narcolepsy
  • obat-obatan untuk mengobati gangguan psikiatrik, seperti clozapine (FazaClo, Clozaril), haloperidol (Haldol), pimozide (Orap), atau ziprasidone (Geodon)
  • obat-obatan sakit kepala migraine seperti sumatriptan (Imitrex)
  • obat-obatan narkotika seperti methadone (Dolophine, Methadose) or
  • obat-obatan kejang seperti carbamazepine (Carbatrol, Tegretol), felbamate (Felbatol), oxcarbazepine (Trileptal), phenytoin (Dilantin), atau primidone (Mysoline).

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan lapatinib?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda. Hindari minum jus grapefruit saat sedang mengonsumsi obat ini.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan lapatinib?

Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • diare
  • penyakit liver, atau riwayat penyakit liver
  • penyakit paru-paru (misalnya penyakit paru-paru interstitial, pneumonitis), atau riwayat penyakit paru-paru—guenakan dengan hati-hati. Dapat memperburuk kondisi ini.
  • penyakit jantung, atau riwayat penyakit jantung.
  • masalah ritme jantung (misalnya, sindrom Long QT bawaan) atau
  • hipokalemia (potassium rendah di dalam darah)
  • hipomagnesemia (magnesium rendah dalah darah)—gunakan dengan hati-hati. Dapat memperburuk efek samping.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis dapat berupa gejala hipoglikemia dan yang berikut:

  • diare
  • muntah

Apa yang harus Saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca