Ceftizoxime

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Ceftizoxime Obat Apa?

Untuk apa Ceftizoxime?

Ceftizoxime adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Obat ini tergolong antibiotik yang termasuk dalam kelas cephalosporin.  Obat ini bekerja melawan bakteri dalam tubuh.

Ceftizoxime adalah obat antibiotik yang tidak akan mengobati infeksi akibat virus seprti pilek dan flu. Konsumsilah obat ini hanya jika dibutuhkan. Jika tidak, mungkin akan terjadi infeksi. Gunakanlah sesuai petunjuk dokter.

Bagaimana cara penggunaan Ceftizoxime?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Certizoxime disuntikkan melalui otot atau vena. Injeksi melalu vena harus diberikan menggunakan infus IV, dan biasanya selesai dalam waktu 30 menit.

Biasanya obat ini disuntikkan oleh dokter, suster, dan perawat. Jangan suntikkan obat ini sendiri di rumah jika Anda tidak mengerti cara penggunaan yang tepat. Pastikan Anda membuang jarum dan alat lainnya setelah menyuntikkan obat ini di rumah.

Gunakan obat ini sesuai dosis dan aturan yang diresepkan. Jangan gunakan obat melebihi dosis yang ditetapkan. Kondisi kesehatan Anda bisa saja terlihat membaik padahal infeksi belum sepenuhnya disembuhkan.

Simpanlah obat ini dalam kulkas atau pada suhu ruangan. Jangan bekukan, panaskan atau didihkan obat ini. Jika Anda menyimpan obat ini dalam kulkas, gunakan dalam jangka waktu 28 hari .

Bagaimana cara penyimpanan Ceftizoxime?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Ceftizoxime

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Ceftizoxime untuk orang dewasa?

  • Orang dewasa penderita Bacteremia:

Bisa menggunakan dosis sebanyak 1 sampai 4 g IV or IM setiap 8 sampai 12 jam selama 14 hari, tergantung seberapa parah infeksi Anda. Dosis bisa meningkat hingga 12 g/hari untuk pengobatan infeksi yang parah dan mengancam jiwa.

  • Orang dewasa penderita Meningitis:

Bisa menggunakan dosis sebanyak 1 sampai 3 g IV setiap 6 sampai 12 jam selama 10 sampai 14 hari, tergantung seberapa parah infeksi.

Dosis bisa meningkat hingga 12 g/hari untuk pengobatan infeksi yang parah dan mengancam jiwa.

  • Orang dewasa penderita Osteomyelitis:

Bisa menggunakan dosis sebanyak 1 sampai 2 g IV atau IM  setiap 8 sampai 12 jam selama 4 sampai 6 minggu, tergantung seberapa parah infeksi.

Dosis bisa meningkat hingga 12 g/hari untuk pengobatan infeksi yang parah dan mengancam jiwa.

  • Orang dewasa penderita Peritonitis

Bisa menggunakan dosis sebanyak 1 sampai 4 g IV atau IM  setiap 8 sampai 12 jam selama 10 sampai 14hari, tergantung seberapa parah infeksi.

Dosis bisa meningkat hingga 12 g/hari untuk pengobatan infeksi yang parah dan mengancam jiwa.

  • Orang dewasa penderita Pneumonia:

Bisa menggunakan dosis sebanyak 1 sampai 4 g IV atau IM  setiap 8 sampai 12 jam selama 7 sampai 21 hari, tergantung seberapa parah infeksi.

Dosis bisa meningkat hingga 12 g/hari untuk pengobatan infeksi yang parah dan mengancam jiwa.

  • Orang dewasa penderita Infeksi jaringan lunak atau kulit

Bisa menggunakan dosis sebanyak 1 sampai 2 g IV atau IM  setiap 8 sampai 12 jam selama 7 sampai 10 hari, atau sampai 3 hari setelah peradangan akut mereda, tergantung seberapa parah infeksi. Untuk infeksi yang serius, misalnya jaringan diabetes lunak, diperlukan 14 sampai 21 hari terapi.

  • Orang dewasa penderita infeksi saluran kemih

Bisa menggunakan dosis sebanyak 1 sampai 2 g IV atau IM setiap 8 sampai 12 jam

Bagaimana dosis Ceftizoxime untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah Ceftizoxime tersedia?

Ceftizoxime adalah obat yang tersedia dalam dosis bubuk untuk suntikan: 500 mg, 1 g, 2 g, dan 10 gram.

Efek samping Ceftizoxime

Efek samping apa yang dapat dialami karena Ceftizoxime?

Ceftizoxime adalah obat yang dapat menyebabkan efek samping. Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan. Segera hubungi dokter jika terjadi:

  • Diare yang parah atau berdarah
  • Kulit iritasi dan terbakar, atau terjadi perubahan pada kulit bekas suntikan, kemudian memerah, dan menyebar hingga terkelupas
  • Ruam pada kulit, memar, kesemutan yang parah, mati rasa, serta nyeri dan lemah otot
  • Detak jantung tidak stabil
  • Demam, menggigil, nyeri tubuh dan muncul gejala flu, dan sakit tenggorokan
  • Pendarahan yang tidak biasa
  • Kejang-kejang
  • Sakit kuning (pada mata dan kulit)

Ceftizoxime adalah obat yang juga bisa menyebabkan efek samping yang tidak terlalu parah:

  • iritasi kulit ringan pada bekas suntikan
  • akit kepala
  • sakit perut, mula dan muntah-muntah
  • geli dan mati rasa
  • vagina terasa gatal

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Ceftizoxime

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Ceftizoxime?

Ceftizoxime adalah obat yang juga dapat berinteraksi dengan beberapa obat-obatan. Jangan gunakan obat-obatan di bawah ini jika Anda alergi terhadap Ceftizoxime atau Cephalosporin jenis lain, seperti:

  • cefaclor (Ceclor);
  • cefadroxil (Duricef);
  • cefdinir (Omnicef);
  • cefditoren (Spectracef);
  • cefixime (Suprax);

Anda harus memberi tahu dokter jika Anda:

  • sakit ginjal
  • sakit liver
  • gangguan perut atau usus
  • penderita gizi buruk

Jika anda menderita penyakit-penyakit tersebut, jangan konsumsi Ceftizoxime, atau mungkin perlu dilakukan tes khusus untuk menyesuaikan dosis.

Apakah Ceftizoxime aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko,

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

C=Mungkin berisiko,

D=Ada bukti positif dari risiko,

X=Kontraindikasi,

N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Ceftizoxime

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Ceftizoxime?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep atau nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Ceftizoxime?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Ceftizoxime?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Menderita sakit liver, ginjal, atau masalah perut dan usus
  • Sedang atau berencana hamil atau sedang menyusui
  • Mengidap diabetes yang mengharuskan Anda untuk memeriksa gula darah dalam urin secara rutin menggunakan Clinistix atau TesTape. Jangan gunakan tablet Clinistix karena dapat menghasilkan hasil yang positif

Overdosis Ceftizoxime

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips untuk Perempuan Menjaga Kesehatan Tulang dan Daya Tahan Tubuh di Masa New Normal

Ketahui beragam tips menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk perempuan, saat masa New Normal seperti sekarang.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Tips Sehat 01/07/2020 . 7 menit baca

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan memang bukan tugas mudah. Jangan khawatir, simak panduannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 01/07/2020 . 10 menit baca

Bersiap New Normal, Bekali Diri dengan Hal-hal Ini

Ini saat yang tepat untuk mengetahui persiapan new normal dan cara menguatkan daya tahan tubuh, terutama Anda yang kini menjalani aktivitas di kantor.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Tips Sehat 01/07/2020 . 5 menit baca

Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

Gagal jantung terbagi dua berdasarkan progresnya, yaitu gagal jantung akut dan gagal jantung kronik. Apa yang dimaksud gagal jantung akut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Gagal Jantung 01/07/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi masalah gigi sensitif

Apakah Mungkin Kondisi Ngilu karena Gigi Sensitif Bisa Hilang?

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 7 menit baca
kelainan katup jantung bawaan pada bayi

Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 7 menit baca
duck syndrome

Duck Syndrome, Gangguan yang Sering Mendera Anda yang Ambisius

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 5 menit baca
penyakit katup jantung

Penyakit Katup Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 1 menit baca