Mengapa Makanan dengan MSG Bikin Sakit Kepala?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Saat Anda makan di luar, pernahkah Anda tiba-tiba diserang sakit kepala yang serasa menusuk dan bikin pusing? Entah makan di tenda kaki lima atau di restoran bintang lima, sakit kepala waktu makan ternyata cukup sering ditemui di negara-negara Asia. Jika Anda juga pernah mengalaminya, bisa jadi sakit kepala tersebut merupakan reaksi tubuh terhadap MSG yang juga dikenal dengan sebutan “micin”. Untuk mencari tahu lebih jauh bagaimana MSG bisa bikin sakit kepala, simak informasi berikut ini.

Apa saja kandungan MSG?

Monosodium glutamat atau kerap disingkat MSG adalah penguat rasa makanan yang banyak ditemui di Asia. Zat ini berupa kristal halus mirip garam yang bisa membuat hidangan terasa lebih gurih dan sedap. MSG sendiri terbuat dari campuran sodium dan asam glutamat. Produk-produk MSG yang tersedia di pasar dan toko saat ini adalah buatan pabrik, bukan alami.

Efek samping MSG bagi tubuh

Sudah banyak orang yang melaporkan berbagai keluhan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG. Ada yang sudah mengalami efek samping setelah mengonsumsi MSG sedikit saja, tapi ada juga orang yang baru akan mengalami efek samping jika mengonsumsi terlalu banyak MSG. Berikut adalah keluhan-keluhan yang kerap muncul.

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Migrain
  • Mual
  • Kebas pada leher belakang, punggung, hingga lengan
  • Dada sesak
  • Jantung berdebar (palpitasi)
  • Gejala seperti serangan asma
  • Tekanan pada pipi atau rahang
  • Kepala atau wajah terasa kaku
  • Berkeringat
  • Lemas

Mengapa makan MSG bikin sakit kepala?

Para ahli masih memperdebatkan bagaimana tepatnya MSG bikin sakit kepala atau dampak buruk lainnya bagi tubuh. Hingga saat ini, belum ada penelitian yang bisa membuktikan bagaimana MSG bisa menyebabkan reaksi tubuh seperti yang sudah disebutkan di atas. Penelitian-penelitian yang sudah dilakukan hanya bisa menunjukkan kaitan yang kuat antara MSG dan keluhan-keluhan tersebut.

Namun, ada beberapa teori yang cukup kuat untuk menjelaskan mengapa MSG bikin sakit kepala. Kandungan asam glutamat dalam MSG diyakini bisa membuat pembuluh darah Anda menyempit lalu melebar. Penyempitan dan pelebaran pembuluh darah inilah yang membuat kepala Anda terasa nyeri.

Reaksi pembuluh darah tersebut bisa memicu aktivitas-aktivitas yang tidak normal pada saraf-saraf otak. Saraf-saraf otak akan terstimulasi zat-zat dalam MSG secara berlebihan sehingga Anda merasa pusing dan sakit kepala.

Membatasi MSG dari makanan

Biasanya keluhan-keluhan yang dialami akibat konsumsi MSG tidak bersifat fatal. Efek samping yang muncul akan hilang perlahan-lahan setelah Anda berhenti mengonsumsi makanan ber-MSG. Untuk meredakan berbagai gejalanya, Anda bisa minum obat sakit kepala dan beristirahat sejenak. Namun, jika reaksi Anda terhadap MSG cukup serius, sebaiknya hubungi dokter.

Satu-satunya cara untuk mencegah efek samping MSG adalah membatasi atau tidak mengonsumsi MSG sama sekali. Kalau Anda sedang makan di luar, mintalah pada penjajal makanan atau pramusaji supaya makanan Anda tidak ditambahkan MSG. Sementara saat Anda memasak sendiri di rumah, jangan gunakan MSG.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit