Nama Generik: Deferoxamine Merek: Desferal dan Deferoxamine adalah.

Penggunaan

Untuk apa deferoxamine?

Deferoxamine adalah obat yang umumnya digunakan untuk menangani kelebihan kadar zat besi pada darah, yang dapat disebabkan oleh transfusi darah berulang, kelainan darah seperti thalassemia, atau keracunan zat besi.

Deferoxamine adalah obat yang juga dapat digunakan untuk menghilangkan zat besi pada pasien dengan kadar zat besi yang tinggi, disebabkan oleh banyaknya transfusi darah.

Deferoxamine termasuk golongan obat iron chelators. Deferoxamine adalah obat yang bekerja dengan mengikat zat besi berlebih pada tubuh dan membantu ginjal dan kandung empedu membuang kelebihan zat besi.

Obat ini tidak dianjurkan pada anak-anak dibawah 3 tahun. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi kadar aluminum yang tinggi pada pasien dialisis dan pasien dengan keracunan aluminum.

 

Cara Pakai

Bagaimana cara penggunaan deferoxamine?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Tergantung pada kondisi medis Anda, Deferoxamine akan disuntikkan langsung pada otot, bawah kulit atau pada pembuluh darah sesuai instruksi dokter Anda.

Dosis disesuaikan dengan kondisi medis dan respon Anda terhadap pengobatan.

Jika Anda menggunakan Deferoxamine di rumah, pelajari penggunaan dari penyedia medis Anda. Sebelum menggunakan, periksa jika ada partikel atau perubahan warna produk, jangan digunakan. Pelajari cara penyimpanan dan pembuangan obat dengan aman.

Jika Anda menggunakan obat ini untuk menangani tingginya kadar zat besi, dokter akan menganjurkan untuk mengonsumsi vitamin C (ascorbic acid) setelah Anda mengonsumsi obat ini selama 1 bulan. Minum vitamin C dapat menggantikan vitamin C yang hilang akibat tingginya kadar zat besi dan membantu obat untuk menghilangkan zat besi. Jika Anda memiliki penyakit jantung (seperti gagal jantung), beri tahu dokter Anda sebelum mengonsumsi vitamin C bersamaan dengan obat ini (lihat bagian Interaksi). Orang dewasa direkomendasikan untuk tidak mengonsumsi vitamin C lebih dari 200 miligram per harinya.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau bahkan memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan deferoxamine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis deferoxamine untuk orang dewasa?

Dosis umum dewasa untuk keracunan zat besi akut adalah

Untuk penanganan keracunan zat besi akut:

Dosis awal 15 mg/kg/jam melalui intravena lambat, dosis dikurangi setelah 4-6 jam agar dosis tidak melebihi  80 mg/kg dalam 24 jam. Dapat juga diberikan sebagai dosis tunggal 2 gram melalui suntikan intramuskular

Dosis geriatrik umum untuk keracunan zat besi akut

Penentuan dosis untuk pasien lansia harus dilakukan dengan hati-hati, biasanya dimulai dari dosis rendah, mempertimbangkan tingginya frekuensi penurunan fungsi hati, ginjal atau jantung, penyakit lainnya serta terapi lainnya.

Dosis geriatrik umum untuk keracunan zat besi kronik

Penentuan dosis untuk pasien lansia harus dilakukan dengan hati-hati, biasanya dimulai dari dosis rendah, mempertimbangkan tingginya frekuensi penurunan fungsi hati, ginjal atau jantung, penyakit lainnya serta terapi lainnya.

Bagaimana dosis deferoxamine untuk anak-anak?

Dosis pediatrik umum untuk keracunan zat besi akut

 

Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan.  Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah deferoxamine tersedia?

Deferoxamine adalah obat yang tersedia dalam dosis larutan dan suntikan sebanyak 500mg dan 2 gram. 

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena deferoxamine?

Deferoxamine adalah obat yang dapat menyebabkan efek samping. Efek samping umumnya meliputi nyeri dan pembengkakan pada area yang disuntik atau pandangan yang kabur.

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan penggunaan Deferoxamine dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • batuk, napas tersengal atau permasalahan pernapasan lainnya
  • jarang buang air kecil atau tidak sama sekali
  • mengantuk, pusing, perubahan mood, meningkatnya rasa haus, kehilangan napsu makan, mual dan muntah
  • pembengkakan, naiknya berat badan, sesak napas
  • mual, sakit pada lambung atas, gatal-gatal, kehilangan napsu makan, urin keruh, tinja berwarna pekat, sakit kuning
  • masalah pendengaran
  • pandangan kabur, sakit mata, atau melihat lingkaran pada cahaya
  • kejang (convulsions)
  • jantung berdetak cepat
  • bibir, kulit, kuku yang kebiruan
  • diare parah, berair dan berdarah disertai kram
  • hidung tersumbat, demam, kemerahan atau pembengkakan di sekitar hidung dan mata, koreng pada bagian dalam hidung
  • nyeri pada lambung atau punggung, batuk darah
  • mudah memar atau perdarahan, kelemahan
  • kram kaki, masalah pada tulang atau perubahan pertumbuhan (pada anak)

Efek samping yang tidak terlalu serius dapat meliputi pemakaian deferoxamine adalah:

  • pusing
  • flushing (hangat, kemerahan dan perasaan geli pada wajah)
  • gatal atau ruam pada kulit
  • mati rasa atau perih pada tubuh
  • diare ringan, mual atau sakit perut
  • urin kemerahan
  • adanya nyeri, perih, bengkak, kemerahan, iritasi atau benjolan keras di area suntikan.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan deferoxamine?

Deferoxamine adalah obat yang penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter. Anda dilarang untuk menggunakan obat ini jika Anda alergi terhadap Deferoxamine, memiliki penyakit ginjal yang parah atau jika Anda tidak dapat buang air kecil. Untuk memastikan Anda dapat mengonsumsi Deferoxamine, beri tahu dokter jika Anda memiliki kondisi berikut

  • penyakit ginjal (atau sedang menjalani dialisis)
  • penyakit jantung
  • penyakit hati
  • masalah pada penglihatan atau pendengaran
  • asma atau kelainan pernapasan
  • kadar kalsium yang rendah pada darah (hypocalcemia)
  • kelainan parathyroid.

Jika Anda perlu untuk menjalani X-ray atau CT scan menggunakan dye yang disuntikkan pada pembuluh vena, Anda perlu menghentikan penggunaan Deferoxamine. Pastikan dokter mengetahui jika Anda menggunakan obat ini.

Anak-anak

Deferoxamine adalah obat yang penggunaan jangka panjangnya dapat menghambat pertumbuhan anak. Beri tahu dokter jika anak yang menggunakan obat ini tidak bertumbuh dengan semestinya.

Apakah deferoxamine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Deferoxamine adalah obat yang belum ditemukan penelitian memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Amerika.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Amerika:

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Tidak diketahui apakah Deferoxamine dapat membahayakan calon bayi. Beri tahu dokter jika Anda sedang atau merencanakan kehamilan saat menggunakan obat ini.

Tidak diketahui apakah Deferoxamine dapat masuk ke dalam ASI atau dapat membahayakan bayi yang disusui. Jangan gunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter bahwa Anda sedang menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan deferoxamine?

Deferoxamine adalah obat yang dapat menimbulkan efek samping. Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan deferoxamine?

Deferoxamine adalah obat yang dapat berinteraksi pada beberapa kondisi kesehatan tertentu. Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan deferoxamine?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • kelebihan aluminum
  • pengobatan dialisis
  • encephalopathy (penyakit otak), terkait dengan aluminum—Dapat meningkatkan resiko efek samping yang serius
  • anuria (tidak dapat menghasilkan urin)
  • penyakit ginjal parah—Tidak boleh digunakan pasien dengan kondisi ini.
  • masalah pada ginjal 
  • kejang, atau memiliki sejarah kejang—Gunakan dengan hati-hati. Dapat memperburuk kondisi.
  • infeksi (bakteri, jamur)—Dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Deferoxamine digunakan hanya jika dibutuhkan dan tidak ada jadwal khusus. Segera hubungi dokter jika gejala tidak membaik setelah mengonsumsi Deferoxamine.

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 27, 2018 | Terakhir Diedit: September 27, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan