Nama Generik: Spiramycin Merek: Osmycin, Rovadin, Spiradan, Spirasin, Varoc, Acetyl Spiramycin Kyowa, Ethirov, Inamycin, Ismacrol, Kalbiotic, Provamed, Rofacin, Rovamycine, Sorov, Spirabiotic, Spiramycin Indo Farma, Spiramycin OGB Dexa, SpiranterdanVipram.

Penggunaan

Untuk apa Spiramycin?

Spiramycin adalah obat dengan fungsi untuk mengobati berbagai macam infeksi. Sering digunakan untuk mengobati toxoplasmosis pada wanita hamil karena obat ini mengurangi kemungkinan infeksi pada bayi yang dikandung. Obat ini juga dapat digunakan untuk masalah lain sesuai anjuran dokter. Tidak dapat dipakai untuk mengobati demam, flu, atau infeksi virus lain.

Dosis spiramycin dan efek samping spiramycin akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Spiramycin?

Spiramycin paling baik digunakan sebelum makan.

Untuk menghilangkan infeksi seluruhnya, lanjutkan penggunaan selama masa pengobatan, meskipun Anda telah merasa lebih baik setelah beberapa hari pengobatan. Apabila Anda menghentikan pemakaian terlalu cepat, gejala-gejala dapat kembali.

Obat ini bekerja paling baik saat terdapat kadar obat yang konstan dalam darah. Untuk menjaga agar tetap konstan, jangan melupakan dosis. Untuk hasil terbaik gunakan pada jam yang sama pada siang dan malam hari. Apabila ini mempengaruhi waktu tidur dan aktivitas lain, atau apabila Anda perlu perencanaan dalam menentukan waktu menggunakan obat, diskusikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Untuk pasien yang menggunakan Spiramycin suppository:

  • Buka pembungkus dan basahi suppository dengan air dingin. Berbaring pada satu sisi dan gunakan jari Anda untuk mendorong suppository ke dalam rektum

Bagaimana cara penyimpanan Spiramycin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

 

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Spiramycin untuk orang dewasa?

Dosis oral pada orang dewasa (kapsul atau tablet):

Dewasa dan remaja—1-2 gram (3,000,000-6,000,000 International Unit [IU]) dua kali sehari, atau 500 mg-1 gram (1,500,000-3,000,000 IU) tiga kali sehari. Untuk infeksi yang parah, dosisnya 2-2.5 gram (6,000,000-7,500,000 IU) dua kali sehari.

Dosis injeksi pada orang dewasa:

Dewasa dan remaja—500 mg (1,500,000) diinjeksi perlahan pada nadi tiap delapan jam. Untuk infeksi yang parah, dosis 1 gram (3,000,000 IU) diinjeksikan perlahan pada nadi tiap delapan jam.

Dosis rektal pada orang dewasa:

Dewasa dan anak-anak usia 12 tahun ke atas—dua atau tiga 750 mg (1,950,000 IU) suppository per hari.

Anak-anak sampai dengan usia 12 tahun—dua atau tiga 500 mg (1,300,000 IU) suppository per hari.

Bagaimana dosis Spiramycin untuk anak-anak?

Dosis oral pada anak-anak (kapsul atau tablet):

Anak-anak dengan berat badan 20 kg (44 pounds) atau lebih—Dosis berdasarkan berat badan. Dosis biasa adalah 25 mg (75,000 IU) per kg (11.4 mg per pound) berat badan dua kali sehari, atau 17 mg (51,000 IU) per kg (7.7 mg per pound) berat badan tiga kali sehari.

Dosis injeksi anak-anak:

Anak-anak—penggunaan dan dosis harus dengan persetujuan dokter.

Dosis rektal pada anak-anak (suppository):

Anak-anak hingga usia 12 tahun—dua atau tiga 500 mg (1,300,000 IU) suppository per hari.

Bayi baru lahir—dosis berdasarkan berat badan. Dosis biasa adalah satu suppository 250 mg (650,000 IU) per 5 kg (250 mg suppository per 11 pounds) berat badan sekali sehari.

Dalam dosis apakah Spiramycin tersedia?

Kapsul

Tablet

Injeksi

Suppository

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Spiramycin?

Masalah pencernaan, mual, muntah, diare, atau sakit perut dapat terjadi. Apabila gejala-gejala tersebut berlanjut atau semakin mengganggu, hubungi dokter. Apabila Anda mengalami reaksi alergi pada obat ini, segera cari pertolongan medis. Gejala reaksi alergi dapat berupa:Gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Spiramycin?

Gangguan hati; kehamilan dan menyusui. Perhatikan fungsi hati. Riwayat aritmia atau kecenderungan atau perpanjangan interval QT.

Apakah Spiramycin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi

· N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Spiramycin?

Meskipun beberapa obat tertentu tidak direkomendasikan untuk digunakan bersamaan, pada kasus lain dua obat-obatan yang berbeda dapat digunakan bersamaan meskipun interaksi obat mungkin terjadi. Pada kasus-kasus seperti ini, dokter Anda mungkin akan mengganti dosis, atau pencegahan lain yang perlu dilakukan. Beritahu penyedia layanan kesehatan Anda apabila Anda menggunakan obat-obatan resep atau non-resep lain.

Peningkatan risiko ventricular arrhythmias saat penggunaan bersamaan dengan astemizole, cisapride, dan terfenadine. Risiko dystonia akut saat penggunaan bersamaan dengan fluphenazine.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Spiramycin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Spiramycin?

Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016