Nama Generik: Raloxifene Merek: Evista.

Penggunaan

Untuk apa raloxifene?

Raloxifene digunakan untuk mencegah dan mengobati tulang keropos (osteoporosis) pada wanita menopause. Membangun tulang yang kuat dengan cara memperlambat tulang keropos membantu mengurangi risiko patah tulang. Raloxifene mungkin dapat mengurangi kemungkinan terkena beberapa tipe kanker pada wanita setelah menopause. Reloxifene bukanlah obat kanker dan tidak dapat mengobati kanker payudara.

Raloxifene tergolong pada kelas obat bernama agen metabolisme tulang. Raloxifene bekerja meniru efek estrogen (hormon wanita yang diproduksi oleh tubuh) untuk meningkatkan ketebalan tulang.

Obat ini tidak direkomendasikan bagi wanita yang belum menopause. Sebaiknya tidak digunakan oleh anak.

Bagaimana cara penggunaan raloxifene?

Ikuti instruksi pengobatan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat. Jika Anda memiliki pertanyaan, tanya lah pada dokter atau apoteker.

Baca petunjuk obat yang diberikan oleh apoteker sebelum menggunakan raloxifene dan setiap kali Anda mendapatkan obat isi ulang. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan pada dokter atau apoteker.

Minum obat ini biasanya sehari sekali, dengan atau tanpa makanan, atau sesuai instruksi dokter. Untuk hasil yang maksimal, gunakan obat ini secara teratur. Ingatlah untuk menggunakannya pada waktu yang sama setiap hari.

Masukkan makanan mengandung kalsium dan vitamin D yang cukup terhadap menu makanan Anda. Konsultasikan kepada dokter atau apoteker Anda jika Anda membutuhkan suplemen kalsium/vitamin D.

Karena obat ini akan terserap melalui kulit dan paru-paru dan mungkin dapat melukai bayi dalam kandungan. Wanita hamil atau mungkin akan hamil sebaiknya tidak memegang atau menghirup obat dan debu dari tablet.

Bagaimana cara penyimpanan raloxifene?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis raloxifene untuk orang dewasa?

Dosis orang dewasa dengan Osteoporosis

1 tablet (60 mg) diminum sekali sehari.

 

Dosis orang dewasa untuk pencegahan Osteoporosis

1 tablet (60 mg) diminum sekali sehari.

 

Dosis orang dewasa untuk pencegahan kanker payudara

1 tablet (60 mg) diminum sekali sehari.

Bagaimana dosis raloxifene untuk anak-anak?Dalam dosis apakah raloxifene tersedia?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah raloxifene tersedia?

Raloxifene tersedia dengan dosis sebagai berikut:

Tablet 60 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena raloxifene?

Segera cari bantuan medis apabila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Segera hubungi dokter saat Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • tiba-tiba kebas atau lemas, terutama di salah satu bagian tubuh
  • tiba-tiba sakit kepala, bingung, masalah pada penglihatan, berbicara, atau keseimbangan
  • sakit pada dada, tiba-tiba batuk, bersin, nafas tersengal, detak jantung cepat
  • sakit atau bengkak di salah satu atau kedua kaki
  • demam, dingin, sakit tenggorokan, badan terasa sakit, gejala flu
  • pendarahan vagina yang tidak biasa
  • sakit pada dada, dada terasa lembut, atau terdapat benjolan
  • sakit atau rasa terbakar saat buang air kecil atau
  • sakit pada bagian bawah punggung

Efek samping yang tidak terlalu serius termasuk:

  • tiba-tiba merasa panas
  • sakit kepala, pusing, terasa berputar-putar
  • sakit pada kaki
  • sakit pada ruas
  • berkeringat
  • mual, muntah, sakit perut atau
  • hidung berair

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

 

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan raloxifene?

Untuk memutuskan penggunakan sebuah obat, biasanya risiko dari obat harus lebih sedikit dibandingkan kegunaannya. Dokter yang akan memutuskan hal ini. Untuk obat ini, hal-hal di bawah ini perlu dipertimbangkan:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Lansia

Obat ini hanya diujikan pada wanita yang telah melewati menopause dan tidak menunjukkan perbedaan efek samping atau masalah pada lansia yang baru saja melewati menopause.

Apakah raloxifene aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  X menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •      C=Mungkin berisiko
  •      D=Ada bukti positif dari risiko
  •      X=Kontraindikasi
  •      N=Tidak diketahui

 

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan raloxifene?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, berhenti, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan raloxifene?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau pada makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan raloxifene?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahukan dokter Anda jika Anda memiliki masalah medis, terutama:

  • penggumpalan darah, aktif atau pernah, termasuk deep vein thrombosis (DVT), dan retinal embolism—raloxiefen mungkin dapat meningkatkan risiko kondisi ini. Jika hal ini sudah terjadi, penggunaan akan memperburuk. Obat ini sebaiknya tidak digunakan oleh pasien dengan kondisi tersebut.
  • kanker atau tumor
  • gagal jantung
  • masalah detak jantung (contoh atrial fibrillation)
  • tekanan darah tinggi
  • stroke, pernah
  • serangan transien ischemic, pernah
  • keadaan lainnya yang dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah—menggunakan raloxifene dengan kondisi ini akan memperburuk kondisi
  • penyakit ginjal
  • penyakit liver—kondisi ini akan meningkatkan konsentrasi raloxifene dalam darah.

 

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Dalam keadaan darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis termasuk:

 

  • kram kaki
  • pusing
  • menurunnya sistem koordiasi
  • muntah
  • kulit ruam
  • diare
  • tremor
  • kulit memerah

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan