Berbagai Fungsi Vitamin D yang Bermanfaat Selama Puasa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Saat puasa, Anda harus memastikan tubuh mendapat asupan nutrisi yang tepat dan diperlukan oleh tubuh. Umumnya selama puasa seseorang tidak memerhatikan asupan nutrisi yang diperlukan tubuh, karena menu berbuka puasa yang sering menggoda. Salah satu nutrisi yang baik selama menjalani puasa adalah vitamin D. Apa saja manfaat vitamin D saat puasa? Apa saja manfaatnya? Simak di sini jawabannya.

Manfaat vitamin D untuk tubuh

Tubuh memerlukan vitamin D untuk menyerap kalsium dan meningkatkan pertumbuhan tulang. Selain itu, vitamin D memiliki banyak fungsi lainnya dalam tubuh, antara lain:

  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi.
  • Menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh, otak, dan sistem saraf.
  • Mengatur kadar insulin dan membantu mengelola diabetes.
  • Menjaga fungsi paru-paru dan kesehatan kardiovaskular.
  • Memengaruhi ekspresi gen yang terlibat dalam perkembangan kanker.

Kekurangan vitamin D dalam tubuh akan membuat tulang menjadi lunak pada anak-anak (rakhitis) dan tulang rapuh, cacat pada orang dewasa (osteomalasia).

Kurangnya asupan vitamin D dalam tubuh juga sering dihubungkan dengan penyebab beberapa kondisi kesehatan seperti, kanker payudara, kanker usus besar, kanker prostat, penyakit jantung, dan depresi.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki tingkat vitamin D yang cukup, dapat mengurangi risiko terhadap penyakit tersebut.

Manfaat vitamin D saat puasa

Puasa dapat memengaruhi hormon paratiroid dan dapat berperan dalam meningkatkan kesehatan tulang. Hormon paratiroid dipengaruhi oleh perubahan dalam ritme sirkadian (jam biologis tubuh) dan membantu metabolisme kalsium dan fosfat serta proses pembentukan tukang.

Dengan manfaat tersebut, mengonsumsi vitamin D saat puasa dapat bekerja sama untuk memudahkan proses penyerapan kalsium dan fosfat, sehingga tulang tetap sehat.

Selain itu, vitamin D dapat membantu mengatur sistem kekebalan tubuh. Jadi mengonsumsi vitamin D saat puasa dapat menjaga tubuh tetap kuat dan bugar karena sistem kekebalan tubuh tetap terjaga. Juga, membuat tubuh terhindar dari penyakit.

Oleh karena itu, kebutuhan kalsium dan vitamin D saat puasa menjadi penting untuk menjaga kesehatan tubuh Anda selama  sebulan menjalani ibadah puasa.

Sumber vitamin D terbaik

Vitamin D dapat ditemukan dari berbagai sumber termasuk makanan dan sinar matahari. Sekitar 80 persen vitamin D yang dibutuhkan tubuh berasal dari sinar matahari. Vitamin D dapat dihasilkan oleh tubuh ketika tubuh terpapar sinar matahari langsung.

Diperkiran bahwa paparan sinar matahari yang masuk pada kulit terbuka selama 5-10 menit sekitar 2-3 kali per minggu memungkinkan Anda mendapatkan vitamin D yang cukup. Tidak perlu Anda menjemur diri di bawah sinar matahari selama berjam-jam, karena beberapa beberapa menit saja cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin D Anda.

Selain dari sinar matahari, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin D dari beberapa makanan antara lain minyak ikan cod, salmon, tuna, sarden, mackarel, kuning telur, hati sapi, beberapa produk susu seperti keju dan yogurt, dan jamur kancing.

Makanan tersebut bisa Anda tambahkan ke menu makan sahur dan berbuka Anda untuk mendapatkan vitamin D secara alami. Namun, jika Anda membutuhkan asupan vitamin D tambahan, Anda bisa mengonsumsi suplemen vitamin D yang bisa diminum setelah makan sahur atau berbuka puasa.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Memperbaiki Bentuk Kaki O

Penderita kaki O sering menjadi tidak percaya diri dengan cara berjalannya yang disebabkan tulang kaki condong keluar. Bisakah bentuk kaki O diperbaiki?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 6 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Osteopenia

Osteopenia adalah kondisi pengeroposan tulang sebelum berlanjut menjadi osteoporosis. Yuk, pelajari lebih dalam gejala, penyebab, dan cara mengobatinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Tak Hanya Cedera, Ini Berbagai Penyebab Patah Tulang yang Mungkin Terjadi

Penyebab patah tulang atau fraktur sangat beragam. Berikut informasi lengkap mengenai berbagai kemungkinan penyebabnya, agar Anda dapat menghindarinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Muskuloskeletal, Patah Tulang 7 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Bantu Cegah Penyakit, Ini Peran Vitamin C, D, dan Kalsium di Sistem Imun

Demi fungsi sistem imun yang optimal, tubuh butuh asupan nutrisi termasuk vitamin dan mineral. Ketahui peran nutrisi untuk dukung sistem imun dan sumbernya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
fungsi sistem imun
Nutrisi, Hidup Sehat 1 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengetahui umur tulang manusia

Bagaimana Cara Mengetahui Umur Tulang Anda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
minum vitamin pagi atau malam

Lebih Baik Minum Vitamin Pagi Hari atau Malam Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mencegah rakitis pada anak

Growing Pain

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
fakta tulang manusia

Taji Tulang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 12 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit