Ketagihan Mie Instan? Ini 6 Trik Jitu Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Rasa yang khas dan cara memasak yang praktis jadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta mie instan. Akan tetapi, hati-hati kalau Anda sudah ketagihan mie instan. Pasalnya, jika dikonsumsi secara berlebihan, mie instan sangat berisiko bagi kesehatan.

Masalahnya banyak orang kesulitan melepaskan diri dari mie instan. Eits, bukan berarti mustahil dilakukan, lho. Berikut adalah enam kiat mengatasi kecanduan terhadap mie instan yang bisa Anda terapkan.

Ciri-ciri Anda sudah ketagihan mie instan

Sebelum mengatasi akar masalahnya, coba cek tanda-tanda di bawah ini. Jika kondisi-kondisi berikut sesuai dengan keadaan Anda, itu berarti Anda sudah ketagihan mie instan.

  • Sering muncul keinginan makan mie instan padahal sudah makan dan tidak sedang lapar.
  • Ketika akhirnya makan mie instan, Anda makan berlebihan. Misalnya sampai dua porsi atau lebih.
  • Merasa bersalah setelah makan mie instan, tapi akan tetap makan lagi setiap ada kesempatan.
  • Mencari-cari alasan untuk makan mie instan.  
  • Mencoba menutup-nutupi ketagihan ini dari orang lain, misalnya dari orangtua atau pasangan.
  • Tak mampu mengendalikan diri meskipun tahu (atau pernah merasakan) bahaya kebanyakan makan mie, misalnya berat badan bertambah.

Cara berhenti atau mengurangi makan mie instan

Bila Anda mengalami paling tidak tiga atau empat tanda ketagihan di atas, berarti Anda harus mulai mengambil langkah mengurangi konsumsi mie instan. Supaya tidak bingung mulai dari mana, perhatikan panduan berikut.

1. Jangan langsung berhenti

Anda salah kalau langsung berusaha berhenti makan mie instan sama sekali. Bukannya berhasil, cara ini justru akan bikin Anda semakin ngidam. Jadi, mulailah mengurangi frekuensi makan mie instan pelan-pelan.

Misalnya Anda hampir setiap hari makan mie. Cobalah untuk membatasi frekuensinya jadi dua kali seminggu. Setelah berhasil, kurangi lagi jadi sekali seminggu. Begitu terus sampai Anda mampu menahan diri ketika muncul keinginan makan mi.

2. Ganti bumbu mie dengan rempah alami

Yang membuat mie instan begitu nagih adalah rasa gurihnya. Lidah manusia modern memang sudah berevolusi jadi mudah ketagihan rasa makanan yang kuat, misalnya asin, manis, dan pedas. Maka salah satu cara untuk menghentikan ketagihan mi instan adalah dengan mengubah cita rasanya.

Saat makan mie, buang bumbu instan dan ganti dengan rempah alami. Bawang putih, lada, daun bawang, garam, cabai, dan ketumbar bisa jadi pilihan Anda. Semakin lama, lidah akan semakin terbiasa dengan rasa-rasa alami ini.  

3. Tambahkan makanan sehat seperti sayur atau daging ayam asli

Supaya peralihan dari mie instan ke makanan sehat lainnya lebih mudah, campurkan mi instan kesukaan Anda dengan makanan sehat. Tambahkan sayur sawi, wortel, bok choy, kangkung, atau brokoli. Daripada makan mi instan dengan bakso olahan pabrik, sebaiknya tambahkan daging ayam atau sapi asli. Anda pun akan semakin terbiasa makan makanan sehat dan mulai meninggalkan mi instan yang gizinya sangat minim.

4. Jangan menyimpan mie instan di rumah

Anda akan semakin mudah tergoda makan mie kalau ada persediaannya di rumah. Maka, jangan beli lebih dari satu bungkus mie instan. Rasa ngidam biasanya akan hilang sendiri setelah beberapa saat atau kalau sudah makan makanan yang lain.

Jika masih merasakan desakan makan mi, berjalan kakilah ke warung terdekat. Selain karena jalan kaki menyehatkan tubuh, trik ini juga akan mengulur waktu sehingga rasa ngidam hilang sendiri. Anda juga mungkin jadi sangat haus. Anda pun akan minum banyak air dan sudah kenyang duluan sebelum sempat beli mi.

5. Belajar masak

Beberapa orang ketagihan mie instan karena sangat mudah disiapkan. Terutama kalau Anda sedang kelaparan. Untuk mengubah kebiasaan tersebut, belajarlah memasak. Mulai dari hidangan yang sederhana seperti telur dadar sampai yang cukup rumit seperti sop. Kalau bisa masak, Anda jadi lebih kreatif dan tak akan memilih mi instan saat lapar.  

6. Minta bantuan orang lain

Bila segala cara sudah ditempuh tapi belum berhasil juga, Anda butuh bantuan orang lain. Mintalah orang terdekat seperti pasangan atau sahabat terdekat untuk memberikan dukungan, salah satunya dengan cara tidak makan mi instan ketika sedang bersama dengan Anda. Kalau sudah sangat parah, Anda juga bisa menemui psikolog atau terapis yang bisa membantu mengatasi kecanduan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Infeksi jamur di mulut biasa disebut juga oral thrush atau kandidiasis. Simak penyebab, tanda dan gejala, serta cara pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit

Cara Menghilangkan Bekas Luka dengan Langkah yang Tepat

Menghilangkan bekas luka butuh waktu lama. Simak daftar obat-obatan sebagai cara menghilangkan bekas luka yang tepat berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Terapi Oksigen untuk Mengatasi Masalah Sesak Napas

Beberapa orang mungkin membutuhkan terapi oksigen untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darahnya. Siapa saja yang membutuhkannya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Pernapasan 2 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

Sebelum terburu-buru mengambil obat, ikutilah tips-tips berikut untuk mengurangi nyeri haid Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tato mata

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
5 Langkah untuk Berhenti Merokok

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
produk pembersih rumah

Apakah Produk Pembersih di Rumah Anda Sebabkan Masalah Pernapasan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
tanaman untuk kamar

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit