4 Khasiat Hebat Tahitian Noni Buat Kesehatan, Si Buah Mengkudu Asal Tahiti

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pernah dengar tentang buah Tahitian noni? Tahitian noni adalah nama lain dari buah mengkudu asal negara Tahiti yang terletak di Samudra Pasifik, tepatnya di Kepulauan Polinesia. Buah mengkudu Tahiti ini banyak digunakan sebagai obat untuk mengatasi sejumlah masalah kesehatan tertentu. Simak faktanya berikut ini.

Apa manfaat tahitian noni untuk kesehatan?

manfaat buah mengkudu

1. Mengandung tinggi antioksidan

Mengkudu tahiti dilaporkan mengandung banyak zat antioksidan seperti anthocyanin, beta-karoten, katekin, koenzim Q10, flavonoid, asam lipoat, lutein, likopen, selenium, hingga vitamin C dan E.

Sederetan antioksidan tersebut dapat membantu mengurangi kerusakan sel dalam tubuh yang disebabkan oleh stres oksidatif.

Stres oksidatif yang menumpuk terlalu banyak dalam tubuh berisiko menyebabkan banyak penyakit kronis seperti kanker, penyakit kardiovaskular, diabetes, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, katarak, hingga degenerasi makula yang semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

2. Menurunkan kolesterol

Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Scientific World Journal secara spesifik meneliti manfaat Tahitian noni terhadap kadar kolesterol perokok. Perlu diketahui bahwa merokok memang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami kolesterol tinggi.

Dalam penelitian ini, para peneliti memberikan jus mengkudu pada para perokok berat selama 30 hari secara rutin. Hasilnya, kadar kolesterol dan kadar trigliserida para perokok menjadi jauh lebih rendah setelah minum jus noni. Jus noni juga membuat adanya risiko peradangan dalam tubuh para perokok berkurang.

Kolesterol tinggi berisiko menyebabkan Anda terkena penyakit kardiovaskular, misalnya seperti penyakit jantung koroner atau aritmia.

Ingat! Meskipun jus mengkudu baik untuk menurunkan kolesterol, tetap lebih baik untuk segera berhenti merokok demi menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

3. Mencegah tumor penyebab kanker

Satu manfaat Tahitian noni yang juga tidak boleh dilewatkan adalah potensi pencegah kankernya. The National Center of Complementary melaporkan bahwa kandungan antioksidan dari campuran jus noni, ginkgo biloba, buah delima, dan ekstrak anggur mungkin bisa membantu mencegah dan/atau penghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Tahitian noni khususnya dilaporkan mengandung senyawa aktif antrakuinon yang berfungsi sebagai zat antikanker. Antrakuinon merupakan senyawa fenolik alami yang ditemukan paling banyak dalam biji dan daun mengkudu. Senyawa aktif ini mungkin dapat mencegah glukosa memasuki sel tumor, mencegah metastasis, dan mencegah kematian sel-sel sehat akibat serangan sel kanker. Hal ini sangat membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Menariknya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Element-Based Complementary dan Alternative Medicine menyatakan bahwa produk suplemen yang diolah dari mengkudu Tahiti juga masih mengandung sedikit zat antrakuinon.

Meski demikian penting untuk diketahui bahwa masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut antara efek antrakuinon dan manfaatnya untuk tubuh.

4. Menurunkan kadar gula dalam darah

Pada Oktober 2010,  jurnal Element-Based Complementary and Alternative Medicine menerbitkan sebuah penelitian yang mengatakan bahwa buah noni dapat membantu mengendalikan kadar gula dalam darah.

Para peneliti di University of West Hindies melakukan penelitian efek kadar gula tikus penderita diabetes yang diberi jus noni selama 20 hari. Hasilnya ditnemukan bahwa jus noni sama efektifnya dengan obat diabetes generik untuk menurunkan gula darah.

Bagaimana cara mengonsumi tahitian noni?

Noni alias mengkudu meninggalkan rasa sepat dan pahit di mulut jika dikonsumsi dalam bentuk aslinya. Maka dari itu, jarang sekali orang yang menjadikan buah mengkudu sebagai santapan pencuci mulut di sela-sela waktu makan. Kebanyakan orang lebih memilih untuk mengolah buah noni menjadi jus agar lebih mudah ditelan.

Namun perlu diingat bahwa jus Tahitian noni atau jus mengkudu juga tetap meninggalkan rasa yang pahit dan tidak enak di lidah. Untuk mengakalinya, beberapa orang mungkin menambahkan gula atau madu saat menghaluskan buah ini.

Berikut adalah resep jus buah noni yang bisa Anda coba di rumah:

Bahan-bahan yang dibutuhkan

  • ¼ cangkir buah noni atau ¼ cangkir jus noni
  • 1 pisang matang yang dibekukan (disimpan ke dalam freezer semalaman)
  • ½ cangkir buah nanas segar
  • ¼ cangkir buah mangga segar
  • ½ buah lemon, peras airnya
  • Segenggam bayam
  • ½ cangkir susu almond
  • 2 sendok madu

Cara membuatnya

Masukkan semua bahan-bahan di atas ke dalam blender, dan blender sampai halus. Anda bisa menambahkan es batu untuk menambah sensasi dingin menyegarkan saat disajikan.

Selain sebagai minuman, Tahitian noni juga diproduksi sebagai suplemen makanan dalam bentuk bubuk atau kapsul yang dijual di toko obat atau swalayan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi Tahitian Noni

Hindari mengonsumsi buah mengkudu apabila Anda memiliki riwayat penyakit ginjal atau pernah mengikuti diet rendah kalium. Selain itu, ada beberapa laporan kasus yang menunjukkan bahwa dalam beberapa kondisi tertentu jus noni dapat menyebabkan gangguan fungsi hati pada orang-orang tertentu.

Pasalnya menurut National Center for Complementary and Alternative Medicin, mengkudu kaya akan kandungan kalium dan dapat menyebabkan masalah kesehatan tertentu bagi orang-orang yang rentan.

Sama seperti mengkudu lokal, Tahitian noni juga dapat berinteraksi secara negatif dengan obat-obatan tertentu, seperti obat kemoterapi dan obat pengencer darah seperti Coumadin. Maka sebelum mencoba buah mengkudu, sebaiknya konsultasi dulu ke dokter untuk tahu lebih lanjut apakah kondisi Anda diperbolehkan mengonsumsi mengkudu.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Penyebab payudara sakit kerap dikaitkan dengan kanker. Namun, apakah anggapan itu benar? Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kanker Payudara, Kanker 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit