home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

5 Manfaat Jamur Matsutake, si Legit dengan Harga Selangit

5 Manfaat Jamur Matsutake, si Legit dengan Harga Selangit

Di antara puluhan jenis jamur yang umum dikonsumsi sehari-hari, ada satu yang tidak boleh Anda lewatkan, yaitu jamur matsutake. Selain terkenal dengan harganya yang mahal dan aromanya yang unik, jamur matsutake punya sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Kandungan gizi jamur matsutake

jamur matsutake

Jamur matsutake adalah spesies jamur yang banyak tumbuh di Asia, Amerika Utara, dan Eropa.

Jamur matsutake merupakan mikoriza, artinya jamur ini hidup menempel pada tumbuhan liar. Namun, keduanya hidup dengan saling menguntungkan satu sama lain.

Di habitat aslinya, jamur matsutake tumbuh di bawah pepohonan dan tersembunyi oleh daun-daun yang gugur. Di Jepang, jamur ini banyak ditemukan di sekitar pohon pinus merah.

Jamur matsutake berwarna kecokelatan dengan permukaan yang kasar dan bersisik. Tekstur bagian dalamnya kenyal dan legit.

Aromanya pun unik, dari menyerupai kayu manis, agak pedas hingga terkesan tajam bagi beberapa orang.

Selain tekstur dan rasa yang unik tersebut, jamur matsutake juga memiliki kandungan gizi yang melimpah.

Berikut kandungan gizi dari tiga buah jamur matsutake dengan berat kira-kira 90 gram.

  • Energi: 21 kkal
  • Protein: 1,74 gram (g)
  • Lemak: 0,5 g
  • Karbohidrat: 7,14 g
  • Serat: 4,1 g
  • Niasin (Vitamin B3): 7 miligram (mg)
  • Asam pantotenat (Vitamin B5): 1,65 mg
  • Folat (Vitamin B9): 55 mg
  • Vitamin C: 1,74 mg
  • Vitamin D: 3 mg
  • Natrium: 1,74 mg
  • Kalium: 357 mg
  • Kalsium: 5,2 mg
  • Magnesium: 7 mg
  • Zat besi: 1,14 mg
  • Zinc: 0,7 mg
  • Tembaga: 0,2 mg

Selain berbagai zat gizi tersebut, jamur matsutake juga mengandung vitamin B1, B2, fosfor, dan mangan dalam jumlah kecil.

Manfaat jamur matsutake bagi kesehatan

manfaat matsutake

Berikut beberapa potensi khasiat jamur matsutake bagi tubuh Anda.

1. Sumber kalium yang baik

Kalium merupakan mineral penting dengan banyak fungsi, dari menjaga keseimbangan cairan tubuh hingga berperan dalam pengaturan denyut jantung.

Kekurangan kalium bisa menyebabkan gangguan fungsi otot, jantung, ginjal, dan organ-organ lainnya.

Cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan kalium yaitu dengan mengonsumsi makanan sumbernya, seperti jamur matsutake.

Dengan mengonsumsi tiga buah jamur saja, Anda bisa memenuhi sekitar 8% kebutuhan kalium harian menurut Angka Kecukupan Gizi.

2. Menurunkan tekanan darah

Jamur matsutake punya manfaat tersendiri bagi Anda yang perlu mengontrol tekanan darah.

Kandungan kalium pada jamur ini mampu menurunkan tekanan darah dengan cara membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium.

Pada sebuah studi dalam British Medical Journal, peningkatan asupan kalium terbukti dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.

Mereka mencatat penurunan tekanan darah sistolik sebesar 3,49 mmHg dan diastolik sebesar 1,96 mmHg.

3. Mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung

Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, ginjal, dan khususnya stroke.

Kabar baiknya, kandungan kalium dalam jamur matsutake memiliki potensi untuk menurunkan risiko stroke.

Masih dari studi yang sama, kelompok yang paling banyak mengonsumsi kalium berisiko 24% lebih rendah untuk terkena stroke ketimbang mereka yang jarang mengonsumsinya.

Hal ini secara tidak langsung juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

4. Berpotensi melawan infeksi bakteri

Sebuah laporan dalam Pharmacognosy Magazine mengungkapkan satu lagi manfaat jamur matsutake, yaitu melawan infeksi bakteri.

Para peneliti menemukan bahwa pati dalam jamur ini efektif melawan belasan bakteri yang umum menginfeksi manusia.

Pati dalam jamur matsutake berinteraksi dengan protein pada bagian luar sel bakteri sehingga bakteri tidak bisa tumbuh secara optimal.

Kendati terbukti efektif, para peneliti masih perlu mengkaji sifat antimikroba ini lebih lanjut.

5. Berpotensi mengurangi risiko kanker

Pada eksperimen terhadap hewan, pati jamur matsutake diketahui dapat menghambat pertumbuhan sel tumor.

Tikus yang diberikan pati jamur matsutake memiliki berat rata-rata sel tumor sebesar 1,149 g, lebih kecil dari sel tumor pada tikus yang diberikan zat lain.

Para peneliti juga menemukan pertambahan berat rata-rata limpa dan kelenjar timus tikus. Kedua organ ini berperan penting dalam sistem imun.

Ini menandakan bahwa pati jamur matsutake memiliki potensi manfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Kendati demikian, tetap diperlukan penelitian dalam skala lebih besar terhadap manusia untuk membuktikan manfaat yang satu ini.

Jamur matsutake merupakan bahan makanan yang kaya akan kalium, zat antimikroba, dan senyawa bermanfaat lainnya.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda dapat mengolah jamur ini menjadi sup, tumisan, atau masakan lain favorit Anda.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Tricholoma Matsutake: The Pine Mushroom Benefits & Identification. (2018). Retrieved 19 October 2021, from https://healing-mushrooms.net/archives/tricholoma-matsutake.html

Calories in Matsutake. (2021). Retrieved 19 October 2021, from https://slism.com/calorie/108034/

Low Potassium Levels (Hypokalemia). (2021). Retrieved 19 October 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17740-low-potassium-levels-in-your-blood-hypokalemia

Lim, H., Yoon, J., Kim, Y., Lee, M., Park, S., & Choi, H. (2007). Free radical-scavenging and inhibition of nitric oxide production by four grades of pine mushroom (Tricholoma matsutake Sing.). Food Chemistry, 103(4), 1337-1342. doi: 10.1016/j.foodchem.2006.10.046

Aburto, N., Hanson, S., Gutierrez, H., Hooper, L., Elliott, P., & Cappuccio, F. (2013). Effect of increased potassium intake on cardiovascular risk factors and disease: systematic review and meta-analyses. BMJ, 346(apr03 3), f1378-f1378. doi: 10.1136/bmj.f1378

D’Elia, L., Barba, G., Cappuccio, F., & Strazzullo, P. (2011). Potassium Intake, Stroke, and Cardiovascular Disease. Journal Of The American College Of Cardiology, 57(10), 1210-1219. doi: 10.1016/j.jacc.2010.09.070

Ding, X., Hou, W., Zhong, J., Zhu, H., Ma, B., & Xu, T. et al. (2013). Anti-microorganism, anti-tumor, and immune activities of a novel polysaccharide isolated from Tricholoma matsutake. Pharmacognosy Magazine, 9(35), 244. doi: 10.4103/0973-1296.113278

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 27/10/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro