7 Bahan Alternatif Membuat Masakan Sedap Tanpa MSG

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Saat ini, sudah banyak dijumpai bumbu penyedap rasa dan bumbu siap saji. Ingin memasak nasi goreng, Anda bisa membeli bumbu instan di supermarket, tidak perlu repot-repot membuat bahan racikannya dulu. Ingin membuat ayam tepung, Anda juga bisa mendapatkan bumbunya di supermarket. Bumbu instan ini menjadi penolong saat kita tidak bingung meracik bumbu tradisional.

Namun penyedap rasa yang paling terkenal mungkin adalah MSG, yang dapat membuat makanan menjadi lebih gurih. MSG adalah kepanjangan dari  Monosodium Glutamate, kita lebih mengenalnya sebagai micin atau vetsin. Rasa masakan pun menjadi berbeda jika ditambahkan dengan MSG. Namun, benarkah MSG itu sehat dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama?

Apa itu MSG?

MSG berasal dari amino acid glutamic yang diubah menjadi garam natrium. MSG merupakan penambah rasa yang natural pada makanan. Kita bisa menemukan MSG pada banyak masakan, termasuk bumbu instan, buah-buahan kalengan, dan sup kemasan. Menggunakan MSG sendiri masih bisa ditoleransi, tetapi terkadang dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang. Orang dengan alergi terhadap MSG dapat mengalami sakit kepala. Jika orang tersebut memiliki asma, akan menyebabkan sakit dada dan debaran jantung. Selain itu, Anda juga bisa mengalami perubahan suasana hati. Semua gejala ini biasanya dikenal sebagai Chinese Restaurant Syndrome – karena MSG sering ditemukan pada masakan China.

Apakah ada alternatif pengganti MSG?

Mungkin Anda pernah bertanya-tanya apakah ada bahan makanan alternatif lain yang dapat membuat masakan menjadi lebih sedap tanpa MSG. Berikut ini yang bisa Anda gunakan:

1. Rempah-rempah

Tentu Anda masih ingat salah satu alasan Belanda menjajah Indonesia jaman dahulu kala, bukan? Ya, karena rempah-rempah banyak ditemukan di Indonesia. Kenapa kita tidak kembali melestarikan bumbu-bumbu masakan seperti bawang putih, bawang merah, merica atau lada, kunyit, ketumbar, dan jinten? Bahan rempah ini jika diracik dengan tepat dapat merangsang selera makan dan menambah rasa makanan. Yang perlu Anda garis bawahi, jika Anda membeli bumbu tersebut yang sudah dicampur atau yang sudah dikemas, sebaiknya Anda periksa labelnya, untuk keterangan ada tidak tambahan MSG atau protein nabati yang terhidrolisis.

2. Garam

Garam laut adalah alternatif lain sebagai penyedap rasa, sebab dapat menambahkan rasa pada makanan dan memberikan rasa yang lebih lembut daripada garam meja. Perbedaan garam laut dan garam meha adalah natrium dan kalium iodida telah dicampurkan pada garam meja, berbeda dengan garam laut yang diproses melalui penguapan air laut dan mengandung kalium alami.

3. Garam laut buatan

Berbagai macam alternatif garam dapat dijadikan pengganti MSG, garam jenis ini diduga lebih baik dikonsumsi. Garam sintetis biasanya terbuat dari kalium klorida atau KCI. Senyawa ini digunakan pada keju, roti, dan daging untuk menambah rasa yang alami. KCI mengandung kalium dan dapat memberikan rasa pahit. Sebelum menjadikan KCI sebagai penyedap rasa, sebaiknya Anda konsultasikan ke dokter, kalau Anda memiliki masalah kesehatan.

Selain kalium klorida, ada kalsium klorida, magnesium klorida, dan magnesium sulfat, semuanya menawarkan rasa asin-pahit. Tetapi Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsinya, sebaiknya jangan banyak-banyak, sebab menurut National Institutes of Health yang dikutip Livestrong.com, kalsium klorida dapat menyebabkan iritasi lidah.

4. Konsentrat susu

Ini adalah salah satu alternatif yang bisa digunakan untuk variasi makanan besar. Kandungan lemak dalam susu dapat menimbulkan sensasi kelezatan di lidah. Selain itu, susu juga membantu melepaskan dan menutupi rasa makanan. Konsentrat ini dibuat dari enzim yang dimodifikasi dari mentega, krim dan keju.

5. Kedelai

Anda juga bisa mengombinasikan masakan dengan kedelai. Selain memiliki level protein yang tinggi, kacang kedelai juga mengandung nutrisi yang serupa dengan daging. Makanan Jepang dan China sering ditambahkan dengan kacang kedelai serba guna. Rasa yang diperoleh dari fermentasi ini dapat memberikan sensasi sedap yang biasanya diberikan oleh MSG.

6. Tomat

Buah ini sangat bebas dari glutamat, yang menawarkan rasa ‘MSG’ alami. Tomat yang dipanggang akan meningkatkan rasanya. Jika disajikan dengan semua makanan, akan menghasilkan rasa yang kuat. Selain itu, tomat kaya akan vitamin C dan E dan keduanya adalah antioksidan.

7. Jamur

Jamur sering disajikan sebagai pengganti daging. Protein yang lebih tinggi daripada senyawa MSG juga ditemukan pada jamur. Jamur bisa disajikan sebagai jamur krispi, disayur dan disajikan bersama tiram. Rasa gurih memang sudah terdapat dalam jamur itu sendiri.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

6 Cara Menghangatkan Tubuh Saat Sedang Kedinginan

Mengenakan selimut dan pakaian tebal merupakan salah satu cara menghangatkan tubuh saat kedinginan. Apakah ada cara lainnya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Informasi Kesehatan 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Meski bermanfaat bagi kesehatan, beberapa suplemen herbal dapat berisiko komplikasi berbahaya jika diminum menjelang operasi. Apa saja itu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit