Kenapa Kita Bisa Ngidam Makanan Padahal Tidak Sedang Hamil?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah tiba-tiba menginginkan suatu makanan tertentu sampai rela mendatangi lokasi yang cukup jauh hanya untuk mendapatkannya? Rasanya seperti ngidam, bukan? Padahal Anda tak sedang hamil. Suatu survei bahkan berhasil mengungkapkan bahwa, hampir 91 persen wanita, mengalami ngidam berlebihan ini.

Ngidam atau yang dikenal juga dengan food craving ini adalah kondisi di mana Anda teramat sangat menginginkan untuk makan makanan tertentu. Kondisi ini dapat terjadi meskipun Anda tak sedang hamil dan bahkan tak sepenuhnya sedang lapar. Berikut beberapa fakta lain tentang ngidam ini.

Apa penyebab ngidam makanan saat sedang tidak hamil?

1. Mood dan suasana hati Anda

Dopamin adalah suatu senyawa yang mampu membuat Anda merasa nyaman dan bahagia. Menurut seorang ahli gizi, Jaime Mass, saat Anda menemukan suatu makanan tertentu yang mampu membuat tubuh Anda melepaskan dopamin, otak Anda akan mengirim sinyal kepada tubuh untuk menginginkan makanan tersebut di tiap kondisi yang sama.

Kondisi ini didukung oleh Adam Drewnowski, yang mengatakan bahwa berada dalam kondisi yang tak menyenangkan, atau bahkan kondisi yang mampu membuat Anda merasa tertekan, akan semakin memicu kebutuhan Anda akan jenis makanan tertentu. Ada yang akan langsung makan makanan pedas tiap kali merasa sedih, atau makan cokelat tiap kali merasa kesal, misalnya.

Begitu pula dengan survei yang dilakukan oleh Wansink, yang mengungkapkan bahwa dari 1.000 partisipan, 86 persen dari mereka akan ngidam makanan spesifik saat merasa senang, 52 persen saat mereka merasa bosan, serta 39 persen saat mereka merasa sedih atau kesepian.

2. Tubuh kekurangan nutrisi tertentu

Saat Anda ngidam makanan tertentu, bisa jadi hal tersebut terjadi karena tubuh Anda kekurangan nutrisi tertentu, seperti:

  • Saat Anda menginginkan makanan yang manis, tubuh Anda mungkin tengah mengalami fluktuasi gula darah. Namun, merespon kondisi ini dengan memakan sesuatu yang manis justru akan menyebabkan tubuh Anda menginginkan makanan manis tersebut lebih dan lebih lagi.
  • Saat Anda menginginkan makanan asin, ini bisa berarti bahwa kelenjar adrenal (kelenjar yang berada di atas ginjal Anda dan melepaskan hormon stres kortisol dan adrenalin) sedang berada dalam tekanan. Daripada mengatasinya dengan makan makanan yang asin, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of Utah, melakukan meditasi atau pernapasan dalam, justru mampu mengurangi 25 persen dari hormon stres tersebut.

Ngidam makanan tak selalu harus dipenuhi

Meski kesannya sepele, ngidam yang dibiarkan berlarut-larut dapat berkembang menjadi suatu kecanduan makanan. Tak hanya alkohol, kecanduan makanan juga dapat berbahaya bagi Anda. Suatu kondisi disebut dengan kecanduan makanan, bila diikuti gejala:

  • Anda belakangan sering menginginkan makanan tersebut, bahkan saat Anda baru saja makan (masih dalam kondisi kenyang). Terlebih bila sekali Anda memakan makanan tersebut, Anda tak dapat berhenti untuk memakannya.
  • Anda merasa bersalah telah memakan makanan tersebut, namun Anda tetap tak dapat menahan diri untuk tidak memakannya lagi.
  • Anda mulai mencari-cari alasan agar Anda memakan makanan yang membuat Anda ngidam berlebihan tersebut.
  • Anda menyembunyikan kesukaan Anda terhadap makanan yang membuat Anda ngidam ini dari orang-orang sekitar Anda.

Bagaimana mengatasi ngidam yang sudah berlebihan?

  • Seorang ahli kelainan makan, Cynthia Bulik, menyarankan untuk mendengarkan musik atau bahkan membuat playlist tiap kali suasana hati sedang tidak senang atau sedang tertekan, atau saat Anda mulai merasa menginginkan makanan tertentu yang biasanya mampu memperbaiki suasana hati tersebut.
  • Seorang ahli gizi, Kathy McManu mengatakan bahwa menahan diri Anda memakan makanan tertentu justru akan semakin meningkatkan keinginan Anda untuk memakan makanan tersebut. Daripada Anda berjuang menahan diri untuk memakan makanan itu, lebih baik Anda tetap memakannya namun mengurangi porsinya.
  • Memiliki waktu tidur yang kurang dan kebiasaan makan yang tidak sehat, seperti ngemil tiap nonton TV, juga dapat memicu ngidam. Sebaiknya, jauhi sumber godaannya, dengan tidak duduk dekat dapur saat menonton TV, misalnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ternyata menonton film sedih bukan cuma membuat kita menangis, tapi ada juga manfaat lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
bahaya rokok, bahaya merokok bagi kesehatan, dampak rokok, efek rokok, berhenti merokok

Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit