Manfaat Vitamin D yang Penting untuk Kesehatan Tubuh

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Di era modern ini, sebagian besar aktivitas dilakukan di dalam ruangan, sehingga banyak orang jarang terkena sinar matahari yang merupakan sumber vitamin D. Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat manfaat vitamin D yang sangat besar untuk tubuh kita. Lantas, apa saja manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsinya?

Berbagai manfaat vitamin D

Vitamin D paling dikenal dengan khasiatnya yang baik untuk kesehatan tulang. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam mencegah tubuh dari penyakit kronis. Yuk, simak penjelasannya melalui ulasan berikut ini!

1. Membantu menjaga kesehatan tulang dan otot

hormon oksitosin dan kesehatan tulang

Tubuh kita membutuhkan vitamin D untuk penyerapan kalsium. Kalsium merupakan nutrisi utama penyusun tulang sehingga membuat tulang kuat dan mengurangi risiko patah tulang.

Tanpa adanya vitamin D yang cukup, seseorang tidak bisa membentuk hormon kalsitriol yang memadai untuk menyerap kalsium dari makanan.

Dalam keadaan ini, tubuh akan mengambil persedian kalsium dari tulang dan berakibat tulang menjadi lemah dan berakibat pada penyakit tulang seperti osteoporosis dan rakitis.

Agar tidak terjadi, penuhilah kebutuhan asupan vitamin D. Bersama dengan kalsium, vitamin ini akan menurunkan risiko Anda terkena patah tulang.

2. Membantu menjaga kesehatan ibu dan janin

Kekurangan vitamin D sering terjadi pada wanita usia muda, termasuk wanita yang sedang hamil dan usia lanjut.

Selama kehamilan, seorang wanita berisiko kehilangan kalsium akibat kebutuhan janin dalam kandungan, dan karena meningkatnya pengeluaran kalsium melalui urin. Hal tersebut terus meningkat seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.

Bila ibu hamil kekurangan vitamin D, tentu akan berdampak pada kesehatan tulang janin dalam kandungan. Risiko terjadinya rakitis pun turut meningkat.

Wanita hamil harus memiliki cukup vitamin D pada saat melahirkan untuk memastikan bayi mereka memiliki tingkat vitamin D yang cukup untuk 4-6 bulan pertama kehidupannya, karena status vitamin D pada bayi sepenuhnya bergantung pada ibu sebagai sumber vitamin D pada janin yang sedang berkembang.

Selain itu, penelitian menunjukkan adanya kemungkinan hubungan antara rendahnya vitamin D pada wanita hamil dengan meningkatnya risiko pada kehamilan seperti preeklampsia, kelahiran prematur, diabetes gestasional, dan infeksi bakterial vaginosis.

3. Bantu mencegah penyakit autoimun

mengenal gangguan autoimun

Akhir-akhir ini sudah banyak penelitian yang menghubungkan vitamin D dan perannya pada berbagai macam penyakit, tidak hanya untuk tulang dan otot saja.

Penyakit autoimun seperti multiple sclerosis yang lebih banyak terjadi pada wanita diketahui ternyata berkaitan dengan kadar vitamin D serum yang rendah. Selain multiple sclerosis, vitamin D juga berperan sebagai imunosupresan pada penyakit rheumatoid arthritis.

Vitamin D juga bermanfaat agar sistem imun dalam tubuh manusia berfungsi secara normal untuk melawan beberapa macam penyakit.

4. Bantu mencegah penyakit kronis lainnya

Manfaat lain dari vitamin D adalah mengurangi risiko Anda terhadap penyakit kronis.

Salah satunya, pemenuhan asupan vitamin D yang cukup bisa bantu menjauhkan Anda dari risiko kanker, sebab vitamin D memiliki efek anti karsinogenik. Hubungan antara status vitamin D yang cukup dengan risiko kanker yang lebih rendah telah ditemukan oleh banyak penelitian.

Selain itu, banyak juga penelitian yang melaporkan adanya hubungan antara defisiensi vitamin D dengan meningkatnya risiko penyakit jantung seperti hipertensi, gagal jantung dan penyakit jantung iskemik.

5. Bantu mencegah gangguan suasana hati

Ternyata, vitamin D juga dapat membantu mencegah gejala yang terkait dengan gangguan suasana hati.

Memang, kaitan antara vitamin D dan depresi bukanlah berupa sebab akibat. Meski demikian keduanya bisa saling berpengaruh.

Manfaat vitamin D yang satu ini sudah banyak diteliti. Salah satunya, penelitian yang pernah diterbitkan tahun 2008 menunjukkan bahwa orang-orang depresi yang menerima suplemen vitamin D mengalami perbaikan pada gejala mereka.

Dalam studi lain, ditunjukkan bahwa defisiensi vitamin D banyak ditemui pada orang-orang yang mengalami kecemasan dan depresi.

Dengan alasan tersebut, pasien yang memiliki gangguan suasana hati kerap disarankan untuk beraktivitas di luar rumah agar bisa mendapatkan asupan vitamin D dari sinar matahari.

Berapa banyak asupan vitamin D yang dibutuhkan setiap hari?

kurang vitamin D pici skizofrenia

Kebutuhan harian vitamin D pada setiap orang berbeda-beda, tergantung dengan jenis kelamin dan usianya. Berikut adalah kecukupan vitamin D yang tertulis pada Peraturan Menteri Kesehatan Indonesia tahun 2019.

  • Bayi 1 bulan – 11 bulan: 10 mikrogram per hari.
  • Anak-anak 1 – 9 tahun: 15 mikrogram per hari.
  • Laki-laki 10 – 64 tahun: 15 mikrogram per hari.
  • Laki-laki 65 tahun ke atas: 20 mikrogram per hari.
  • Perempuan 10 – 64 tahun: 15 mikrogram per hari.
  • Perempuan 65 tahun ke atas: 20 mikrogram per hari.

Dari mana saja kita bisa mendapatkan vitamin D?

Vitamin D berasal dari tiga sumber utama yaitu sinar matahari, makanan, dan suplemen.

Sebanyak 80% sumber vitamin D didapat dari paparan sinar matahari. Pada kulit, sinar matahari akan menghasilkan vitamin D yang kemudian dimetabolisme dalam tubuh untuk mendapatkan bentuk vitamin D yang aktif.

Mengingat peran besar sinar matahari dalam sintesis vitamin D, tentu aktivitas di luar ruangan untuk mendapat cukup paparan sinar matahari sangatlah penting.

Selain sinar matahari, 20% vitamin D kita dapatkan melalui makanan. Sumber makanan yang kaya akan vitamin D adalah ikan salmon, tuna, sarden, telur, susu dan yogurt.

Jika Anda tidak bisa mendapatkan cukup vitamin D dari makanan dan tidak mendapatkan banyak sinar matahari, suplemen vitamin D dapat membantu. Namun, Anda bisa berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum menggunakan suplemen secara rutin.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?
Sumber

Artikel dari ahli dr. Amanda Fitria

Endometriosis Tak Bisa Disembuhkan, Tapi Bisa Diatasi Dengan 3 Cara Ini

Endometriosis sering membuat penderitanya mengalami nyeri saat haid atau berhubungan seks. Tapi, ada cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Ditulis oleh: dr. Amanda Fitria
mengatasi endometriosis

Manfaat Vitamin D yang Penting untuk Kesehatan Tubuh

Selain sangat penting bagi kesehatan wanita hamil dan bayinya, masih banyak manfaat vitamin D lain bagi kesehatan wanita. Apa saja?

Ditulis oleh: dr. Amanda Fitria
manfaat vitamin d untuk wanita
Fakta Gizi, Nutrisi 20 Januari 2018

Pertolongan Pertama Ketika Si Kecil Diare

Diare pada anak bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani dengan cara yang tepat. Apa pertolongan yang perlu dilakukan saat anak diare?

Ditulis oleh: dr. Amanda Fitria
obat anak diare

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Manfaat Vitamin D untuk Wanita Menopause yang Harus Diketahui

Tak hanya membantu menjaga kesehatan tulang, sejumlah khasiat dari vitamin D ini akan sangat bermanfaat untuk wanita menopause.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesehatan Wanita, Menopause 8 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Kekurangan Vitamin D Pengaruhi Tingkat Kematian COVID-19

Faktor yang menyebabkan risiko kematian COVID-19 cukup beragam. Salah satunya adalah kekurangan vitamin D yang berpengaruh kasus kematian COVID-19.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
COVID-19, Penyakit Infeksi 15 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Fungsi Vitamin D yang Bermanfaat Selama Puasa

Salah satu nutrisi yang baik selama menjalani sebulan penuh puasa adalah vitamin D. Mengapa? Seberapa penting vitamin D saat puasa.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Fakta Gizi, Nutrisi 30 April 2020 . Waktu baca 3 menit


Direkomendasikan untuk Anda

suplemen vitamin D lansia

Ketahui Alasan Lansia Tidak Perlu Lagi Minum Suplemen Vitamin D

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 29 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
osteoporosis

Osteoporosis (Pengapuran Tulang)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
minum vitamin pagi atau malam

Lebih Baik Minum Vitamin Pagi Hari atau Malam Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
fungsi sistem imun

Bantu Cegah Penyakit, Ini Peran Vitamin C, D, dan Kalsium di Sistem Imun

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 1 November 2020 . Waktu baca 5 menit