Iohexol

Oleh

Tanggal update Mei 11, 2020
Bagikan sekarang

Iohexol Obat Apa?

Untuk apa iohexol?

Obat ini umumnya digunakan sebelum tes menggunakan sinar X (seperti CT scan). Iohexol mengandung yodium dan tergolong ke dalam kelas obat yang dikenal sebagai media kontras atau pewarna. Ia bekerja dengan menambahkan kontras pada bagian tubuh dan cairan dalam tes pencitraan ini. Iohexol dapat memperjelas gambar yang diperoleh selama CT scan, sehingga dokter dapat lebih mudah mendiagnosis kondisi Anda.

Bagaimana cara penggunaan iohexol?

Baca petunjuk dokter tentang waktu serta cara penggunaan Iohexol sebelum pemeriksaan. Agar lebih mudah ditelan, minumlah dengan air, minuman berkarbonasi, susu, atau jus. Dokter atau apoteker harus memberitahu Anda jumlah Iohexol yang digunakan serta berapa banyak cairan yang dapat dicampurkan.

Obat ini diminum sesuai arahan dokter. Baisanya diminum sebelum pemeriksaan dimulai. Dosis dibuat berdasarkan pada tes khusus penggambaran, usia, dan berat badan. Minumlah banyak cairan ketika menggunakan obat ini, kecuali diarahkan sebaliknya dokter Anda.

Obat ini juga dapat diberikan oleh perawat profesional Anda melaui injeksi ke pembuluh darah, sendi, tulang belakang, atau ditempatkan dalam kandung kemih atau rektum. Jika diberikan cara ini, terdapat tindakan pencegahan yang berbeda serta efek samping yang harus diperhatikan. Bicarakan dengan dokter atau apoteker untuk lebih jelasnya.

Bagaimana cara penyimpanan iohexol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Aturan Pakai Iohexol

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis iohexol untuk orang dewasa?

Ikuti dosis yang telah ditetapkan dokter atau sesuai dengan yang tertera di kemasan obat.

Bagaimana dosis iohexol untuk anak-anak?

Ikuti dosis yang telah ditetapkan dokter atau sesuai dengan yang tertera di kemasan obat.

Dalam dosis apakah iohexol tersedia?

Injeksi: 180 mg/ml, 240 mg/ml, 300 mg/ml.

Dosis Iohexol

Efek samping apa yang dapat dialami karena iohexol?

Efek samping termasuk:

Flushing atau sensasi panas; nyeri, ekstravasasi, thrombophlebitis pada area bekas suntikan, mual, muntah, sakit kepala, dan pusing, urtikaria, pruritus, pucat, berkeringat, lidah terasa seperti logam, kelemahan, batuk, rhinitis, bersin, lachrymation, gangguan penglihatan; hipotensi, takikardia, bradikardia, kelainan EKG sementara, gangguan hemodinamik; dyspnoea, bronkospasme, angioedema, urtikaria yang berat, kejang, parestesia, lumpuh, gagal ginjal akut; tromboemboli, Disseminated Intravascular Coagulation, trombositopenia, hipertiroidisme, tiroid tirotoksikosis. Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Efek samping Iohexol

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan iohexol?

Sebelum menggunakan obat ini, beritahu dokter jika Anda memiliki:

  • prosedur khusus. Intratekal: Mielografi pada infeksi lokal atau sistemik yang signifikan di mana kemungkinan terjadi bakteremia; Penggunaan bersamaan dengan kortikosteroid; ulangi pemakaian myelography jikalau kegagalan teknis (risiko overdosis) terjadi.
  • hysterosalpingography: Selama periode menstruasi atau saat mendekati menstruasi; infeksi; kehamilan, 6 bulan setelah penghentian kehamilan atau 30 hari setelah konisasi atau kuretase.
  • alergi terhadap obat-obatan termasuk Iohexol

Apakah iohexol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai untuk menentukan risiko penggunaan pengobatan pada wanita selama kehamilan atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam kategori risiko kehamilan D.

A=tidak berisiko,

B=tidak berisiko pada beberapa studi,

C=mungkin ada risiko,

D=terbukti positif berisiko,

X=kontraindikasi,

N=tidak diketahui

Meskipun belum diketahui apakah Iohexol akan masuk dan bercampur dengan ASI, tidak disarankan untuk menyusui setidaknya 24 jam setelah penggunaan Iohexol.

Peringatan dan Perhatian Obat Iohexol

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan iohexol?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter. Salah satu produk yang dapat berinteraksi dengan obat ini adalah Metformin

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan iohexol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan iohexol?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • asma atau alergi (risiko reaksi anafilaktoid meningkat)
  • penghambat aliran darah menuju otak (neurotoksisitas akut setelah digunakan intratekal)
  • epilepsi dan tumor otak (risiko yang lebih tinggi dari kejang)
  • gangguan liver kronis atau gangguan ginjal
  • penderita diabetes dengan gangguan ginjal
  • dehidrasi dan lainnya yang mungkin meningkatkan risiko gagal ginjal
  • multiple myeloma (dehidrasi yang dapat menyebabkan pengendapan protein dalam tubulus ginjal, menyebabkan anuria dan gagal ginjal yang fatal)
  • hipertensi berat
  • penyakit jantung yang berkembang
  • phaeochromocytoma
  • penyakit sel sabit
  • hipertiroidisme
  • lemah
  • sakit parah
  • penyakit vaskular oklusif

Interaksi Obat Iohexol

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah HIV Menular Melalui Gigitan Nyamuk?

Salah satu mitos tentang HIV yang sering beredar adalah kemungkinan gigitan nyamuk yang dapat menularkan virusnya. Benarkah demikian?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
HIV/AIDS, Health Centers Mei 24, 2020

Perawat Lansia, Simak 5 Strategi Mengatasi Stres Berikut, Yuk!

Tekanan dalam pekerjaan yang dihadapi oleh para perawat lansia sering kali membuat stres. Berikut strategi untuk mengatasinya.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha

Cacar Api pada Anak: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya

Penyakit cacar api bisa muncul pada anak dan bayi jika pernah terinfeksi cacar air. Ketahui gejala dan cara mengatasinya di sini!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Uncategorized @id Mei 24, 2020

Pengertian Kesehatan Sosial yang Ternyata Penting untuk Jiwa dan Raga

Hubungan sosial Anda dengan orang lain ternyata berhubungan erat dengan kesehatan jiwa dan raga. Ini pentingnya hubungan sosial bagi kehidupan Anda.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Hidup Sehat, Psikologi Mei 24, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

4 Cara Jitu Mengubah Hati Sedih Kembali Jadi Senang

4 Cara Jitu Mengubah Hati Sedih Kembali Jadi Senang

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal tayang Mei 24, 2020
8 Cara Mencegah Sakit Gigi

8 Cara Mencegah Sakit Gigi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal tayang Mei 24, 2020
Mengenal Fungsi Gonadotropin-Releasing Hormone (GnRH) bagi Kesuburan

Mengenal Fungsi Gonadotropin-Releasing Hormone (GnRH) bagi Kesuburan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Mei 24, 2020
Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Otot di Dada

Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Otot di Dada

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal tayang Mei 24, 2020