Busulfan obat apa?

Oleh

Nama Generik: Busulfan Merek: Busulfex, Myleran.

Penggunaan

Untuk apa busulfan?

Busulfan adalah obat yang sering digunakan untuk mengobati leukemia myelogenous kronis (CML). Selain itu, obat ini bisa juga digunakan sebagai pengobatan awal bagi pasien yang akan menjalani transplantasi sel.

Obat ini tidak menyembuhkan penyakit tetapi untuk membantu mengontrol sehingga kualitas hidup Anda meningkat.

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini memuat penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam label yang sudah disetujui, namun mungkin saja diresepkan oleh ahli kesehatan Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum di bawah hanya jika sudah diresepkan oleh dokter dan ahli kesehatan Anda.

Bagaimana cara penggunaan busulfan?

Minum obat ini dengan atau tanpa makanan, biasanya sehari sekali atau sesuai petunjuk dokter. Dosis diberikan berdasarkan berat badan, kondisi medis, hasil tes laboratorium, dan respon terhadap pengobatan. Pengobatan Anda bisa dihentikkan untuk waktu singkat bila jumlah darah Anda terlalu rendah. Buatlah pertemuan medis atau laboratorium.

Jangan menambah dosis atau meminum obat ini lebih sering dari yang diresepkan. Kondisi Anda tidak akan meningkat dengan cepat, dan risiko efek samping malah akan semaking tinggi.

Karena obat ini menyerap melalui kulit dan paru, wanita yang sedang hamil atau berencana untuk hamil sebaiknya tidak diberikan obat ini atau menghirup serpihan dari tablet. Beri tahu dokter bila kondisi tetap sama atau bertambah buruk.

Bagaimana cara penyimpanan busulfan?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis busulfan untuk orang dewasa?

Untuk orang dewasa dengan leukemia myelogenous kronis, dosis obat busulfan adalah:

  • Dosis awal: 60 mcg/kg atau 1.8 mg/m2 diminum sehari sekali. Rentang dosis biasa untuk induksi remisi adalah 4 sampai 8 mg/hari.

Untuk orang dewasa dengan transplantasi sumsum tulang, dosis obat busulfan adalah:

  • 2 – 4 mg/kg (sampai dengan 560 mg) diminum setiap 6 jam selama 4 hari. Dosis tinggi Siklofosfamid digunakan sebagai kombinasi dengan Busulfan untuk mempersiapkan pasien transplantasi sumsum tulang.

Bagaimana dosis busulfan untuk anak-anak?

Untuk anak-anak dengan leukemia myelogenous kronis, dosis busulfan adalah:

  • Berat badan ≤ 12 kg = 1.1 mg/kg (berdasarkan berat badan)
  • Berat badan ≥ 12 kg = 0.8 mg/kg (berdasarkan berat badan)

Dosis diberikan setiap 6 jam sebagai infus 2 jam selama 4 hari dengan total 16 dosis. Pemantauan obat terapeutik dan penyesuaian dosis dianjurkan mengikuti dosis pertama. 

Untuk anak-anak dengan transplantasi tulang sumsum,  dosis busulfan adalah:

Sumsum-ablatif rejimen

  • 0,5 mg / kg sampai 1 mg / kg diminum setiap 6 jam selama 4 hari.

Program hematopoietik transplantasi sel induk (≤6 tahun)

  • 40 mg / m2 / dosis setiap 6 jam selama 4 hari.

Dalam dosis apakah busulfan tersedia?

Sediaan dosis busulfan adalah:

Larutan intravena

  • Busulfex: 6 mg/mL (10 mL)

Tablet oral

  • Myleran: 2 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena busulfan?

Efek samping paling umum penggunaan obat busulfan adalah:

  • Mual/muntah
  • Diare
  • Sembelit
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sakit perut
  • Sakit kepala/pusing
  • Bengkak pada pergelangan kaki/kaki/tangan iritasi di sekitar bagian yang diinjeksi
  • Kesulitan tidur
  • siklus menstruasi tidak teratur
  • rambut rontok, warna kulit lebih gelap.

Hubungi dokter bila Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • Kulit pucat, pening atau napas pendek, kesulitan konsentrasi
  • Mudah terluka, perdarahan tidak biasa (hidung, mulut, vagina, atau rektum), bintik keunguan atau kemerahan di bawah kulit
  • Tanda infeksi seperti demam, menggigil, sakit tenggorokan, gejala flu, kehilangan nafsu makan, kehilangan berat badan, rasa lemas yang tidak seperti biasanya, napis sesak dan cepat
  • Berat badan bertambah, pembengkakan atau nyeri pada perut, sakit kuning (menguning pada bagian kulit atau mata)
  • Batuk berdarah
  • Sakit perut, muntah, dada terasa nyeri, kesulitan bernapas
  • Nyeri pada punggung bagian bawah, darah pada urine, buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau tidak sama sekali
  • Kebingungan, otot tegang atau kontraksi, refleks aktif berlebih, otot lemas, ketidaknyamanan pada kaki, mati rasa di sekitar mulut
  • Detak jantung lambat atau tidak teratur
  • Denyut lemah, napas pendek, pingsan
  • Kejang-kejang
  • Batuk membandel, demam, napas pendek (gejala ini bisa terjadi beberapa bulan atau tahun setelah penggunaan Busulfan).

Tidak semua orang mengalami efek samping seperti yang sudah disebutkan di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan busulfan?

Beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum mengonsumsi obat busulfan adalah:

  • Beri tahu dokter atau apoteker bila Anda alergi terhadap Busulfan, atau obat lainnya, atau pada bahan yang terdapat dalam tablet Busulfan. Tanyakan kepada apoteker Anda daftar bahan dari obat ini
  • Beri tahu dokter dan apoteker obat resep/nonresep, vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal yang Anda sedang atau akan gunakan. Pastikan untuk menyebut obat berikut: acetaminophen (Tylenol), obat kemoterapi tertentu seperti bendamustine (Treanda), carmustine (BiCNU, Gliadel Wafer), cyclophosphamide (Cytoxan), ifosfamide (Ifex), lomustine (CeeNU), melphalan (Alkeran), procarbazine (Mutalane), temozolomide (Temodar), thioguanine; clozapine (Clozaril, FazaClo); cyclosporine (Sandimmune, Gengraf, Neoral); itraconazole (Sporanox), obat untuk penyakit kejiwaan dan mual, phenytoin (Dilantin) atau meperidine (Demerol). Dokter Anda mungkin akan memerlukan untuk mengubah dosis obat atau memantau Anda secara seksama dari berbagai efek samping. Banyak obat lain yang dapat berinteraksi dengan Busulfan, sehingga pastikan untuk memberi tahu dokter semua obat yang Anda konsumsi, bahkan jika tidak termasuk dalam daftar.
  • Beri tahu dokter bila sebelumnya Anda melakukan terapi radiasi atau pengobatan dengan obat kemoterapi lain atau bila Anda mengalami kejang-kejang atau cedera pada kepala. Juga beri tahu dokter bila Anda pernah mengonsumsi Busulfan sebelumnya, tetapi kanker tidak merespon terhadap obat ini
  • Anda sebaiknya mengetahui bahwa Busulfan bisa mengganggu siklus menstruasi normal pada wanita, bisa menghentikkan produksi sperma pada pria. Namun, Anda sebaiknya tidak berasumsi bahwa Anda tidak dapat hamil atau tidak dapat membuat seseorang hamil. Wanita hamil dan menyusui sebaiknya memberi tahu dokter sebelum menggunakan obat ini. Anda sebaiknya tidak berencana untuk mempunyai anak selama melakukan kemoterapi atau beberapa waktu setelah menerima pengobatan (bicarakan dengan dokter untuk lebih rinci). Gunakan metode KB yang terpercaya untuk mencegah kehamilan. Bila Anda mendapati diri Anda hamil selama penggunaan Busulfan, hubungi dokter segera. Busulfan bisa membahayakan janin.

Apakah busulfan aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui 

Tidak ada penelitian yang memadai pada wanita untuk menentukan risiko pada bayi selama penggunaan obat ini saat menyusui. Pertimbangkan manfaat dan risikonya sebelum menggunakan obat ini selama menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan busulfan?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Saat Anda menggunakan obat ini, sangatlah penting bagi dokter Anda untuk mengetahui bila Anda menggunakan salah satu obat dari daftar berikut. Interaksi berikut dipilih atas dasar signifikansi potensi mereka dan bukan berarti semua bersifat inklusif.

Mengonsumsi obat ini dengan obat-obatan berikut tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin tak akan meresepkan obat ini kepada Anda atau akan mengganti beberapa obat yang sudah Anda konsumsi.

  • Vaksin Rotavirus

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Vaksin Adenovirus Tipe 4
  • Vaksin Adenovirus Tipe 7
  • Vaksin Bacillus Calmette dan Guerin
  • Vaksin Virus Influenza
  • Ketoconazole
  • Vaksin Virus Measles
  • Metronidazole
  • Vaksin Virus Mumps
  • Vaksin Virus Rubella
  • Vaksin Cacar
  • Vaksin Typhoid
  • Vaksin Virus Varicella
  • Vaksin Demam Kuning

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Fosphenytoin
  • Itraconazole
  • Ketobemidone
  • Phenytoin

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan busulfan?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan busulfan?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Beberapa kondisi kesehatan yang mungkin dapat berinteraksi dengan obat busulfan adalah:

  • Cacar (termasuk yang baru terjadi)
  • Herpes zoster
  • Asam urat
  • Batu ginjal
  • Cedera pada kepala
  • Kejang-kejang
  • Infeksi
  • Thalasemia

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Februari 17, 2018

Yang juga perlu Anda baca