Cisatracurium

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . 6 mins read
Bagikan sekarang

Cisatracurium Obat Apa?

Untuk apa cisatracurium?

Cisatracurium adalah obat yang umumnya digunakan untuk melemaskan otot. Obat ini bekerja dengan cara memblokir sinyal antara saraf dan otot.

Cisatracurium adalah obat yang diberikan sebelum pembiusan ketika mempersiapkan  operasi. Cisatracurium membantu menjaga tubuh Anda selama operasi. Obat ini juga dapat melemaskan tenggorokan Anda, sehingga tabung pernapasan dapat lebih mudah disisipkan sebelum operasi.

Bagaimana cara penggunaan cisatracurium?

Cisatracurium adalah obat yangdigunakan dengan cara disuntikkan ke pembuluh darah melalui IV. Dokter atau perawat yang nantinya akan memberikan suntikan ini.
Pernapasan, tekanan darah, kadar oksigen, fungsi ginjal, dan tanda-tanda vital lainnya akan diawasi ketat saat Anda menerima obat cisatracurium. Selama pengobatan,  darah Anda akan diuji setiap hari dan mungkin perlu dilakukan rontgen dada.

Bagaimana cara penyimpanan cisatracurium?

Cisatracurium adalah obat yang paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Cisatracurium

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis cisatracurium untuk orang dewasa?

Awalnya, 150 mcg / kg via dilanjutkan IV bolus.: Awalnya. 30 mcg / kg setiap 20 menit. Lewat infus: awalnya bisa diberikan dosis 3 mcg / kg / menit, diikuti oleh 1-2 mcg / menit setelah stabilisasi.

Bagaimana dosis Cisatracurium untuk anak-anak?

Anak di atas 2 tahun: diberikan dan dilanjutkan IV infusion: Awalnya bisa diberikan dosisi 3 mcg/kg/menit diikuti 1-2 mcg/kg/minute setelah stabilisasi. Alternatif lain, 150 mcg/kg seperti dosis awal diberikan oleh IV injection, diikuti dosis 20 mcg/kg setiap 9 menit.

Dalam dosis apakah Cisatracurium tersedia?

Cisatracurium adalah obat yang tersedia dalam cairan suntikan 10 mg/5 mL; 200 mg/20 mL.

Efek samping Cisatracurium

Efek samping apa yang dapat dialami karena cisatracurium?

Cisatracurium adalah obat yang dapat menyebabkan efek samping, tetapi terdapat juga orang yang tidak mengalami atau mengalami hanya sedikit efek samping. Tidak ada efek samping umum yang dilaporkan karena penggunaan cisatracurium ini. Jika Anda menyadari efek yang tidak biasa, hubungi dokter atau apoteker. Segera cari pertolongan medis jika salah satu efek samping parah terjadi:

  • reaksi parah alergi (ruam, gatal-gatal, kesulitan bernafas, sesak di dada, pembengkakan mulut, wajah, bibir, tenggorokan, atau lidah)
  • Pingsan
  • Gatal
  • lemahnya otot
  • Ruam
  • detak jantung lambat atau tidak teratur
  • pusing parah
  • kesulitan berbicara atau bernapas
  • napas berbunyi

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping, silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.

Peringatan dan Perhatian Obat Cisatracurium

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan cisatracurium?

Beberapa kondisi medis dapat berinteraksi dengan cisatracurium. Beri tahu dokter atau apoteker jika Anda mengalami kondisi medis apapun di bawah ini:

  • sedang hamil, berencana untuk hamil, menyusui
  • jika Anda mengonsumsi obat resep atau non resep, obat herbal, atau suplemen diet
  • jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan, makanan, atau zat lain
  • jika Anda memiliki reaksi alergi yang parah (misalnya ruam, gatal-gatal, kesulitan bernafas, pusing) pada  neuromuscular blocking agents lainnya (misalnya, succinylcholine)
  • jika Anda memiliki kelemahan otot atau kelumpuhan sebagian pada satu sisi tubuh, partial paralysis mempengaruhi anggota tubuh bagian bawah, neuromuscular problem (misalnya, Lambert-Eaton myasthenic syndrome), masalah elektrolit darah, masalah asam-basa, kekurangan tenaga, atau luka bakar
  • jika Anda merasa lelah

Apakah cisatracurium aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Cisatracurium

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan cisatracurium?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Beri tahu dokter jika Anda mengonsumsi obat-obatan lain, terutama:

  • Aminoglycoside (misalnya gentamicin), bacitracin, clindamycin/lincomycin, colistin, cyclosporine, ketamine, lithium, local anesthetics (misalnya lidocaine), magnesium salts (misalnya magnesium sulfate), polymyxins, polypeptide antibiotics (misalnya actinomycin), procainamide, quinidine, quinine, sodium colistimethate, tetracyclines (misalnya doxycycline), trimethaphan, atau verapamil karena dapat meningkatkan aksi dan risiko efek samping cisatracurium
  • Carbamazepine, dihirup untuk bius (misalnya halothane), phenytoin, atau theophyllines (misalnya aminophylline) karena dapat menurunkan keefektifan cisatracurium

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan cisatracurium?

Cisatracurium adalah obat-obatan yang dapat berinteraksi dengan makanan dan alkohol. Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan cisatracurium?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis Cisatracurium

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sebelum Dibius, Simak 5 Fakta Penting Seputar Anestesi Ini Dulu

Prosedur anestesi atau pembiusan banyak menimbulkan kekhawatiran. Agar tidak keliru dan merasa takut, ini dia berbagai faktanya dari seorang ahli anestesi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 04/12/2018 . 4 menit baca

Kapan Seseorang Harus Dibius Total, Lokal, Atau Spinal?

Ada tiga bentuk obat bius, yaitu total, lokal, dan regional. Nah, kapan seseorang biasanya akan diberikan bius total, lokal, dan regional?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2018 . 4 menit baca

Bolehkah Ibu Hamil Dibius? Begini Pertimbangannya

Dibius saat hamil ternyata cukup berisiko, termasuk untuk prosedur cabut gigi. Apa saja risikonya dan di usia kehamilan berapa boleh dibius? Cek di sini!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18/06/2018 . 6 menit baca

5 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Selama Anda Dibius Total

Sebelum operasi besar, Anda akan diberi obat bius total agar tak sadarkan diri. Penasaran, sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh selama Anda dibius?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 01/06/2018 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

obat bius sebelum operasi

Sebelum Operasi Dimulai, Apakah Obat Bius Selalu Diberikan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 24/08/2019 . 4 menit baca

Bisakah Seseorang Alergi Terhadap Obat Bius?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/07/2019 . 5 menit baca
sebelum biopsi

6 Hal Penting yang Perlu Dilakukan Sebelum Biopsi Demi Kelancaran Prosedur

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 19/03/2019 . 4 menit baca
efek bius setelah cabut gigi

Biasanya, Berapa Lama Gigi Mati Rasa Setelah Diberikan Obat Bius?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 03/02/2019 . 3 menit baca