Kupas Tuntas Kandungan Gizi dan Manfaat Mengonsumsi Daging Kelinci

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kelinci yang umumnya dijadikan hewan peliharaan biasa dinikmati sebagai lauk teman makan nasi buat sebagian orang. Daging kelinci adalah alternatif sumber protein yang baik selain daging sapi, ayam, atau hewan ternak lainnya. Memang, apa kandungan gizi dan manfaat daging kelinci? Simak ulasannya berikut ini.

Kandungan gizi dan manfaat daging kelinci

Satu porsi sajian daging kelinci mentah seberat 100 gram mengandung kalori sekitar 175 kkal, 33 gram protein, 123 mg kolesterol, dan total lemak 3,5 gram (dengan kandungan lemak jenuh hanya 1 gram). Tingginya beragam kandungan zat gizi makro ini membuat daging kelinci bermanfaat sebagai sumber energi yang baik. Kandungan zat besi dalam daging kelinci pun termasuk cukup tinggi, mampu memenuhi 27 persen kebutuhan harian Anda.

Selain itu, daging kelinci juga diperkaya oleh berbagai vitamin dan mineral penting. Daging kelinci kaya akan vitamin B-12, vitamin B-3, magnesium, 46,8 persen selenium yang berfungsi sebagai antioksidan, dan 22,4% fosfor untuk kekuatan tulang. Vitamin B-12 memainkan peran penting dalam pembentukan sel darah merah, metabolisme, dan fungsi sistem saraf. Sementara vitamin B-3 atau dikenal dengan niacin, membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi dan memproduksi hormon seks.

Gizi daging kelinci bisa dibilang sebanding dengan “teman” daging putih lainnya, seperti ayam. Per 100 gram dada ayam utuh tanpa kulit mengandung 165 kalori, 31 gram protein, 85 mg kolesterol, dan total lemak 3,6 gram. Kadar lemak jenuh dalam satu porsi ayam pun sama persis dengan kelinci, hanya sekitar 1 gram yang sudah mencukupi 5 persen kebutuhan harian Anda. Namun sayangnya, kadar B-12 dan zat besi dalam daging ayam jauh lebih sedikit daripada kelinci.

Perhatikan juga cara mengolahnya untuk meraih manfaatnya

Karena kandungan gizi daging kelinci sedikit banyak bisa disandingkan dengan daging ayam, ini menjadikannya sebagai alternatif daging putih yang sama baiknya jika Anda bosan dengan sajian ayam yang itu-itu saja.

Daging putih umumnya memang masih lebih baik ketimbang daging merah, tapi tentunya Anda tetap harus memperhatikan jumlah porsi, seberapa sering Anda memakannya, dan juga cara memasaknya agar kandungan gizi kelinci olahan Anda tidak berubah dan malah berbalik merugikan kesehatan tubuh.

Pada umumnya, cara paling aman untuk mengolah daging kelinci adalah dengan ditumis, kukus, atau direbus (sebagai sup). Metode pembakaran atau pemanggangan bisa menghilangkan sampai 40 persen dari vitamin B dan mineral yang terkandung pada daging. Selain itu, ada kekhawatiran tentang kandungan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) yang berpotensi sebagai zat penyebab kanker ketika daging dipanggang atau dibakar sampai gosong kehitaman.

Pertimbangkan juga untuk mengombinasikan daging kelinci dengan sayuran, seperti jagung, nasi merah, kentang, atau brokoli.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Manfaat Ikan Tuna yang Tak Boleh Anda Lewatkan Begitu Saja

Selain teksturnya yang lembut, ikan tuna menyediakan segudang manfaat untuk tubuh. Sudah tahu apa saja manfaat ikan tuna? SImak di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Fakta Gizi, Nutrisi 3 April 2018 . Waktu baca 6 menit

Kupas Tuntas Manfaat Daging Bebek Serta Kandungan Gizinya

Daging bebek dikenal mengandung kolesterol yang tinggi. Apakah benar? Yuk ketahui dulu manfaat daging bebek dan kandungan gizinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Fakta Gizi, Nutrisi 20 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit

Daging Wagyu, Tak Hanya Memanjakan Lidah Tapi Juga Kaya Nutrisi

Daging wagyu adalah jenis daging sapi yang terkenal dengan tekstur yang empuk. Tak hanya memanjakan lidah, nutrisi daging wagyu juga banyak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Maret 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menyimpan daging

Berapa Lama Idealnya Harus Simpan Daging di Kulkas?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
fungsi protein dan makanan berprotein

Manfaat Protein, Nutrisi Penting yang Dibutuhkan oleh Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2018 . Waktu baca 6 menit
makanan protein hewani protein nabati

Banyak yang Mengira Sama, Ini 4 Perbedaan Protein Hewani dan Protein Nabati

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Mei 2018 . Waktu baca 5 menit
daging sapi segar

Jangan Asal Beli! Perhatikan Bedanya Ciri Daging Sapi Segar dan yang Busuk

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 29 April 2018 . Waktu baca 6 menit