home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kupas Tuntas Manfaat Susu Kambing untuk Kesehatan Tubuh Anda

Kupas Tuntas Manfaat Susu Kambing untuk Kesehatan Tubuh Anda

Selain dagingnya, susu dari kambing juga bisa dimanfaatkan untuk konsumsi. Ya, susu dari hewan herbivora ini mengandung banyak nutrisi yang tidak kalah dengan susu sapi. Apa saja kandungan dan manfaat susu kambing? Yuk, bahas lebih dalam!

Kandungan nutrisi pada susu kambing

kandungan manfaat susu kambing

Dibanding susu kambing, susu sapi memang lebih populer. Pasalnya, di pasaran Anda akan lebih mudah menemukan susu ini dan berbagai jenis olahannya, seperti keju dan yogurt dibanding susu kambing.

Meskipun begitu, susu kambing juga tak kalah menyehatkan. Di bawah ini berbagai kandungan zat gizi yang ditemukan dalam 1oo mililiter susu kambing.

  • Air: 85,9 gram
  • Energi: 64 kalori
  • Protein: 4,3 gram
  • Lemak: 2,3 gram
  • Karbohidrat: 6,6 gram
  • Kalsium: 98 miligram
  • Fosfor: 78 miligram
  • Besi: 2,7 miligram
  • Natrium: 35 miligram
  • Kalium: 160 miligram

Manfaat susu kambing

aritmia jantung

Berbagai zat gizi yang terkandung dalam susu kambing tentu memiliki manfaat masing-masing. Banyak penelitian yang mengamati kandungan nutrisi dan potensi manfaat susu kambing bagi kesehatan manusia. Di bawah ini penjelasannya.

1. Baik untuk jantung

Susu kambing punya kandungan kalium, yaitu mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Tertulis bahwa pada takaran 100 mililiter, jumlah kalium pada susu kambing mencapai 160 miligram.

Kalium pada susu kambing ternyata dapat menjaga tekanan darah tetap stabil. Caranya, dengan mengurangi kadar natrium dalam tubuh. Kadar natrium yang berlebihan dapat memicu naiknya tekanan darah.

Semakin tinggi tekanan darah, jantung yang bertugas untuk memompa darah tentu harus bekerja lebih keras. Sebaliknya, jika tekanan darah lebih terkendali, kesehatan jantung tentu akan lebih terjaga.

2. Menjaga kesehatan sel tubuh

Selain membantu mengendalikan tekanan darah, kalium pada susu kambing ditemukan pada banyak sel tubuh, misalnya sel otot, sel darah merah, organ hati, dan tulang. Itu artinya, sel di dalam tubuh akan bekerja dengan baik jika asupan kalium tercukupi.

Bukan hanya kalium, susu kambing juga mengandung asam amino triptofan. Tidak hanya membantu menjaga kesehatan saraf, asam ini juga berperan dalam pembentukan hormon serotonin, yaitu hormon yang mengatur suasana hati.

3. Mendukung kesehatan sistem pencernaan

Sebenarnya, di dalam perut Anda terdapat bakteri baik yang membantu pencernaan. Namun, jumlah bakteri baik ini tergantung dengan jenis makanan yang Anda konsumsi.

Nah, untungnya susu kambing mengandung prebiotik, yaitu makanan untuk si bakteri baik. Jika jumlah bakteri baik dalam tubuh normal atau bahkan meningkat, maka proses metabolisme tubuh akan lebih baik.

Bakteri tersebut nantinya akan membantu kerja usus untuk mencerna makanan dan melawan bakteri jahat. Itu artinya, susu kambing memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan.

4. Meningkatkan pH dalam tubuh

pH atau potential Hydrogen merupakan tingkat asam atau basa dalam suatu zat. Bukan hanya pada makanan atau minuman, tubuh Anda juga memiliki standar pH normal yaitu 7 – 7,4. Namun, sejumlah masalah kesehatan dapat membuat tubuh Anda terlalu asam.

Kadar keasaman pada tubuh yang tidak ideal bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga membuat Anda mudah jatuh sakit. Untuk menstabilkan tingkat pH dalam tubuh, Anda perlu mengontrolnya dengan asupan makanan dan minuman.

Salah satu caranya yaitu dengan mengonsumsi susu kambing. Susu ini mengandung asam amino L glutamin yang sifatnya basa (alkali) sehingga membantu menormalkan kembali pH tubuh yang asam dan meningkatkan sistem imun manusia.

5. Membantu tidur lebih nyenyak

Asam amino triptofan yang terkandung pada susu kambing akan membantu tubuh memproduksi hormon serotonin. Hormon ini tidak hanya berfungsi untuk mengatur suasana hati, tapi juga merangsang bagian otak yang mengendalikan waktu bangun dan tidur.

Jika tubuh Anda tahu kapan waktu bangun dan tidur dengan baik, tentu siklus tidur Anda akan membaik. Anda bisa memulai tidur dengan mudah dan tidur sepanjang malam dengan nyenyak.

6. Rendah lemak

Susu kambing juga mengandung lemak, tapi dalam jumlah yang lebih sedikit. Lemak yang ada dalam susu kambing memiliki asam lemak esensial yang tinggi seperti linoleat dan arakidonat.

Kedua asam lemak tersebut menjadi sumber energi yang cepat dibakar dan tidak disimpan dalam tubuh menjadi lemak. Karena itu, pengendapan kolesterol jadi berkurang. Hal ini sekaligus juga akan membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

7. Manfaat susu kambing untuk kulit

Ternyata, asam lemak yang terkandung dalam susu kambing tidak hanya baik untuk mengurangi risiko penyakit jantung, tapi juga baik untuk menjaga kesehatan kulit.

Kadar asam laktat di dalamnya juga bisa membantu membersihkan tubuh dari sel kulit mati dan mencerahkan warna kulit Anda. Maka itu, tak heran bila banyak tersedia produk skincare yang menggunakan susu kambing sebagai salah satu bahan utamanya.

Yang harus diketahui sebelum minum susu kambing

manfaat beta glucan (beta glukan) untuk menurunkan kolesterol

Banyak manfaat susu kambing bagi kesehatan yang tentunya sangat sayang jika dilewatkan. Anak-anak hingga orang dewasa bisa mengonsumsi susu ini, jadi jangan ragu untuk mencobanya.

Pada orang-orang yang memiliki masalah medis seperti kanker, tekanan darah tinggi, atau kencing manis, susu ini aman dikonsumsi. Bahkan, terkadang susu kambing dijadikan perawatan tambahan untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Meski demikian, susu kambing sebaiknya tidak diberikan untuk bayi di bawah satu tahun. Pasalnya, sistem pencernaan bayi belum sempurna untuk memproses susu selain ASI. Jadi, konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum memilih pengganti ASI.

Bagi anak yang memiliki alergi susu, susu kambing bisa menjadi pilihan. Pasalnya, kandungan kasein (protein yang menyebabkan alergi) pada susu kambing kadarnya lebih rendah dari susu sapi.

Sementara bagi orang dengan intoleransi laktosa, Anda perlu memahami seberapa sensitif tubuh Anda dengan laktosa (gula yang ada pada susu). Bila sensitivitasnya tinggi, lebih baik pilihlah alternatif lain, misalnya susu nabati.

Ada hal lain yang perlu untuk diperhatikan sebelum Anda minum susu kambing. Menurut penelitian, susu ini dapat mendetoksifikasi tubuh atau mengeluarkan racun dalam tubuh.

Setelah diminum, tubuh akan menimbulkan gejala yang mirip dengan intoleransi laktosa, seperti mual, diare, dan perut kembung. Untungnya, gejala ini akan membaik dengan cepat. Jika tidak, kemungkinan besar ini merupakan gejala intoleransi laktosa.

Aturan banyaknya minum susu kambing sama dengan susu sapi pada umumnya, yaitu dua gelas ukuran 250 ml per hari.

Susu ini dapat diminum di pagi hari untuk sumber energi untuk mengawali hari, sebelum atau sesudah olahraga, serta di malam hari untuk membantu tidur lebih nyenyak.

Jangan lupa untuk memastikan bahwa susu kambing yang Anda konsumsi sudah melewati proses pasteurisasi, sehingga keamanannya lebih terjamin.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Data Komposisi Pangan Indonesia. http://www.panganku.org/id-ID/view (search: susu kambing–fresh and susu sapi–fresh). Accessed on April 12nd, 2019.

Jirillo, F., Jirillo, E. and Magrone, T., 2010. Donkeys and Goats Milk Consumption and Benefits to Human Health with Special Reference to the Inflammatory Status. Current Pharmaceutical Design, 16(7), pp.859-863. Retrieved 26 February 2021.

G, G., A, M., A, W. and H, K., 2016. Review on Goat Milk Composition and its Nutritive Value. Journal of Nutrition and Health Sciences, 3(4). Retrieved 26 February 2021.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 15/03/2021
x