home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Salah satu risiko berpuasa yakni penurunan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, Anda butuh minum vitamin C dan zinc agar tubuh Anda kuat dalam menjalani puasa. Dua nutrisi yakni vitamin C serta zinc penting untuk puasa. Apa alasannya?

Kenapa penting minum vitamin C dan zinc saat puasa?

Tidak sedikit orang yang mudah jatuh sakit atau sekadar mengalami batuk dan pilek pada bulan puasa. Jika Anda mengalaminya, ini bisa menjadi tanda bahwa sistem kekebalan tubuh Anda menurun.

Perubahan pola makan serta kecenderungan untuk tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan yang Anda makan saat bulan puasa merupakan penyebabnya.

Tidak sebebas hari biasanya, berpuasa membuat Anda hanya bisa makan antara waktu buka puasa dan sahur. Hal ini menyebabkan tubuh mengalami kekurangan nutrisi dan berakhir pada penurunan sistem kekebalan tubuh.

Namun jangan khawatir, Anda bisa mengakalinya dengan cara mengonsumsi sumber vitamin C dan zinc yang dapat meningkatkan pertahanan tubuh Anda kembali.

Fungsi vitamin C

Mengapa harus minum vitamin C? Sebab, vitamin C merupakan jenis vitamin yang larut air yang memiliki fungsi utama di bawah ini.

  • Membantu tubuh memperbaiki jaringan yang rusak.
  • Membuat kekebalan tubuh lebih kuat dengan cara meningkatkan sel darah putih yang menjadi pasukan utama dalam menyerang bakteri dan zat asing.
  • Mencegah penuaan.
  • Sebagai antioksidan yang baik untuk mencegah radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit kronis.

Fungsi zinc

Sedangkan zinc merupakan jenis mineral yang tidak hanya dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan saja, namun juga berperan penting dalam:

  • meningkatkan pertahanan tubuh,
  • mempercepat penyembuhan luka, serta
  • membantu metabolisme karbohidrat.

Setelah mengetahui masing-masing fungsi vitamin ini, maka dapat disimpulkan bahwa mengonsumsi sumber vitamin C dan zinc adalah hal yang tepat agar Anda tidak mudah tumbang ketika menjalani puasa.

Minum vitamin C dan zinc sebaiknya dimulai menjelang bulan puasa

Pada awal bulan puasa, tubuh Anda mungkin merasa kaget karena harus beradaptasi terhadap perubahan gaya hidup, baik dalam pola makan, waktu tidur, maupun waktu untuk beraktivitas.

Oleh sebab itu, tidak jarang Anda atau keluarga Anda mudah terserang penyakit selama bulan puasa, apalagi pada awal bulan, akibat perubahan yang terjadi. Untuk itu, Anda butuh nutrisi vitamin C dan zinc yang lebih banyak.

Akan lebih baik untuk mengonsumsi sebelum memasuki puasa untuk membuat tubuh Anda siap akan perubahan yang akan terjadi. Apalagi, vitamin C bersifat larut air yang sangat mudah hilang dan dikeluarkan tubuh melalui keringat dan urine.

Tubuh mungkin akan menyerap banyak vitamin C saat menjalani puasa. Simpanan ini dapat menolong Anda untuk memenuhi kembali kebutuhan vitamin C.

Tidak jauh beda dengan vitamin C, mineral zinc juga perlu Anda siapkan di dalam tubuh sebelum Anda melakukan puasa. Hal tersebut agar Anda dapat menjalani ibadah puasa dengan lancar dan tanpa gangguan seperti gangguan ringan pada kesehatan.

Dari mana bisa mendapatkan kedua nutrisi tersebut?

Sebenarnya, banyak sumber makanan yang mengandung vitamin C dan zinc tinggi. Contoh buah bervitamin C tinggi yakni mangga, jeruk, pepaya, dan melon. Sementara sayuran dengan vitamin C tinggi yaitu brokoli, kembang kol, dan tomat.

Anda dapat menemukan kadar zinc tinggi di dalam sumber makanan seperti daging sapi, daging ayam, berbagai macam makanan laut, dan bayam.

Anda mungkin tidak mampu untuk mengonsumsi sumber makanan tersebut secara bersamaan karena punya waktu makan terbatas. Bila begitu, Anda bisa mengandalkan suplemen dengan kandungan dua nutrisi ini untuk memenuhi kebutuhannya.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Esciencecentral.org. (2017). OMICS Group | eBooks | Ramadan Fasting and Immunity System. [online] Available at: https://www.esciencecentral.org/ebooks/effects-of-ramadan-fasting/ramadan-fasting-immunity.php   [Accessed 26 Apr. 2017].

Harvard Publications. (2017). How to boost your immune system – Harvard Health. [online] Harvard Health. Available at: http://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-to-boost-your-immune-system   [Accessed 26 Apr. 2017].

Medline Plus. (2017). Vitamin C: MedlinePlus Medical Encyclopedia. [online] Medlineplus.gov. Available at: https://medlineplus.gov/ency/article/002404.htm   [Accessed 26 Apr. 2017].

Medline Plus. (2017). Zinc in diet: MedlinePlus Medical Encyclopedia. [online] Medlineplus.gov. Available at: https://medlineplus.gov/ency/article/002416.htm   [Accessed 26 Apr. 2017].

Mohammad Hossein Rouhani, L. (2014). Is Ramadan fasting related to health outcomes? A review on the related evidence. Journal of Research in Medical Sciences : The Official Journal of Isfahan University of Medical Sciences, [online] 19(10), p.987. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4274578/   [Accessed 26 Apr. 2017].

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui 21/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri