home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Suka Makan Mie Instan? Ketahui Dulu 5 Fakta Mengejutkan Ini

Suka Makan Mie Instan? Ketahui Dulu 5 Fakta Mengejutkan Ini

Sudah berapa kali Anda makan mie instan dalam waktu seminggu ini? Mie instan memang banyak penggemarnya dan mungkin Anda salah satunya. Jika Anda menyukai mie instan maka lebih baik simak fakta mengejutkan berikut mengenai mie instan.

1. Makan mie instan tidak bisa menggantikan makanan penuh Anda

Mungkin Anda sudah kenyang dengan makan satu atau dua bungkus mie instan dalam satu kali makan. Tapi tak peduli seberapa banyak Anda makan mie instan tetap saja makanan ini tidak bisa menggantikan makanan penuh Anda. Makanan penuh yang dimaksudkan di sini adalah makanan yang lengkap dengan gizi seimbang, yaitu terdiri dari makanan pokok, sayur, protein nabati, dan protein hewani.

Jadi, jangan terlalu sering makan mie instan sebagai pengganti makanan penuh Anda. Tetap saja, makanan yang paling baik adalah makanan yang bervariasi, karena dari makanan tersebut Anda akan mendapatkan berbagai jenis zat gizi yang tubuh perlukan.

2. Mie instan di Indonesia sudah ditambahkan zat gizi yang penting lainnya

Mie instan bisa dibilang salah satu makanan yang cukup digemari oleh banyak orang. Oleh karena itu, mie instan dinilai merupakan produk pangan yang tepat untuk dilakukan fortifikasi. Fortifikasi adalah upaya yang dilakukan untuk menambahkan satu atau lebih zat gizi ke dalam suatu produk pangan yang bertujuan untuk mencegah kekurangan suatu zat gizi di masyarakat.

Zat gizi yang ditambahkan ke dalam produk makanan tersebut biasanya merupakan zat gizi mikro yang penting dibutuhkan oleh semua kalangan umur atau zat gizi yang sering menyebabkan kekurangan atau defisiensi di masyarakat. Dalam hal ini, mie instan di Indonesia sudah ditambahkan dengan zat besi, zinc, vitamin A, dan beberapa jenis mineral lainnya.

Tapi, bukan berarti Anda bisa sering-sering mengonsumsi mie instan. Meskipun telah ditambahkan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh, jumlah zat gizi tersebut tidak akan memenuhi kebutuhan Anda. Tetap lebih baik mengonsumsi makanan yang bervariasi dengan gizi seimbang untuk mendapatkan zat gizi lebih banyak dan berkualitas.

3. Natrium yang terkandung di dalam mie instan sangat tinggi

Makan mie instan adalah hal yang tidak boleh dilakukan oleh penderita hipertensi. Hal ini disebabkan karena natrium yang terkandung di dalam satu bungkus mie instan tinggi yaitu berkisar antara 600-1500 mg. Sementara orang yang sehat saja dianjurkan hanya mengonsumsi natrium sebanyak 1500 mg per hari.

Jika Anda mengonsumsi mie instan satu bungkus dalam sehari, maka untuk makan selanjutnya Anda tidak boleh makan makanan atau minuman kemasan serta tidak makan makanan yang mengandung garam dapur. Sebab garam dapur dan makanan berkemasan lainnya mengandung natrium juga, sehingga dapat menambah asupan natrium Anda yang tentunya buruk bagi kesehatan.

4. Makan mie instan terlalu sering terbukti bisa menyebabkan penyakit jantung

Makan mie instan bisa mengakibatkan Anda mengalami sakit jantung bukanlah sebuah isapan jempol belaka. Telah banyak penelitian dan studi yang membuktikan bahwa makan mie instan terlalu sering menyebabkan seseorang mengalami berbagai penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan stroke. Bahkan penelitian yang dilakukan di Korea selatan yang melibatkan sebanyak 10 ribu orang dewasa, menunjukkan bahwa makan mie instan keseringan merupakan salah satu penyebab dari penyakit diabetes mellitus.

Seorang profesor bidang gizi dan epidemiologi dari Harvard School of Public Health menyatakan bahwa sebenarnya tidak masalah mengonsumsi mie instan sekali atau dua kali dalam sebulan, tetapi jika setiap minggu dilakukan, maka hal tersebut yang sangat berisiko menimbulkan berbagai penyakit degeneratif.

5. Air rebusan mie instan tidak berbahaya

Banyak yang bilang kalau air rebusan mie instan berbahaya dan jangan digunakan dalam penyajiannya. Padahal air rebusan mie instan tersebut mengandung zat-zat gizi yang telah ditambahkan sebelumnya, seperti zat besi, zinc, vitamin A, dan lainnya. Ketika proses merebus, sebagian zat gizi larut dalam air dan kemudian hilang dari mie instan.

Oleh karena itu, sebenarnya aman dan jangan takut untuk menggunakan air rebusan mie instan. Tidak hanya aman, zat-zat gizi yang terlarut dalam air rebusan juga akan terbuang jika tidak terpakai. Tetapi tetap ingat, makan mie instan tidak boleh terlalu sering karena mie instan bukan makanan penuh dengan zat gizi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Arisyi, M., Estiasih, T. and Maligan, J. (2015). FORTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF PADA MI INSTAN: KAJIAN PUSTAKA. Jurnal Pangan dan Agroindustri, [online] 4(2), p. Available at: http://jpa.ub.ac.id/index.php/jpa/article/view/362  [Accessed 22 Feb. 2017].

Fat Secret Indonesia. (2017). Kalori dalam Indomie Mi Goreng dan Fakta Gizi. Available at: https://www.fatsecret.co.id/kalori-gizi/indomie/mi-goreng/1-bungkus  (Accessed: 22 February 2017).

Huftington Post. (2014). 10 Things You Never Knew About Instant Ramen [online] The Huffington Post. Available at: http://www.huffingtonpost.com/2014/09/10/ramen-facts_n_5784632.html  [Accessed 22 Feb. 2017].

Instant noodle consumption linked to heart risk in women. (2014). [online] News. Available at: https://www.hsph.harvard.edu/news/hsph-in-the-news/instant-noodle-consumption-linked-to-heart-risk-in-women/  [Accessed 22 Feb. 2017].

Women’sHealth. (2014). Scary News About Instant Noodles. [online] Women’s Health. Available at: http://www.womenshealthmag.com/food/scary-news-instant-noodles  [Accessed 22 Feb. 2017].

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal diperbarui 26/02/2017
x