Doripenem obat apa?

Oleh

Nama Generik: Doripenem Merek: Daryaven dan Doribax.

Penggunaan

Untuk apa doripenem?

Doripenem digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Obat ini dikenal sebagai jenis antibiotik carbapenem. Ia bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri.

Bagaimana cara penggunaan doripenem?

Obat ini diberikan melalui suntikan ke pembuluh darah, biasanya setiap 8 jam atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Obat ini harus disuntikkan perlahan-lahan selama 1 jam. Dosis dan lamanya pengobatan didasarkan pada kondisi Anda dan respon terhadap pengobatan.

Jika Anda memberikan obat ini untuk diri sendiri di rumah, pelajari semua persiapan dan petunjuk penggunaan dari ahli kesehatan Anda. Sebelum menggunakannya, periksa produk ini secara visual apabila ada partikel atau perubahan warna. Jika hal tersebut muncul, jangan menggunakan obat ini. Pelajari cara untuk menyimpan dan membuang persediaan obat dengan aman.

Obat antibiotik dapat bekerja dengan baik ketika jumlah obat dalam tubuh Anda berada pada tingkat yang konstan. Oleh karena itu, gunakan obat ini secara teratur. Untuk membantu Anda ingat, gunakan obat pada waktu yang sama setiap hari.

Teruslah gunakan obat ini sampai masa pengobatan yang dianjurkan selesai, bahkan jika gejala telah hilang setelah beberapa hari. Penghentian pengobatan yang terlalu dini mengakibatkan bakteri untuk terus tumbuh, sehingga dapat mengakibatkan kembalinya infeksi.

Beritahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan doripenem?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis doripenem untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa untuk Infeksi Intraabdominal

500 mg IV setiap 8 jam pada durasi pengobatan: 5 sampai 14 hari.

Komentar: Durasi ini termasuk kemungkinan peralihan ke pengobatan oral setelah minimal 3 hari pengobatan parenteral dan saat adanya tanda-tanda pemulihan. Penggunaan yang disetujui: Sebagai obat tunggal untuk pengobatan komplikasi infeksi intraabdominal  karena Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, Bacteroides caccae, fragilis B, B thetaiotaomicron, B uniformis, B vulgatus, Streptococcus intermedius, S constellatus, dan mikro Peptostreptococcus

Dosis Dewasa untuk Pielonefritis

500 mg IV setiap 8 jam selama durasi pengobatan: 10 hari Komentar: -Durasi ini termasuk kemungkinan peralihan ke pengobatan oral setelah minimal 3 hari pengobatan parenteral dan setelah munculnya tanda-tanda pemulihan. Durasi dapat diperpanjang hingga 14 hari jika bersamaan dengan terjadinya bakteremia.

Penggunaan yang disetujui: Sebagai obat tunggal untuk pengobatan komplikasi infeksi saluran kemih, termasuk pielonefritis karena E coli termasuk kasus dengan terjadinya bakteremia, K pneumoniae, Proteus mirabilis, P aeruginosa, dan Acinetobacter baumanii.

Dosis Dewasa untuk Infeksi Saluran Kemih

500 mg IV setiap 8 jam. Durasi terapi: 10 hari

Komentar: Durasi ini termasuk kemungkinan peralihan ke pengobatan oral setelah minimal 3 hari pengobatan parenteral dan saat munculnya tanda-tanda pemulihan.

Durasi dapat diperpanjang hingga 14 hari jika juga terjadi bakteremia.

Penggunaan yang disetujui: Sebagai obat tunggal untuk pengobatan komplikasi infeksi saluran kemih, termasuk pielonefritis karena E coli termasuk kondisi dengan adanya bakteremia, K pneumoniae, Proteus mirabilis, P aeruginosa, dan Acinetobacter baumanii.

Bagaimana dosis doripenem untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah doripenem tersedia?

Larutan yang dilarutkan, intravena:

Doribax: 250 mg, 500 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena doripenem?

Efek samping yang umum termasuk rasa sakit / kemerahan / bengkak di tempat suntikan, mual, sakit kepala, atau diare.

Dapatkan bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda dari reaksi alergi seperti: gatal-gatal; sulit bernapas; pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter Anda jika Anda mengalami:

  • diare yang berair atau berdarah; atau
  • rasa gatal yang parah atau ruam kulit.

Efek samping umum lainnya mungkin termasuk:

  • sakit kepala
  • diare, mual
  • gatal atau adanya cairan pada vagina
  • ruam ringan
  • nyeri, pembengkakan, atau kemerahan di mana obat disuntikkan

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan doripenem?

Sebelum menggunakan docipenem,

  • beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap injeksi doripenem; antibiotik carbapenem lain seperti imipenem / cilastatin (Primaxin) atau meropenem (Merrem); penisilin; antibiotik sefalosporin seperti cefaclor, cefadroxil, cefuroxime (Ceftin, Zinacef), atau sefaleksin (Keflex); aztreonam (Azactam); atau obat lain.
  • beri tahu dokter dan apoteker tentang obat resep dan obat non resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan hal berikut: probenesid (Probalan, di Col-Probenesid) dan asam valproat (Depakene). Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat Anda atau memantau Anda dengan hati-hati untuk adanya efek samping
  • beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki alergi apapun dan jika Anda mengalami atau pernah mengalami stroke, kejang atau penyakit ginjal
  • beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan suntikan doripenem, hubungi dokter Anda.

Apakah doripenem aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Tidak ada penelitian yang memadai pada wanita mengenai risiko bayi ketika menggunakan obat ini selama menyusui. Pertimbangkan potensi manfaat terhadap potensi risiko sebelum menggunakan obat ini saat menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan doripenem?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut biasanya tidak dianjurkan, tapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat yang diresepkan bersamaan, dokter Anda dapat mengubah dosis atau seberapa sering Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Probenesid
  • Asam Valproik

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan doripenem?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan doripenem?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.:

  • alergi terhadap penisilin, sefalosporin, atau alergen lain, adanya riwayat alergi – penggunaan dapat meningkatkan risiko untuk reaksi alergi kambuh kembali
  • diare – gunakan dengan hati-hati. Dapat membuat kondisi ini lebih buruk
  • penyakit ginjal – gunakan dengan hati-hati. Efek samping dapat ditingkatkan karena pembersihan obat yang lebih lambat dari tubuh
  • kejang, adanya riwayat kejang
  • stroke, adanya riwayat stroke – dapat meningkatkan risiko mengalami kejang.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca