Nama Generik: Clarithromycin Merek: Abbotic/Abbotic Granul/A, Bicrolid, Comtro, Orixal, Clacine, Clambiotic, Hecobac dan Clarithromycin adalah obat.

Penggunaan

Untuk apa obat Clarithromycin?

Clarithromycin adalah obat untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Obat ini juga digunakan bersama dengan obat antiulkus untuk mengobati beberapa jenis tukak lambung dan mencegah infeksi bakteri tertentu.

Clarithromycin adalah obat antibiotik dalam golongan makrolide. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri. Obat ini tidak bekerja untuk infeksi virus (seperti pilek dan flu). Penggunaan antibiotik yang tidak tepat atau salah dapat menyebabkan penurunan kinerja obat itu snediri.

Bagaimana cara penggunaan obat Clarithromycin?

Minum obat ini dengan atau tanpa makanan sesuai anjuran dokter, biasanya setiap 12 jam. Sebelum menggunakan obat ini, pastikan Anda mengocok botolnya. Ukurlah dosis menggunakan sendok takar. Jangan menggunakan sendok rumah karena dosisnya dapat tidak sesuai.

Antibiotik bekerja dengan baik saat jumlah obat di tubuh Anda tetap dalam kadar yang konstan. Jadi, minum obat ini kurang lebih pada waktu yang sama setiap harinya dan dengan jeda yang merata pula.

Dosis dan lama pengobatan tergantung kondisi kesehatan dan respon terapi Anda. Pada anak, dosis dapat juga ditentukan berdasarkan berat badan.

Jika Anda menggunakan obat untuk mengobati infeksi, lanjutkan penggunaan obat ini hingga yang diresepkan habis, walaupun gejala menghilang setelah beberapa hari.

Menghentikan obat terlalu cepat dapat membuat bakteri lanjut berkembang, yang akhirnya kembali terinfeksi.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau malah jadi makin parah.

Jika Anda menggunakan obat untuk mencegah infeksi bakteri tertentu, gunakan tepat sesuai anjuran dokter. Jangan menghentikan obat tanpa persetujuan dokter. Beri tahukan dokter jika Anda mengalami tanda infeksi seperti demam atau keringat malam.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan obat Clarithromycin?

Clarithromycin adalah salah satu obat yang baiknya disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Clarithromycin untuk orang dewasa?

  • Untuk mengatasi tonsilitis/ faringitis (sakit tenggorokan), dosis clarithromycin adalah 250 mg secara oral setiap 12 jam selama 10 hari
  • Untuk mengatasi sinusitis, dosis clarithromycin adalah 500 mg secara oral setiap 12 jam selama 14 hari
  • Untuk mengatasi bronkitis, dosis clarithromycin adalah 500 mg secara oral setiap 12 jam selama 7-14 hari
  • Untuk mengatasi pneumonia, dosis clarithromycin adalah 250 mg secara oral setiap 12 jam selama 7 hari
  • Untuk mengatasi infeksi kulit, dosis clarithromycin adalah 250 mg secara oral setiap 12 jam selama 7-14 hari

Bagaimana dosis Clarithromycin untuk anak-anak?

  • Dosis anak ≥6 bulan untuk tonsilitis/ faringitis adalah 7,5 mg/kg secara oral setiap 12 jam selama 10 hari
  • Dosis anak ≥6 bulan untuk sinusitis adalah 7,5 mg/kg secara oral setiap 12 jam selama 10 hari
  • Dosis anak ≥6 bulan untuk pneumonia adalah 7,5 mg/kg secara oral setiap 12 jam selama 10 hari
  • Dosis anak ≥6 bulan untuk otitis media adalah 7,5 mg/kg secara oral setiap 12 jam selama 10 hari
  • Dosis anak ≥6 bulan untuk infeksi kulit adalah  7,5 mg/kg secara oral setiap 12 jam selama 10 hari

Dalam dosis apakah obat Clarithromycin tersedia?

Ketersediaan obat clarithromycin adalah tablet 250 mg dan 500 mg.

Efek Samping

Efek samping obat Clarithromycin

Efek samping paling umum dari obat clarithromycin adalah:

  • Sakit perut
  • Muntah
  • Diare
  • Rasa di mulut yang tidak biasa atau tidak enak
  • Gigi berubah warna
  • Sakit kepala
  • Gatal ringan atau ruam
  • Gatal pada vagina atau keluar cairan yang tak wajar

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius seperti:

  • Sakit kepala dengan nyeri dada dan pusing berat, denyut jantung cepat atau berdebar, sesak napas, hingga pingsan
  • Diare yang encer atau berdarah
  • Demam, pembesaran kelenjar, nyeri badan, gejala flu, dan batuk
  • Ruam kulit, mudah memar atau berdarah, kesemutan berat, baal, nyeri, dan lemah otot
  • Linglung, muntah, bengkak, berat badan naik drastis, dan lebih jarang atau tidak buang air kecil
  • Gangguan pendengaran
  • Reaksi kulit berat

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Clarithromycin?

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum menggunakan clarithromycin adalah:

  • Alergi. Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami alergi terhadap obat clarithromycin atau obat lain. Juga beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi lain, seperti alergi pada makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk obat non-resep, baca label atau komposisi bahan dengan teliti.
  • Anak-anak. Tidak ada informasi yang jelas mengenai penggunaan cladribine pada anak.
  • Lansia. Banyak obat-obatan belum diteliti secara khusus untuk lansia. Namun, clarithromycin diduga tidak akan menimbulkan efek samping atau masalah yang berbeda pada lansia daripada yang terjadi  pada orang dewasa yang lebih muda.

Apakah Clarithromycin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, yang setara dengan Badan POM di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •      A = Tidak berisiko
  •      B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •      C = Mungkin berisiko
  •      D = Ada bukti positif dari risiko
  •      X = Kontraindikasi
  •      N = Tidak diketahui

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Clarithromycin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/ nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walaupun obat tertentu tidak dapat digunakan bersamaan, pada kasus lain 2 obat berbeda dapat digunakan bersamaan walaupun dapat terjadi interaksi obat. Pada kasus ini, dokter dapat mengubah dosis, atau peringatan lain mungkin dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda menggunakan obat resep atau nonresep lainnya.

Menggunakan obat ini dengan obat berikut tidak dianjurkan. Dokter mungkin tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah obat yang Anda gunakan.

  • Alfuzosin
  • Amifampridine
  • Astemizole
  • Bepridil
  • Cisapride
  • Colchicine
  • Conivaptan
  • Dihydroergotamine
  • Dronedarone
  • Eletriptan
  • Eliglustat
  • Eplerenone
  • ErgoloidMesylates
  • Ergonovine
  • Ergotamine
  • Fluconazole
  • Ivabradine
  • Ketoconazole
  • Lomitapide
  • Lovastatin
  • Lurasidone
  • Maraviroc
  • Mesoridazine
  • Methylergonovine
  • Methysergide
  • Naloxegol
  • Nelfinavir
  • Nimodipine
  • Pimozide
  • Piperaquine
  • Posaconazole
  • Ranolazine
  • Saquinavir
  • Silodosin
  • Simvastatin
  • Sparfloxacin
  • Terfenadine
  • Thioridazine
  • Tolvaptan
  • Ziprasidone

Menggunakan obat ini dengan obat lain biasanya tidak dianjurkan, namun dapat dibutuhkan pada beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter Anda mungkin telah mengubah dosis atau frekuensi penggunaan satu atau kedua obat.

