Green Coffee untuk Diet, Apakah Ampuh?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Manfaat green coffee untuk diet sampai saat ini masih menjadi perdebatan. Tidak jarang orang yang sekarang beralih mengosumsi green coffee demi membuat program dietnya berhasil. Tapi apakah benar bahwa manfaat green coffee untuk diet dan mampu membantu menurunkan berat badan seseorang? Jika benar, apa yang membuat green coffee dapat menurunkan berat badan?

Apa itu green coffee?

Green coffee atau kopi hijau sebenarnya sama seperti biji kopi lainnya, namun yang membedakan adalah warnanya yang hijau. Biji kopi bisa berwarna hijau karena tidak melalui proses pemanggangan seperti biji kopi lainnya – yang kemudian proses tersebut mengubah warnanya menjadi cokelat. Lalu apa yang membuat green coffee dianggap dapat menurunkan berat badan?

Pada dasarnya, semua biji kopi memiliki zat antioksidan yaitu asam klorogenik. Namun, proses pemanggangan biji kopi yang biasanya dilakukan ternyata dapat menurunkan jumlah zat klorogenik di dalam biji kopi. Jadi, pada biji kopi kebanyakan – yang melalui proses pemanggangan – jumlah asam klorogeniknya menjadi rendah. Sementara, green coffee tidak melalui proses pemanggangan tersebut sehingga jumlah asam klorogeniknya masih tinggi. Asam klorogenik inilah yang disebut-sebut mempunyai manfaat bagi kesehatan, termasuk untuk menurunkan berat badan.

Manfaat green coffee untuk diet masih kontroversial

Manfaat green coffee untuk diet pernah dibuktikan dalam beberapa penelitian. Salah satunya penelitian yang dilakukan oleh American Chemical Society pada tahun 2012. Dalam penelitian tersebut responden yang memiliki berat badan berlebih (obesitas dan overweight) kemudian diminta untuk mengonsumsi green coffee selama 22 minggu. Lalu di akhir penelitian ditemukan bahwa terjadi penurunan berat badan serta kadar lemak di dalam tubuh responden.

Rata-rata penurunan berat badan yang terjadi adalah sebanyak 7 kg serta lemak total dalam tubuh berkurang hingga 16%. Walaupun begitu, masih belum ada penjelasan ilmiah yang menjelaskan tentang asam klorogenik yang dimiliki oleh green coffee dengan proses penurunan berat badan.  Selain itu, studi yang meneliti tentang manfaat green coffee untuk diet masih sangat sedikit dan hanya dilakukan pada durasi yang singkat sehingga belum diketahui apa dampak jangka panjangnya.

Efek samping minum green coffee

Sama seperti biji kopi lainnya, green coffee mempunyai kandungan kafein yang harus Anda waspadai. Meskipun telah ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa green coffee bermanfaat untuk menurunkan berat badan, namun kafein yang terkandung di dalam green coffee dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan seperti:

  • Menimbulkan gangguan pencernaan
  • Membuat jantung berdetak lebih cepat
  • Menjadi sering buang air kecil
  • Mengalami gangguan tidur
  • Kelelahan

Apabila Anda sedang diet untuk menurunkan berat badan, green coffee janganlah jadi satu-satunya cara. Lebih baik untuk menerapkan gaya hidup yang baik, melakukan olahraga rutin, serta memilih makanan serta minuman yang sehat. Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, Centers for Disease Control and Prevention menyarankan untuk mengurangi asupan kalori makanan sehari sebanyak 500-1000 kalori dan melakukan olahraga setidaknya 30 menit per hari dengan tingkat aktivitas fisik yang sedang.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Penyebab payudara sakit kerap dikaitkan dengan kanker. Namun, apakah anggapan itu benar? Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kanker Payudara, Kanker 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit