Etofenamate

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Etofenamate Obat Apa?

Untuk apa etofenamate?

Etofenamate umumnya digunakan untuk mengatasi rasa sakit dan peradangan.

Bagaimana cara penggunaan etofenamate?

Etofenamate digunakan bersamaan dengan makanan atau susu.

Bagaimana cara penyimpanan etofenamate?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Etofenamate

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis etofenamate untuk orang dewasa?

Intramuskular

Nyeri dan peradangan

Dewasa: 1 g disuntikkan dengan dosis tunggal.

Topikal

Nyeri dan peradangan

Dewasa: Oleskan 5% atau 10% conc secara topikal pada area yang memerlukan.

Bagaimana dosis etofenamate untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah etofenamate tersedia?

Etofenamate tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

Etofenamate. 5%W/W. Get topikal. 100gr dan 50gr.

Efek samping Etofenamate

Efek samping apa yang dapat dialami karena etofenamate?

Efek samping meliputi:

  • gangguan lambung, seperti nyeri lambung, mual, dan diare
  • sakit kepala, vertigo, pusing, gugup, tinnitus, depresi, mengantuk dan insomnia
  • reaksi hipersensitif seperti demam, angioedema, bronchospasm dan ruam
  • anemia, thrombocytopenia, neutropenia, eosinophilia dan agranulocytosis.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Etofenamate

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan etofenamate?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Beri tahu dokter jika Anda memiliki:

  • Maag akut
  • hipersensitivitas
  • kehamilan (trimester ketiga)

Apakah etofenamate aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C untuk trimester pertama dan kedua, dan kategori D untuk trimester ketiga menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Etofenamate

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan etofenamate?

Tanyakan kepada dokter sebelum menggunakan diclofenac jika Anda sedang menggunakan antidepresan seperti citalopram, escitalopram, fluoxetine (Prozac), fluvoxamine, paroxetine, sertraline (Zoloft), trazodone, or vilazodone. Menggunakan obat-obatan ini dengan NSAID dapat menyebabkan Anda mudah memar atau berdarah.

Beri tahu dokter semua pengobatan yang Anda sedang, mulai atau berhenti gunakan selama masa pengobatan dengan diclofenac, terutama:

  • pengencer darah seperti warfarin (Coumadin, Jantoven)
  • obat-obatan steroid (prednisone, dexamethasone, methylprednisolone dan lainnya).

Daftar ini masih belum lengkap. Obat-obatan lain dapat berinteraksi dengan diclofenac, termasuk obat-obatan resep/nonresep, vitamin dan produk herbal. Tidak semua kemungkinan interaksi ada pada daftar ini.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan etofenamate?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Gunakan obat dengan makanan dan susu untuk mengurangi risiko iritasi pencernaan.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan etofenamate?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • infeksi
  • asma
  • masalah alergi
  • Kelainan perdarahan
  • hipertensi
  • gangguan pada fungsi ginjal, hati, jantung, sejarah penyakit maag
  • monitor perkembangan kelainan darah, ginjal, hati atau mata jika Anda berusia lanjut

Overdosis Etofenamate

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Benar Tinggi Badan Bertambah Saat Anak Tidur?

Mungkin ada alasannya kenapa banyak orangtua sejak zaman dahulu selalu menyuruh anak tidur cukup. Apakah benar tinggi badan bertambah saat anak tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala

Menelusuri Jumlah Kasus Positif COVID-19 Anak di Indonesia

Anak rentan mengalami gejala berat dan komplikasi. IDAI mencatat, angka kasus COVID-19 pada anak di Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 04/06/2020

Orang yang Negatif Ternyata Beda dengan Orang Toxic, Ini Alasannya

Istilah ‘orang negatif’ dan ‘orang toxic’ sering dikaitkan antara satu sama lain. Walaupun mirip, ada beberapa faktor yang membedakan keduanya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Dinilai Belum Aman, Uji Klinis Hydroxychloroquine untuk Obat COVID-19 Ditunda

Hydroxychloroquine adalah obat malaria yang berpotensi menjadi obat COVID-19, tapi uji klinisnya dihentikan sementara karena dinilai tak aman bagi pasien.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 04/06/2020

Direkomendasikan untuk Anda

memilih kosmetik untuk kulit sensitif

Tips Memilih Kosmetik yang Aman bagi Kulit Sensitif

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
gejala kanker usus besar

Apakah Anda Berisiko Kanker Usus Besar?

Ditulis oleh: Luthfiya Rizki
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
vaksin pneumonia

Berbagai Vaksin yang Bisa Mencegah Pneumonia

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
dampak menghirup udara kotor

Tak Hanya di Luar, Udara Kotor di Dalam Ruangan Bisa Ganggu Sistem Pernapasan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020