  • Ado-Trastuzumab Emtansine
  • Afatinib
  • Ajmaline
  • Alprazolam
  • Amiodarone
  • Amitriptyline
  • Amlodipine
  • Amobarbital
  • Amprenavir
  • Anagrelide
  • Apixaban
  • Apomorphine
  • Aprepitant
  • Aprindine
  • Aprobarbital
  • Aripiprazole
  • Arsenic Trioxide
  • Artemether
  • Asenapine
  • Atazanavir
  • Atorvastatin
  • Avanafil
  • Axitinib
  • Azithromycin
  • Bedaquiline
  • Bosutinib
  • Brentuximab Vedotin
  • Bretylium
  • Buserelin
  • Butabarbital
  • Butalbital
  • Cabazitaxel
  • Cabozantinib
  • Carbamazepine
  • Ceritinib
  • Chloroquine
  • Chlorpromazine
  • Cilostazol
  • Ciprofloxacin
  • Citalopram
  • Clomipramine
  • Clonazepam
  • Clozapine
  • Cobicistat
  • Crizotinib
  • Cyclobenzaprine
  • Dabigatran Etexilate
  • Dabrafenib
  • Daclatasvir
  • Dasatinib
  • Delamanid
  • Desipramine
  • Deslorelin
  • Dexamethasone
  • Digoxin
  • Diltiazem
  • Disopyramide
  • Docetaxel
  • Dofetilide
  • Dolasetron
  • Domperidone
  • Doxepin
  • Doxorubicin
  • Doxorubicin Hydrochloride Liposome
  • Droperidol
  • Dutasteride
  • Ebastine
  • Efavirenz
  • Enzalutamide
  • Eribulin
  • Erlotinib
  • Erythromycin
  • Escitalopram
  • Eslicarbazepine Acetate
  • Estazolam
  • Eszopiclone
  • Etravirine
  • Everolimus
  • Famotidine
  • Felbamate
  • Felodipine
  • Fentanyl
  • Fingolimod
  • Flecainide
  • Fluoxetine
  • Fluticasone
  • Formoterol
  • Foscarnet
  • Fosphenytoin
  • Galantamine
  • Gatifloxacin
  • Gemifloxacin
  • Gonadorelin
  • Goserelin
  • Granisetron
  • Halofantrine
  • Haloperidol
  • Halothane
  • Histrelin
  • Hydrocodone
  • Hydroquinidine
  • Ibrutinib
  • Ibutilide
  • Idelalisib
  • Ifosfamide
  • Iloperidone
  • Imipramine
  • Isoflurane
  • Isradipine
  • Itraconazole
  • Ivacaftor
  • Ixabepilone
  • Lapatinib
  • Letrozole
  • Leuprolide
  • Levofloxacin
  • Levomilnacipran
  • Lopinavir
  • Lorcainide
  • Losartan
  • Lumefantrine
  • Macitentan
  • Mefloquine
  • Mephobarbital
  • Methadone
  • Methohexital
  • Metronidazole
  • Midazolam
  • Mifepristone
  • Mitotane
  • Mizolastine
  • Modafinil
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Moxifloxacin
  • Nafarelin
  • Nafcillin
  • Nicardipine
  • Nifedipine
  • Nilotinib
  • Nintedanib
  • Nisoldipine
  • Norfloxacin
  • Nortriptyline
  • Octreotide
  • Ofloxacin
  • Olanzapine
  • Ondansetron
  • Ospemifene
  • Oxcarbazepine
  • Oxycodone
  • Paliperidone
  • Paroxetine
  • Pasireotide
  • Pazopanib
  • Pentamidine
  • Pentobarbital
  • Perampanel
  • Perflutren Lipid Microsphere
  • Perphenazine
  • Phenobarbital
  • Phenytoin
  • Pipamperone
  • Pirmenol
  • Pixantrone
  • Pomalidomide
  • Ponatinib
  • Primidone
  • Probucol
  • Procainamide
  • Prochlorperazine
  • Promethazine
  • Propafenone
  • Protriptyline
  • Quetiapine
  • Quinidine
  • Quinine
  • Regorafenib
  • Retapamulin
  • Rifabutin
  • Rifapentine
  • Rilpivirine
  • Risperidone
  • Ritonavir
  • Roflumilast
  • Romidepsin
  • Ruxolitinib
  • Salmeterol
  • Secobarbital
  • Sertindole
  • Sevoflurane
  • Sildenafil
  • Siltuximab
  • Simeprevir
  • Sirolimus
  • Sodium Phosphate
  • Sodium Phosphate, Dibasic
  • Sodium Phosphate, Monobasic
  • Solifenacin
  • Sorafenib
  • Sotalol
  • Spiramycin
  • St John’s Wort
  • Sulfamethoxazole
  • Sunitinib
  • Suvorexant
  • Tacrolimus
  • Tadalafil
  • Tamoxifen
  • Tamsulosin
  • Telaprevir
  • Telavancin
  • Telithromycin
  • Temsirolimus
  • Tetrabenazine
  • Thiopental
  • Ticagrelor
  • Tizanidine
  • Tolterodine
  • Topotecan
  • Toremifene
  • Trabectedin
  • Tramadol
  • Trazodone
  • Triazolam
  • Trimethoprim
  • Trimipramine
  • Triptorelin
  • Vandetanib
  • Vardenafil
  • Vemurafenib
  • Venlafaxine
  • Verapamil
  • Vilanterol
  • Vilazodone
  • Vinblastine
  • Vincristine
  • Vincristine Sulfate Liposome
  • Vinflunine
  • Vinorelbine
  • Vorapaxar
  • Voriconazole
  • Vorinostat
  • Warfarin
  • Zaleplon
  • Zidovudine
  • Zileuton
  • Zolpidem

Interaksi dengan obat ini dapat meningkatkan risiko efek samping yang serius, tapi penggunaan kedua obat mungkin merupakan pengobatan yang terbaik bagi Anda. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter Anda mungkin telah mengubah dosis atau frekuensi penggunaan satu atau kedua obat.

  • Acenocoumarol
  • Alfentanil
  • Bromocriptine
  • Conjugated Estrogens
  • Cyclosporine
  • Darunavir
  • Delavirdine
  • Diazepam
  • Esterified Estrogens
  • Estradiol
  • Estriol
  • Estrone
  • Estropipate
  • Ethinyl Estradiol
  • Glipizide
  • Glyburide
  • Hexobarbital
  • Indinavir
  • Linezolid
  • Methylprednisolone
  • Nevirapine
  • Pravastatin
  • Prednisone
  • Repaglinide
  • Rifampin
  • Rivaroxaban
  • Tipranavir

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Clarithromycin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan ketika makan, terutama dengan jenis makanan tertentu, karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Clarithromycin?

Beberapa kondisi kesehatan yang mungkin dapat berinteraksi dengan obat clarithromycin adalah:

  • Riwayat penyakit kuning
  • Riwayat penyakit jantung dan gangguan ritme jantung (misalnya long QT, torsades de pointes,atau  aritmia ventrikular)
  • Riwayat penyakit hati
  • Riwayat penyakit ginjal
  • Riwayat porphyria (masalah enzim)
  • Myasthenia gravis (lemah otot berat)
  • Hipokalemia (kadar potassium rendah dalam darah)
  • Hipomagnesemia (kadar magnesium rendah dalam darah)

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis obat clarithromycin adalah:

  • Nyeri perut
  • Mual
  • Muntah
  • Diare

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 17, 2018 | Terakhir Diedit: September 17, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan