Penyakit Infeksi (Bakteri dan Virus)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu penyakit infeksi (bakteri dan virus)?

Penyakit infeksi adalah serangan dan peningkatan yang sangat cepat dari mikroorganisme, seperti bakteri, virus, dan parasit yang seharusnya tidak berada di dalam tubuh. Sebenarnya, tubuh manusia juga mengandung bakteri (seperti yang terdapat di dalam mulut dan usus). Namun, bakteri alami itu tidak dianggap sebagai infeksi.

Infeksi dapat bersifat lokal (hanya pada bagian tertentu) atau menyebar melalui darah sehingga menjadi sistemik (seluruh tubuh).

Umumnya penyakit infeksi disebabkan oleh bakteri dan virus. Itu sebabnya, dalam dunia medis akrab istilah infeksi virus atau infeksi bakteri untuk menggambarkan kondisi penyakit infeksi yang disebabkan oleh keduanya. Bakteri dan virus terlalu kecil untuk dapat dilihat dengan mata telanjang. Kedua mikroorgonasime ini dapat menimbulkan gejala serupa dan sering kali menyebar dengan cara yang sama.

Membedakan apakah penyakit infeksi disebabkan bakteri atau virus sangat penting. Hal itu dapat berguna untuk menentukan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Perbedaan bakteri dan virus

Bakteri adalah sel tunggal yang kompleks. Bakteri dapat bertahan hidup sendiri (tanpa inang), di dalam atau di luar tubuh. Kebanyakan bakteri tidak berbahaya. Bahkan, kita memiliki banyak bakteri di dalam tubuh kita, terutama di usus untuk membantu mencerna makanan.

Sementara itu, virus berukuran lebih kecil dan bukan merupakan sel. Tidak seperti bakteri, virus membutuhkan inang atau rumah, seperti manusia atau hewan agar dapat berkembang biak. Virus bisa menyebabkan penyakit infeksi dengan cara masuk dan berkembang biak di dalam sel-sel sehat inangnya.

Seberapa umumkah penyakit infeksi (bakteri dan virus)?

Penyakit infeksi sangat umum terjadi pada pasien usia berapa pun. Ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala infeksi (bakteri dan virus)?

Infeksi bakteri dan infeksi virus dapat menimbulkan gejala yang serupa. Beberapa gejala yang umum muncul akibat penyakit infeksi antara lain batuk dan bersin, demam, peradangan, muntah, diare, kelelahan, serta kram. Gejala tersebut muncul karena tubuh sedang berupaya untuk membersihkan organisme yang menginfeksi.

Meski memiliki kemiripan, infeksi bakteri dan infeksi virus berbeda dalam banyak aspek penting lainnya. Sebagian besar perbedaan disebabkan oleh perbedaan struktur organisme dan cara mereka merespons pengobatan.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami satu pun tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apa pun, konsultasikanlah pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Bisa jadi gejala yang muncul pada satu orang dengan orang lainnya ketika terkena penyakit infeksi berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab infeksi (bakteri dan virus)?

Infeksi virus dan bakteri memiliki banyak persamaan. Kedua jenis infeksi ini disebabkan oleh mikroba bakteri dan virus. Keduanya menyebar dengan cara yang sama, seperti:

  • Batuk dan bersin
  • Kontak dengan orang yang terinfeksi, terutama melalui ciuman dan hubungan seks
  • Kontak dengan permukaan, makanan dan air yang terkontaminasi
  • Kontak dengan makhluk hidup yang terinfeksi, termasuk hewan peliharaan, ternak, dan serangga, seperti lalat dan kutu

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya lebih berisiko terkena penyakit infeksi bakteri atau virus?

Ada banyak faktor yang memicu Anda untuk terkena infeksi (bakteri dan virus), seperti:

  • Orang yang sedang pilek dapat menularkan infeksi dengan batuk dan/atau bersin.
  • Bakteri atau virus dapat ditularkan melalui sentuhan atau bersalaman dengan orang lain.
  • Menyentuh makanan dengan tangan kotor juga memungkinkan virus atau bakteri dari usus untuk menyebar.
  • Cairan tubuh, seperti darah, air liur, dan air mani, dapat mengandung organisme menular. Penularannya bisa melalui perpindahan cairan tersebut, seperti lewat suntikan atau kontak seksual. Infeksi virus yang paling umum dan parah adalah hepatitis dan AIDS.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana penyakit infeksi (bakteri dan virus) didiagnosis?

Selain flu (karena bukan penyakit yang mengancam nyawa), Anda harus berkonsultasi pada dokter jika Anda berpikir bahwa Anda terkena infeksi bakteri atau infeksi virus.

Dalam beberapa kasus, sulit untuk menentukan penyebab tepat dari infeksi karena banyak penyakit, termasuk pneumonia, meningitis, dan diare dapat disebabkan baik oleh bakteri ataupun virus. Namun, sering kali dokter dapat menentukan penyebabnya melalui riwayat medis dan pemeriksaan fisik.

Tes darah atau urine terkadang dibutuhkan untuk membantu memastikan diagnosis, atau “tes kultur” jaringan untuk mengidentifikasi bakteri atau virus. Terkadang, dapat dibutuhkan biopsi dari jaringan yang terinfeksi.

Apa saja obat infeksi (bakteri dan virus)?

Pengobatan infeksi bakteri

Dokter biasanya mengobati infeksi bakteri dengan antibiotik. Obat ini akan membunuh bakteri atau menghentikannya berkembang biak.

Namun, karena resistensi antibiotik merupakan suatu masalah yang semakin berkembang, antibiotik mungkin akan diresepkan hanya untuk infeksi bakteri yang serius.

Pengobatan infeksi virus

  • Untuk infeksi virus, pengobatan difokuskan untuk mengatasi gejala, seperti madu untuk meredakan batuk dan cairan hangat, seperti sup ayam untuk memenuhi kebutuhan cairan dan mineral tubuh
  • Menghentikan reproduksi virus menggunakan obat-obatan antivirus, seperti obat untuk HIV/AIDS dan cold sore
  • Mencegah infeksi dari awal dengan cara mendapatkan vaksinasi, seperti untuk flu dan hepatitis
  • Ingat: Antibiotik tidak akan berguna untuk infeksi virus.

Pencegahan

Apa yang dapat saya lakukan di rumah untuk mencegah atau mengobati infeksi virus dan bakteri?

Berikut ini adalah beberapa gaya hidup dan pengobatan yang dapat Anda lakukan di rumah untuk membantu Anda mengobati penyakit infeksi yang Anda miliki:

  • Cuci tangan Anda secara menyeluruh (sering kali merupakan cara terbaik untuk menghindari terkena pilek).
  • Bersalaman dengan orang yang sedang pilek sangat berisiko, jadi hindari mengusap mata atau hidung setelahnya.
  • Makanan harus dimasak atau didinginkan secepat mungkin.
  • Sayuran dan daging harus disimpan secara terpisah dan dipersiapkan di papan pemotong yang berbeda.
  • Daging sebaiknya disajikan dengan matang.
  • Ingatlah bahwa makanan yang mengandung bakteri ini tidak selalu berbau busuk. Penting untuk tetap waspada.
  • Beberapa organisme mati sewaktu makanan dimasak, tetapi mereka masih dapat meninggalkan zat-zat beracun yang dapat menyebabkan diare dan muntah.
  • Menggunakan kondom dalam hubungan seks penting untuk mengurangi kemungkinan penularan penyakit menular seksual.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Sulit Dihentikan, Ini 3 Tips Mengurangi Kebiasaan Menyentuh Wajah

    Sadar atau tidak, menyentuh wajah ternyata menjadi kebiasaan sehari-hari yang sulit ditinggalkan. Padahal, efeknya cukup buruk bagi kesehatan Anda.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Coronavirus, COVID-19 23/04/2020 . Waktu baca 5 menit

    Bagaimana Selulitis Terjadi pada Anak dan Cara Mencegahnya?

    Infeksi di kulit sering terjadi pada anak. Salah satunya adalah selulitis. Apa itu selulitis dan bagaimana mencegahnya terjadi pada anak?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Kesehatan Anak, Parenting 18/04/2020 . Waktu baca 4 menit

    Gastritis

    Gastritis adalah istilah medis untuk radang lambung, berbeda dari maag. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13/04/2020 . Waktu baca 12 menit

    Melawan COVID-19: Jangan Ada Lagi Tenaga Medis yang Gugur

    Penyebaran COVID-19 belum bisa dihentikan, ratusan nyawa tidak berhasil diselamatkan, termasuk para dokter dan tenaga medis yang melawan di garis depan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 13/04/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bakteri pada uang kertas

    Mengenal Bakteri pada Uang Kertas dan Koin dan Dampaknya bagi Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit
    gedung perkantoran ditinggal kosong

    Ancaman Kesehatan Selain COVID-19 Saat Masuk ke Gedung yang Lama Tak Dihuni

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    Infeksi menyebabkan autoimun

    Bisakah Penyakit Infeksi Menyebabkan Terjadinya Autoimun?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . Waktu baca 4 menit
    puasa saat flu saat puasa

    Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020 . Waktu baca 3 menit