Curcuma Plus

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Curcuma Plus Obat Apa?

Untuk apa Curcuma Plus?

Curcuma Plus adalah suplemen multivitamin untuk memenuhi kebutuhan vitamin pada anak-anak dan orang dewasa. Curcuma Plus mengandung kalsium hipofosfit, minyak ikan kod, ekstrak temulawak, vitamin A, vitamin B1, vitamin B12, vitamin B5, vitamin B6, dan vitamin D.

Secara umum, Curcuma Plus memiliki manfaat memperbaiki nafsu makan dan menjaga daya tahan tubuh anak. Manfaat lain dari Curcuma Plis adalah merangsang pertumbuhan serta tinggi badan si kecil.

Curcuma Plus masuk dalam golongan obat bebas tanpa resep yang bisa ditemui dengan mudah di berbagai toko obat, apotek, minimarket, maupun supermarket.

Meski dijual bebas, Anda tetap harus hati-hati sebelum menggunakannya. Pasalnya, tidak semua anak butuh suplemen. Jadi, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum Anda memberikan suplemen ini untuk si kecil.

Bagaimana cara pakai Curcuma Plus?

Gunakan suplemen ini sesuai dengan aturan minum obat yang tertera pada label kemasan atau resep.

Jangan gunakan suplemen ini terlalu lama, lebih sedikit, atau lebih banyak dari yang disarankan. Kondisi Anda mungkin tidak akan membaik lebih cepat, dan risiko efek samping Anda dapat meningkat.

Segera beri tahu dokter jika kondisi anak Anda tidak membaik atau justru semakin memburuk.

Bagaimana cara menyimpan suplemen ini?

Curcuma Plus adalah suplemen yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan suplemen ini dari paparan sinar matahari langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari suplemen ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan.

Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis Curcuma Plus

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan dengan Curcuma Plus.

Bagaimana dosis Curcuma Plus untuk orang dewasa?

  • Satu sendok makan diminum sebanyak 3 kali sehari.

Bagaimana dosis Curcuma Plus untuk anak-anak?

  • Untuk anak usia 6 bulan – 1 tahun: ½ sendok makan diminum 1 kali sehari.
  • Untuk anak-anak usia 1-6 tahun: 1 sendok makan diminum 1 kali sehari.
  • Untuk anak-anak usia 6-12 tahun: 1 sendok makan diminum 2 kali sehari.

Dalam sediaan apakah suplemen ini tersedia?

Suplemen ini tersedia dalam bentuk sirup dengan berbagai macam varian rasa. Berikut adalah varian dari suplemen ini:

  • Curcuma Plus Fruit & Veggie
  • Curcuma Plus Emulsion Grow
  • Curcuma Plus Imuns
  • Curcuma Plus Sharpy
  • Curcuma Plus Gold
  • Curcuma Plus Support Appetite

Efek samping Curcuma Plus

Apa efek samping Curcuma Plus?

Penggunaan suplemen ini mungkin dapat menyebabkan beberapa efek samping. Kebanyakan dari efek samping berikut jarang terjadi dan tidak memerlukan pengobatan tambahan.

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah minum suplemen ini adalah:

  • mual
  • muntah
  • pusing

Tidak menutup kemungkinan obat ini dapat memicu terjadinya reaksi alergi. Segera hentikan penggunaan obat ini dan hubungi dokter Anda jika terjadi reaksi alergi parah (anafilaktik), dengan gejala-gejala seperti:

  • pembengkakan pada wajah, bibir, tenggorokan, atau lidah
  • ruam kulit
  • gatal-gatal
  • kesulitan bernapas

Efek samping obat mungkin dirasakan berbeda-beda pada setiap pasien. Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Curcuma Plus

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Curcuma Plus?

Sebelum pakai suplemen ini, penting bagi Anda untuk mempertimbangkan segala manfaat dan risiko yang ada. Pasalnya, suplemen ini tidak boleh digunakan secara sembarangan.

Beberapa hal yang penting untuk Anda ketahui sebelum menggunakan suplemen ini adalah:

  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan tertentu, atau gejala tidak biasa dari penggunaan obat ini.
  • Beri tahu dokter terkait semua obat yang sedang Anda konsumsi, termasuk vitamin, suplemen, dan herbal lainnya.
  • Hindari penggunaan obat ini dalam jangka panjang. Gunakan sesuai jangka waktu yang sudah diresepkan dokter.

Mungkin ada hal-hal lain yang tidak disebutkan di atas. Jika ada pertanyaan lain, maka silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut. Dokter mungkin akan memberikan informasi yang lebih lengkap, termasuk dosis, keamanan, serta interaksi obat ini.

Simak dengan baik semua informasi yang dijelaskan dokter agar pengobatan yang Anda lakukan berjalan secara optimal.

Apakah suplemen ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Tidak diketahui apakah obat ini dapat diserap ASI atau dapat membahayakan bayi. Jangan gunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter jika Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat Curcuma Plus

Obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan suplemen ini?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam laman ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan suplemen ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan suplemen Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter, tim medis, atau apoteker.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan suplemen ini?

Adanya masalah medis lainnya mungkin mempengaruhi penggunaan suplemen ini. Pastikan Anda memberitahu dokter kalau Anda memiliki masalah medis lainnya, khususnya:

  • Penyakit ginjal
  • Penyakit jantung
  • Penyakit gangguan darah
  • Penyakit hipertensi/hipotensi
  • Alergi terhadap komponen dalam suplemen ini
  • Kekurangan zat besi
  • Kekurangan folat

Mungkin ada beberapa kondisi kesehatan yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda ragu dengan kondisi kesehatan Anda, maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. Dokter mungkin akan meresepkan suplemen lain yang sesuai dengan kondisi Anda.

Overdosis Curcuma Plus

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mendeteksi Gejala HIV & AIDS Sesuai Dengan Stadiumnya

Gejala pada tahap awal saat baru terinfeksi HIV berbeda dengan saat penyakit sudah memasuki stadium 4. Apa saja gejala HIV dan AIDS?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
HIV/AIDS, Kesehatan Seksual 28 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ketika sakit saat menyusui, obat tentu jadi solusi cepat. Namun ternyata, Ibu tidak boleh minum sembarang obat. Apa saja obat yang aman untuk ibu menyusui?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

probiotik meningkatkan daya tahan tubuh

Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara meningkatkan leukosit lewat makanan penambah sel darah putih

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
vitamin pria untuk program hamil

3 Suplemen Penambah Hormon Testosteron untuk Para Pria

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
anatomi tubuh manusia

Anatomi Tubuh Manusia: Mengenal Sistem-Sistem Organ Manusia

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit