Mana yang Lebih Sehat, Minum Susu Kambing Atau Susu Sapi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kebanyakan orang mungkin lebih familiar dengan susu sapi dibandingkan susu kambing. Entah itu dari produk susu formula, keju, yogurt, es krim ataupun lainnya. Padahal, susu kambing juga memiliki khasiat yang tidak kalah menyehatkan, lho! Nah, karena keduanya diyakini sama-sama memiliki banyak manfaat kesehatan, lantas, mana yang lebih baik: susu sapi atau susu kambing? Baca terus untuk mengetahui jawabannya.

Perbandingan kandungan nutrisi susu kambing dan susu sapi

Berikut ini kandungan nutrisi yang terkandung dalam kedua jenis susu ini. 

Susu sapi

Secangkir susu sapi memiliki kandungan kalori dan lemak lebih rendah dibandingkan susu kambing, yaitu 149 kalori dan 8 gram. Selain itu lemak jenuh dalam susu sapi pun lebih rendah dibanding susu kambing. Kandungan vitamin B12 pada susu sapi yakni sebesar 18% dan asam folat 3 persen. Itu sebabnya susu sapi lebih banyak digunakan untuk susu formula jika ibu tidak menyusui bayi. Tidak hanya itu, kandungan selenium dan riboflavin (vitamin B2) dalam susu sapi diketahui juga lebih banyak dibanding susu kambing.

Susu kambing

Secangkir susu kambing mengandung 168 kalori lebih banyak dengan lemak 10 gram. Kalsium susu kambing juga lebih tinggi. Namun, kandungan vitamin B12 pada susu kambing hanya sekitar 2,8% atau bisa dibilang jauh lebih rendah dibanding susu sapi. Sedangkan kandungan vitamin C dalam susu kambing lebih besar. Kandungan vitamin C dalam susu kambing ini telah mampu memenuhi kebutuhan vitamin C dalam sehari. Selain vitamin C, susu kambing juga kaya akan vitamin A, magnesium juga potasium di dalamnya.

Jadi, lebih baik minum susu sapi atau susu kambing?

Pada dasarnya, baik susu sapi atau susu kambing sama-sama menyimpan kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Jika menyoal konsumsi mana yang lebih baik untuk kesehatan, selera/minat/kebutuhan seseorang bisa tergantung oleh banyak hal berikut.

Segi rasa

Rasa susu sapi dan susu kambing bisa dibilang sebelas dua belas karena komposisi kandungan keduanya serupa. Namun, cita rasa akhirnya bisa sangat berbeda saat sudah diolah. Banyak yang mengatakan kalau rasa susu kambing sedikit lebih manis. Namun, ada juga orang yang menganggap susu kambing yang dijual di kebanyakan toko memiliki rasa anyir khas bau kambing yang terlalu kuat akibat metode pengolahan, pengemasan, dan pasteurisasi.

Tingkat pemicu alergi

Ada beberapa orang yang alergi susu sapi, terutama anak-anak. Alergi susu adalah bentuk reaksi tubuh terhadap kandungan protein di dalam susu. Nah, kandungan protein yang paling umum ditemukan pada susu hewani adalah alpha S1 kasein. Dalam susu kambing, kandungan protein kaseinnya lebih sedikit dibanding susu sapi. Itu sebabnya susu kambing lebih aman dijadikan alternatif bagi orang-orang yang alergi susu sapi.

Efek samping alergi susu sapi antara lain muntah, diare, ruam kulit, hingga yang serius bisa membuat syok anfilaksis. Bagi Anda yang mungkin mengalami alergi protein, Anda bisa mencukupi kebutuhan susu harian Anda dengan mengonsumsi susu kambing sebagai pilihannya.

Kemudahan dicerna tubuh

Meskipun mengandung lemak yang sedikit lebih banyak dibanding susu sapi, namun molekul lemak dalam susu kambing lebih kecil sehingga menghasilkan buih yang lebih kecil dan lembut. Hal inilah yang memungkinkan enzim pencernaan memecahnya lebih cepat dan halus untuk memproduksi energi. Tubuh hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk mencerna secangkir susu kambing. Itu sebabnya, banyak orang lebih memilih susu kambing karena alasan ini.

Toleransi laktosa

Gula dalam susu disebut laktosa. Beberapa orang mungkin memiliki kadar enzim laktase (yang bertanggung jawab mencerna laktosa) lebih rendah. Kadar enzim laktase yang rendah inilah yang menyebabkan orang mengalami intoleransi terhadap laktosa. Orang yang intoleransi terhadap laktosa umumnya akan mengeluhkan kram, kembung, mual, hingga diare. 

Nah, susu kambing mengandung lebih sedikit laktosa daripada susu sapi. Itu sebabnya, susu kambing bisa jadi pilihan baik bagi mereka yang memiliki sensitivitas terhadap laktosa. Sejumlah peneliti juga mendapati struktur susu kambing lebih mendekati struktur ASI. Hal tersebut karena kandungan laktosa (gula susu) lebih rendah dibandingkan susu sapi hingga aman bagi pencernaan.

Pada akhirnya, pilihan untuk mengonsumsi susu sapi atau susu kambing akan tergantung pada selera dan kebutuhan Anda masing-masing. Pada dasarnya kedua susu hewani ini sama-sama bermanfaat bagi kesehatan. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada World Review of Nutrition and Dietetics melaporkan bahwa kedua susu ini dapat membantu melindungi tubuh dari kanker kolorektal atau kanker usus besar. Selain itu disebutkan pula dalam penelitian tersebut bahwa susu kambing tidak lebih baik atau pun lebih buruk daripada susu sapi.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Diet Susu Dinilai Dapat Menurunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi

Hampir semua orang menyukai susu dan produk olahannya karena menawarkan segudang manfaat. Bahkan, diet tinggi susu disebut turunkan risiko diabetes.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Diet, Nutrisi 7 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Mana yang Lebih Sehat, Susu Hangat atau Susu Dingin?

Susu dipenuhi nutrisi yang tentunya memberi banyak manfaat bagi tubuh. Namun, mana yang lebih sehat, susu hangat atau susu dingin?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Fakta Gizi, Nutrisi 3 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Seseorang yang intoleransi laktosa umumnya akan mengalami gangguan pencernaan sesudah mengonsumsi produk susu. Berikut cara aman menghindarinya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 24 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susu penambah berat badan

Apakah Susu Penambah Berat Badan Betulan Ampuh Bikin Berisi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 7 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
waktu terbaik minum susu

Minum Susu, Lebih Baik Sebelum Atau Sesudah Makan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
sarapan minum susu

Hanya Minum Susu untuk Sarapan, Sehatkah Kebiasaan Ini?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit
susu anak

9 Jenis Susu Anak dan Tips Memilihnya Sesuai Kebutuhan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 November 2020 . Waktu baca 12 menit